12 Maret 2020

5 Alasan Ibu Hamil Harus Cukup Tidur, Simak di Sini!

Gangguan tidur dialami oleh 78 persen wanita hamil.

Tidur adalah salah satu kebutuhan dasar kehidupan manusia. Kurang tidur akan mempengaruhi aktivitas sehari-hari, terutama bagi ibu hamil.

Lelah, perubahan suasana hati adalah dampak dari kurang tidur. Apalagi, pola tidur ibu hamil juga mempengaruhi perkembangan bayinya.

Alasan Ibu Hamil Harus Cukup Tidur

Dikutip dari penelitian National Sleep Foundation, pola tidur juga dipengaruhi oleh perubahan biologis kehamilan. Bahkan, gangguan tidur dialami pada 79 persen wanita hamil.

Bahkan, gangguan tidur dialami pada 78 persen wanita hamil. Oleh karena itu, langkah-langkah untuk memastikan tidur teratur harus dilakukan pada awal kehamilan.

Inilah alasan ibu hamil harus cukup tidur:

Baca Juga: Penyebab Gangguan Tidur pada Ibu Hamil

1. Membantu Persalinan Normal

Membantu Persalinan Normal.jpg
Foto: Membantu Persalinan Normal.jpg (babble.com)

Foto: babble.com

Wanita hamil perlu tidur setidaknya enam jam per hari.

Menurut penelitian yang dilakukan Evybaby, kemungkinan kelahiran normal pada wanita hamil yang pola tidurnya terganggu berkurang hingga empat atau lima kali.

Efek tidur pada wanita hamil tidak bisa diremehkan.

Indikator terbesarnya adalah hormon progesteron, yang dibutuhkan untuk kelangsungan kehamilan.

Selama kehamilan, alasan meningkatnya kebutuhan tidur, terutama dalam tiga bulan pertama, adalah karena ada peningkatan sekresi progesteron selama tidur.

Ini menyebabkan rasa kantuk yang berlebihan dan rasa lelah yang konstan di siang hari.

Baca Juga: Penting untuk Diketahui, Amankah Tidur Tengkurap Saat Hamil?

2. Baik untuk Psikologis Moms

Baik untuk Psikologis.jpg
Foto: Baik untuk Psikologis.jpg (momjunction.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Menetapkan pola tidur yang baik selama kehamilan sangat efektif. Tidak hanya secara fisik tetapi juga secara psikologis.

Pola tidur yang baik memainkan peran penting dalam persiapan kelahiran, dan melindungi bayi dari tekanan psikologis dan tekanan kehamilan.

Kathy Lee, Profesor Keperawatan di University of California San Francisco, yang mempelajari bagaimana kehamilan memengaruhi waktu tidur, berkata bahwa selama kehamilan dapat mempengaruhi seorang wanita dengan cara yang melampaui rasa lelah di siang hari.

Seperti mudah tersinggung, mudah marah, dan memiliki konsentrasi yang buruk.

3. Bantu Mengurangi Rasa Mulas

Mengurangi Mulas.jpg
Foto: Mengurangi Mulas.jpg (mirror.co.uk)

Foto: mirror.co.uk

Mulas adalah masalah lain yang bisa membuat Moms tetap terjaga di malam hari.

Saat kehamilan berlanjut dan rahim membesar, perut meregang dan ini menyebabkan sensasi mulas.

Ternyata, tidur bisa jadi solusi sederhana, lho!

"Tidur di sisi kiri dengan lutut ditekuk mungkin posisi yang lebih baik bagi Moms yang mengalami mulas selama kehamilan," terang Kathy Lee.

Selain itu, cobalah tidur dengan meninggikan posisi kepala menggunakan beberapa bantal. Cara ini juga bisa meredakan rasa mulas.

Baca Juga: Mual dan Mulas Selama Hamil? Ini 5 Penyebab Umum Dispepsia pada Ibu Hamil

4. Memperkecil Kemungkinan Lahir Prematur

Mengurangi Risiko Kelahiran Prematur.jpg
Foto: Mengurangi Risiko Kelahiran Prematur.jpg (healthline.com)

Foto: healthline.com

Selain memenuhi kebutuhan nutrisi, tidur cukup selama hamil juga mengurangi risiko bayi lahir prematur lho, Moms.

Menurut penelitian National Sleep Foundation, ibu hamil yang tidur 7 jam sehari memiliki kemungkinan lebih kecil untuk melahirkan bayi prematur.

Jika malam hari hanya bisa tidur 6 jam, Moms bisa tambah waktu tidur di siang hari selama 30 sampai 60 menit.

Baca Juga: Bisa Jadi Tanda Kelahiran Prematur, Ini Penyebab Kontraksi Dini saat Hamil

5. Mengatasi Insomnia

Mengatasi Insomnia.jpg
Foto: Mengatasi Insomnia.jpg (nitethrusleep.com)

Foto: nitethrusleep.com

Satu studi menunjukkan bahwa pada akhir kehamilan, wanita melaporkan bahwa kualitas tidur mereka secara keseluruhan sangat buruk.

Mereka lebih sulit tertidur, dan sering terbangun pada malam hari dan dini hari. Nah, Moms bisa akali dengan cara tidur siang.

Insomnia biasanya dirasakan saat trimester pertama dan ketiga.

Rutin tidur siang bermanfaat untuk mengatasi insomnia.

Tetapi usahakan durasi tidur siang tidak terlalu panjang juga ya, Moms.

Tidur cukup di masa kehamilan akan membantu Moms merasa fit sepanjang hari.

Imbangi pula dengan asupan makanan sehat dan olahraga teratur.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika Moms memiliki gangguan tidur.

Baca Juga: Ini Dia Posisi Tidur Ibu Hamil yang Paling Baik

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.