Scroll untuk melanjutkan membaca

3-12 BULAN
11 Februari 2022

Pentingnya Catatan Imunisasi Si Kecil, Bagaimana Jika Hilang?

Tanyakan dokter anak untuk prioritas imunisasi
Pentingnya Catatan Imunisasi Si Kecil, Bagaimana Jika Hilang?

Imunisasi anak cukup banyak dan perlu dilakukan setiap tahunnya untuk meningkat efektivitas imun dalam tubuh anak. Oleh sebab itu, penting bagi Moms untuk memiliki catatan imunisasi Si Kecil.

Hal ini karena banyak para orang tua yang mungkin lupa sampai mana anak telah melakukan imunisasi. Buku hilang atau tidak punya catatan imunisasi menjadi faktor utama sebagian orang tua lupa pernah imunisasi anak apa saja.

Lantas, bagaimana ya, jika Moms tidak memiliki catatan imunisasi Si Kecil? Apakah anak perlu melakukan imunisasi ulang? Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Imunisasi BCG, Kapan Sebaiknya Diberikan pada Bayi?

Daftar Imunisasi Anak yang Harus Diberikan

Kapan Harus Memberikan Imunisasi Vaksin Pentabio untuk Bayi 02.jpg

Foto: Kapan Harus Memberikan Imunisasi Vaksin Pentabio untuk Bayi 02.jpg (nhs.uk)

Foto: Orami Photo Stock

Ada serangkaian imunisasi yang perlu Moms lengkapi sejak Si Kecil bayi hingga memasuki usia sekolah dasar.

Berikut daftar imunisasi anak yang harus diberikan, dilansir dari Kemenkes:

  • Bayi usia kurang dari 24 jam: Hepatitis B (HB-0)
  • Bayi usia 1 bulan: BCG dan Polio 1
  • Bayi usia 2 bulan: DPT-HB-Hib 1, Polio 2, dan Rotavirus 
  • Bayi usia 3 bulan: DPT-HB-Hib 2 dan Polio 3
  • Bayi usia 4 bulan: DPT-HB-Hib 3, Polio 4, IPV atau Polio suntik, dan Rotavirus
  • Bayi usia 9 bulan: Campak atau MR

Selain imunisasi lengkap saat bayi, Si Kecil juga perlu mendapatkan imunisasi lanjutan secara lengkap dan rutin sesuai jadwalnya.

Misalnya, ketika bayi usia 18 bulan perlu mendapatkan imunisasi DPT-HB-Hib dan campak/MR. Saat anak Moms memasuki usia kelas 1 SD atau sederajat juga perlu imunisasi DT (DPT tanpa pertusis) dan MR. 

Berikutnya, anak kelas 2 SD atau sederajat diberikan imunisasi Td (mirip dengan DPT). Terakhir, anak kelas 5 SD atau sederajat diberikan imunisasi Td.

Baca Juga: Bolehkah Bayi Mandi Setelah Imunisasi?

Manfaat Imunisasi untuk Anak-anak

apa saja efek imunisasi bagi kesehatan anak 1

Foto: apa saja efek imunisasi bagi kesehatan anak 1

Foto: Orami Photo Stock

Menurut jurnal Riptek Bappeda Kota Semarang, imunisasi merupakan salah satu cara pencegahan penyakit menular khususnya pada Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

Secara umum, imunisasi bekerja dengan cara memberikan bakteri atau virus yang dilemahkan baik hidup maupun mati pada tubuh sehingga bisa membentuk antibodi terhadap suatu penyakit tertentu.

Imunisasi tidak hanya melindungi anak Moms dari penyakit mematikan, seperti polio, tetanus, dan difteri, tetapi juga dapat melindungi anak-anak lain.

Hal ini karena imunisasi dapat menciptakan herd immunity sehingga dapat menghilangkan atau mengurangi penyakit berbahaya yang dulunya bisa menular dari anak ke anak.

Jadi, anak-anak lain yang tidak mendapatkan imunisasi karena kondisi tertentu, bisa ikut terlindungi dari kekebalan komunitas yang tercipta.

Baca Juga: 9 Jenis Imunisasi yang Disarankan untuk Bayi 0-9 Bulan dan Jadwal Pemberiannya

Pentingnya Catatan Imunisasi Anak

Kapan Harus Memberikan Imunisasi Vaksin Pentabio untuk Bayi 03.jpg

Foto: Kapan Harus Memberikan Imunisasi Vaksin Pentabio untuk Bayi 03.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penting bagi Moms untuk memiliki catatan imunisasi Si Kecil sehingga mengetahui jenis imunisasi apa saja yang sudah anak dapatkan.

Sebaiknya Moms memiliki catatan imunisasi sejak bayi baru lahir atau ketika Si Kecil mendapatkan imunisasi pertamanya.

Biasanya, catatan imunisasi tersebut dibuat dalam bentuk kartu atau buku saku yang akan Moms dapatkan dari pihak klinik, rumah sakit, atau dokter yang memberikan imunisasi Si Kecil.

Mintalah dokter atau perawat yang menangani Si Kecil untuk mengisi catatan imunisasi anak Moms. Dengan menuliskan jenis vaksin/imunisasi yang diberikan, tanggal, dan dosisnya secara lengkap.

Oleh sebab itu, Moms perlu menyimpan catatan imunisasi di tempat yang aman dan mudah dijangkau sehingga bisa selalu dibawa ketika mengunjungi dokter untuk imunisasi.

Selain itu, penting bagi Moms untuk selalu memperbarui catatan imunisasi tersebut dan pastikan Si Kecil mendapatkan seluruh imunisasi secara lengkap.

Hal ini karena biasanya, catatan imunisasi akan dibutuhkan Si Kecil sebagai syarat masuk sekolah, bepergian ke luar negeri, dan lainnya.

Baca Juga: 3 Pertanyaan Seputar Masalah Imunisasi yang Paling Sering Ditanyakan

Jika Lupa Sudah Imunisasi Apa Saja, Bagaimana?

Kapan Harus Memberikan Imunisasi Vaksin Pentabio untuk Bayi 06.jpg

Foto: Kapan Harus Memberikan Imunisasi Vaksin Pentabio untuk Bayi 06.jpg (parenting.firstcry.com)

Foto: Orami Photo Stock

Anak perlu melakukan imunisasi untuk meningkat imunitas tubuh dalam melawan penyakit infeksi berbahaya. Mulai dari polio, hepatitis, pneunomia, influenza dan lainnya.

Imunisasi anak dimulai sejak usia 0 bulan hingga 18 tahun dengan jadwal imunisasi yang berbeda tiap usianya.

Orang tua perlu menyimpan catatan imunisasi anak yang diberikan rumah sakit atau dokter anak untuk mengetahui jadwal imunisasi dan jenis imunisasinya.

Sebab, jika hilang, banyak orang tua bingung untuk memberikan imunisasi apa untuk anaknya dan di tahap mana.

Baca Juga: Jenis Imunisasi Anak yang Diprioritaskan di Masa Pandemi COVID-19, Catat!

Apabila orang tua kehilangan buku atau catatan imunisasi anak dan lupa sudah imunisasi apa saja, sebaiknya tanyakan dokter anak untuk memberikan imunisasi yang direkomendasikan prioritas.

Misalnya, apabila sedang masuk waktu musim hujan, kemungkinan dokter akan mengutaman imunisasi influenza terlebih dahulu untuk mencegah anak terserang flu dan batuk.

Lalu, dokter anak juga akan mengecek usia anak serta diberikan imunisasi yang terdekat dengan usianya.

Hal ini juga ditambahkan oleh Centers for Disease Control and Prevention, apabila orang tua lupa telah memberikan imunisasi apa saja terhadap anaknya, dibolehkan imunisasi ulang dan ini bersifat aman.

Baik imunisasi yang pernah didapat sebelumnya atau yang belum sama sekali. Dengan catatat dalam interval jarak yang agak jauh untuk melakukan imunisasi ulang.

Pengecekan melalui tes darah untuk melihat imunisasi apa saja untuk anak masih sulit dan diperlukan biaya yang tinggi. Oleh sebab itu, orang tua sebaiknya menanyakan ke dokter anak langsung untuk tindakan terbaik.

  • https://www.cdc.gov/vaccines/parents/records/find-records.html
  • https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=why-childhood-immunizations-are-important-1-4510
  • https://www.kemkes.go.id/article/view/18043000011/berikan-anak-imunisasi-rutin-lengkap-ini-rinciannya.html
  • https://riptek.semarangkota.go.id/index.php/riptek/article/view/30