03 Januari 2023

Vaksin Cacar Air: Jenis, Usia Ideal, Efek Samping, dan Biaya Layanan

Moms harus tahu kapan waktu terbaik untuk vaksin cacar air

Apakah Si Kecil sudah menerima vaksin cacar air, Moms?

Cacar air adalah penyakit kulit yang dapat dicegah, salah satunya dengan vaksinasi.

Seiring perkembangan teknologi yang semakin maju, vaksinasi terbukti efektif untuk mencegah penyakit tersebut.

Namun, berapa kali jumlah vaksin cacar air yang sebaiknya diberikan pada anak agar bisa efektif?

Lalu, berapa biaya setiap suntikan vaksin varicella (cacar air)? Yuk, cari tahu lebih lanjut di bawah ini, Moms!

Baca Juga: Infeksi Virus Cacar Monyet (Monkeypox), Penyakit Cacar Langka dari Afrika

Mengenal Penyakit Cacar Air

Cacar Air
Foto: Cacar Air (Zmescience.com)

Centers Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa cacar air adalah penyakit yang paling sering ditemukan.

Biasanya, sebagian besar penderitanya adalah anak-anak dengan kekebalan tubuh yang belum sempurna.

Maka dari itu, Moms harus mengetahui kapan waktu terbaik membawa Si Kecil ke klinik atau rumah sakit untuk mendapatkan vaksin cacar air atau varisela.

Perlu Moms tahu, penyakit cacar air disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster.

Virus ini mudah ditemukan di dalam air ludah penderita, sehingga penularannya sangat mudah dan cepat.

Gejala yang ditimbulkan biasanya meliputi demam tidak terlalu tinggi, sakit kepala, serta batuk dan pilek.

Tak selang berapa lama, infeksi virus varicella zoster juga bisa menyebabkan munculnya rumah kemerahan pada bagian tubuh mana pun.

Parahnya lagi, cacar air dapat menimbulkan komplikasi berat pada kasus tertentu.

Misalnya, seperti infeksi kulit sekunder, infeksi paru, infeksi darah, hingga peradangan otak.

Jika gejala cacar air terjadi pada ibu hamil, janin bisa mengalami congenital varicella syndrome.

Akibatnya, bayi akan mengalami kelainan, seperti infeksi retina mata, ukuran kepala kecil (mikrosefali), katarak bawaan, dan berat lahir rendah (BBLR).

Oleh karena itu, sangat penting untuk memperoleh kekebalan terhadap penyakit cacar melalui vaksinasi varicella.

Baca Juga: Pentingnya Catatan Imunisasi Si Kecil, Bagaimana Jika Hilang?

Waktu Terbaik Vaksin Cacar Air

Cacar Air pada Bayi
Foto: Cacar Air pada Bayi (Freepik.com)

"Vaksin cacar air dapat diberikan paling cepat di usia 1 tahun pertamanya," jelas Dokter spesialis anak di RS Pondok Indah Bintaro Jaya, dr. Caessar Pronocitro, Sp.A, M.Sc.

Hal ini selaras dengan rekomendasi jadwal imunisasi rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Menurut lembaga tersebut, vaksin cacar air bisa diberikan sebelum anak mulai sekolah dasar atau sekitar usia 4-6 tahun.

Apabila anak masih berusia di bawah usia minimal pemberian vaksin, ada alternatif lain sebagai tindakan pencegahan.

Caranya adalah dengan meminimalkan kontak dengan individu yang mungkin menularkan virus cacar air.

Meski waktu terbaik vaksin varicella pada anak adalah saat Si Kecil berusia 12 bulan, tetapi tidak ada kata terlambat dalam pemberian vaksin tersebut.

Artinya, jika Si Kecil sudah berusia lebih dari 1 tahun, Moms tetap bisa memberikan vaksin cacar air ini, ya!

Namun, tentu saja, wajib berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

Baca Juga: Imunisasi BCG untuk Bayi: Usia Ideal, Efek Samping, dan Biayanya

Jenis dan Efektivitas Vaksin Cacar Air

Vaksin Cacar
Foto: Vaksin Cacar (Sandiegouniontribune.com)

Terdapat beberapa jenis vaksin varicella yang sering digunakan untuk mencegah penyakit cacar air.

Nama vaksin cacar air tersebut adalah seperti berikut:

  • Vaksin Varivax. Ini merupakan vaksin varisela antigen tunggal.
  • Vaksin ProQuad. Ini merupakan vaksin kombinasi vaksin campak, gondok, rubella, dan varicella (MMRV).
  • Vaksin VZIG. Ini merupakan vaksin yang terbuat dari darah dan mengandung antibodi terhadap virus varicella zoster.

Efektivitas setiap jenis vaksin dilihat dari seberapa banyak dosis yang diberikan.

Biasanya, 1 dosis vaksin varicella antigen tunggal adalah sekitar 82% efektif mencegah segala bentuk varicella.

Selain itu, jenis vaksin ini hampir 100% efektif terhadap varicella golongan parah.

Apabila menerima 2 dosis vaksin cacar air, sekitar 98% efektif mencegah segala bentuk virus cacar.

Tingkat imunitas setiap anak yang berbeda juga dapat mempengaruhi efektivitas vaksin cacar air, lho.

Baca Juga: Vaksin HPV untuk Cegah Kanker Serviks jadi Vaksin Wajib, Seberapa Penting?

Efek Samping Vaksin Cacar Air

Pemberian Imunisasi Lengkap Anak
Foto: Pemberian Imunisasi Lengkap Anak (Dct.azureedge.net)

Efek samping dari vaksinasi tergolong ringan dan tidak perlu dikhawatirkan.

Beberapa efek samping yang dimaksud, misalnya:

  • Lengan yang sakit akibat suntikan
  • Kemerahan atau ruam di tempat suntikan
  • Demam ringan setelah vaksinasi varicella.

Pada beberapa kasus, efek samping vaksin juga bisa berupa munculnya ruam pada kulit.

Jika sampai terjadi, siapa pun yang mengalami ruam harus menjauh dari bayi dan orang dengan sistem kekebalan lemah, setidaknya sampai sembuh total.

Beberapa orang terkadang pingsan setelah prosedur medis, termasuk vaksinasi.

Beritahukan kepada dokter atau perawat apabila Si Kecil merasa pusing atau mengalami perubahan penglihatan hingga telinga berdenging setelah vaksin/

Seperti halnya obat, vaksin juga dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah.

Risiko ini bisa diperkecil dengan memberitahukan kepada dokter mengenai kondisi kesehatan Si Kecil seluruhnya sebelum vaksinasi.

Tidak perlu khawatir, Moms. Pasalnya, manfaat vaksin varicella jauh lebih besar daripada kemungkinan efek sampingnya.

Baca Juga: Pentingnya Imunisasi IPV untuk Anak Guna Mencegah Polio, Jangan Sampai Kelupaan, Moms!

Harga dan Tempat Pemberian Vaksinasi

Jadwal Vaksin Si Kecil
Foto: Jadwal Vaksin Si Kecil (Orami Photo Stocks)

Vaksin varicella tidak masuk dalam jenis imunisasi wajib. Karenanya, vaksin cacar air akan dikenakan biaya tambahan.

Harga vaksin varicella atau cacar air akan berbeda dari setiap jenis vaksin yang diterima.

Umumnya, rentang harga vaksin cacar air adalah sebagai berikut:

  • Varicella: Rp400 ribu - Rp480 ribu.
  • Varivax: Rp550 ribu - Rp630 ribu.
  • Varilix: Rp460 ribu - Rp520 ribu.

Tempat untuk melakukan vaksinasi cacar air dapat melalui puskesmas, klinik, ataupun rumah sakit terdekat.

Apabila ingin lebih aman dan minim efek samping, jangan ragu untuk terlebih dahulu berkonsultasi kepada dokter.

Baca Juga: Anak di Aceh Mengidap Polio, Yuk Ketahui Pentingnya Vaksin Polio untuk Pencegahan Moms!

Siapa yang Membutuhkan Vaksin Varicella?

Ciri-ciri Cacar Air
Foto: Ciri-ciri Cacar Air (Everydayhealth.com)

Vaksin ini direkomendasikan untuk orang yang tidak kebal terhadap cacar air.

Penting juga untuk menerima vaksin apabila berhubungan dekat dengan orang yang berisiko tertular.

Misalnya, jika sedang menjalani kemoterapi, setiap anak yang berhubungan dekat dengan Moms harus diberi vaksin cacar air.

Upaya ini dapat mengurangi risiko mereka terkena infeksi dan menyebarkannya kepada Moms.

Vaksin juga diberikan kepada orang yang tidak kebal terhadap cacar air yang pekerjaannya membuat mereka berisiko tertular.

Beberapa golongan yang rentan terhadap cacar air, yakni:

  • Petugas kesehatan yang tidak kebal terhadap cacar air dan berhubungan dengan pasien (termasuk petugas kebersihan, staf katering, dan resepsionis).
  • Staf laboratorium yang tidak kebal terhadap cacar air dan yang mungkin terpapar cacar air melalui pekerjaan.

Vaksin ini tidak diberikan kepada orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Hal ini lantaran beberapa jenis vaksin mengandung sejumlah kecil virus hidup yang menyebabkan cacar air.

Virus dalam vaksin dilemahkan sehingga aman bagi kebanyakan orang, tetapi bisa membuat sakit jika sistem kekebalan sedang lemah.

Baca Juga: Kenali Efek Vaksin Booster dan Cara Mengatasinya

Golongan yang Tidak Wajib Menerima Vaksin

Vaksin yang Wajib Diberikan untuk Si Kecil
Foto: Vaksin yang Wajib Diberikan untuk Si Kecil (Orami Photo Stocks)

Faktanya, tidak semua bayi dapat menerima vaksin cacar air untuk membentuk antibodi.

Setelah melewati 12 bulan sebagai waktu terbaik vaksin cacar air, ada beberapa kondisi sebaiknya vaksin tidak dilakukan.

Kondisi-kondisi tersebut seperti:

  • Mempunyai penyakit yang menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh, HIV/AIDS
  • Mempunyai riwayat alergi gelatin
  • Mempunyai riwayat kejang demam atau mengalami demam
  • Sedang menjalani kemoterapi kanker
  • Sedang mengonsumsi obat steroid
  • Wanita hamil

Pastikan untuk melakukan konsultasi dengan dokter apabila ada rencana melakukan vaksinasi cacar air.

Dokter biasanya akan mempertimbangkan segala risiko dan manfaat dari vaksin.

Baca Juga: 57 Lokasi Vaksin COVID-19 untuk Anak 12-17 Tahun di Jabodetabek, Tersedia Vaksin Pfizer!

Bolehkah Menunda Vaksinasi?

Vaksin Anak
Foto: Vaksin Anak (Orami Photo Stocks)

Vaksinasi cacar air dapat ditunda apabila anak atau seseorang sedang mengalami beberapa kondisi.

Vaksin varicella tidak dianjurkan jika anak menderita reaksi alergi serius terhadap dosis awal vaksin varicella atau komponen lainnya.

Hal ini misalnya yang meliputi gelatin dan neomisin antibiotik.

Bagi mereka yang memiliki kelainan yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh (seperti kanker) juga tidak dapat menerima vaksin.

Bicaralah dengan dokter untuk mencari waktu yang tepat melakukan vaksinasi.

Penundaan karena sedang mengalami sakit juga biasa dilakukan agar efektivitas vaksin lebih baik.

Namun, apabila sedang flu, vaksinasi cacar air biasanya akan tetap dilakukan.

Penundaan vaksin juga dapat terjadi apabila telah mendapatkan vaksin lain dalam sebulan terakhir.

Hal ini lantaran beberapa vaksin dapat mempengaruhi seberapa baik vaksin cacar air akan bekerja.

Baca Juga: 5 Imunisasi Nikah yang Sebaiknya Dilakukan, Calon Pengantin Wajib Tahu!

Setelah melakukan vaksinasi, biasanya akan timbul reaksi ringan, seperti bengkak, nyeri, dan kemerahan pada bekas suntikan.

Tidak jarang, anak akan mengalami demam dan muncul ruam kemerahan.

Tetapi, Moms tidak perlu cemas, karena reaksi setelah vaksin cacar air itu sangat jarang terjadi.

Jadi, jangan ragu untuk melindungi Si Kecil dengan memberikan vaksin cacar air, Moms!

Yuk, gunakan tools Imunisasi dari Orami Apps berikut ini agar jadwal vaksin anak Moms dan Dads terpantau secara tepat.

Jangan lupa imunisasi lengkap sesuai dengan usia Si Kecil, ya!

  • https://www.cdc.gov/vaccines/vpd/varicella/index.html
  • https://www.nhs.uk/conditions/vaccinations/chickenpox-vaccine/
  • https://kidshealth.org/en/parents/varicella-vaccine.html

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.