Pernikahan & Seks

2 Desember 2019

5 Dampak Berhenti Berhubungan Seks pada Tubuh dan Pikiran

Berhenti berhubungan seksual tidak hanya memengaruhi perasaan, tetapi juga kesehatan fisik manusia
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Dina Vionetta

Yuk, simak dampak berhenti berhubungan seks pada tubuh dan pikiran kita.

Aktivitas hubungan seksual yang menurun ternyata tidak hanya berdampak pada keharmonisan rumah tangga, tetapi juga fisik setiap orang.

Ada banyak hal yang membuat pasangan menjadi lebih jarang melakukan hubungan seksual, seperti usia, dorongan seksual yang menurun, aktivitas padat dan lainnya.

Sebuah studi dilansir dari Archives of Sexual Behavior, telah melihat data dari 17.744 orang di Amerika Serikat, 15,2 persen pria dan 26,7 persen wanita melaporkan berhenti berhubungan seks selama setahun. Sementara 8,7 persen pria dan 17,5 persen wanita melaporkan tidak melakukan hubungan seks selama 5 tahun atau lebih.

Bagi orang yang berhenti berhubungan seks dengan pasangannya selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun mungkin tidak melihat efek sampingnya pada fisik dan kesehatan.

Padahal penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa hubungan seks teratur dapat memberikan manfaat kesehatan tertentu, termasuk peningkatan fungsi sistem kekebalan tubuh, penurunan tekanan darah, tingkat stres yang lebih rendah dan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

Pada pria, hubungan seksual secara rutin bisa meningkatkan kesehatan prostat. Sebuah studi tahun 2016 menemukan bahwa pria yang mengalami ejakulasi setidaknya 21 kali per bulan memiliki risiko kanker prostat lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengalami ejakulasi 4-7 kali per bulan.

Bagi wanita, aktivitas seksual rutin dapat memperkuat otot-otot dasar panggul yang menumpu kandung kemih, meningkatkan fungsi kandung kemih dan mengurangi inkontinensia urin serta kebocoran.

Adapun 5 efek berhenti berhubungan seksual pada kesehatan tubuh dan pikiran.

1. Perubahan Libido

5 Dampak Berhenti Berhubungan Seks pada Tubuh dan Pikiran 01.jpg

Foto: istock.com

Hubungan seksual yang rutin sangat memengaruhi suasana hati seseorang. Bahkan bercinta seminggu sekali bisa membantu mengecilkan pinggang lo Moms. Karena itu, berhenti berhubungan seks bisa membuat Moms dan Dads kehilangan gairah seksual atau libido.

"Beberapa orang yang tidak rutin melakukan hubungan seksual merasa lebih lamban dan kurang bergairah ketika melakukannya lagi," kata Lauren Streicher, MD, seksolog dan penulis buku Sex Rx: Hormones, Health, and Your Best Sex Ever.

Baca Juga: 5 Cara Mengendalikan Keinginan Berhubungan Seks dengan Tepat

2. Lebih Merasa Sedih

5 Dampak Berhenti Berhubungan Seks pada Tubuh dan Pikiran 02.jpg

Foto: istock.com

Hubungan seksual tidak hanya sekadar menyalurkan nafsu, tetapi juga berkaitan dengan fisik dan mental seseorang. Karena, hubungan seks adalah momen pasangan saling bersentuhan dan kontak fisik yang bisa meningkatkan suasana hati masing-masing.

Karena, orang akan mengalami pelepasan hormon oksitosin yang mengatur suasana hati dan meningkatkan semangat melalui endorfin. Sehingga kurangnya hubungan seksual bisa membuat suasana hati menurun, mudah sedih atau murung. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa depresi berkaitan erat dengan kurangnya hubungan seksual.

3. Vagina Kering

5 Dampak Berhenti Berhubungan Seks pada Tubuh dan Pikiran 03.jpg

Foto: istock.com

Pada wanita yang berhenti berhubungan seks bisa mengalami vagina kering, bahkan sulit untuk dilumasi. Apalagi wanita yang sudah semakin tua sehingga hormon estrogennya mulai berkurang.

Berbeda dengan wanita yang masih berusia 20 dan 30 tahun. Mereka masih memiliki kadar hormon estrogen tinggi yang membuat area kewanitaannya lebih elastis dan mudah dilumasi.

Dalam hal ini, wanita yang sudah berusia 30 tahunan ke atas, ada baiknya rutin berhubungan seksual untuk memperlambat terjadinya vagina kering.

Baca Juga: Kenali Penyebab Vagina Kering dan Cara Mengatasinya

4. Kram Menstruasi

5 Dampak Berhenti Berhubungan Seks pada Tubuh dan Pikiran 04.jpg

Foto: istock.com

Hubungan seks juga membantu mengurangi rasa nyeri atau kram ketika menstruasi. Karena, otot-otot rahim akan mengalami kontraksi ketika berhubungan seksual yang bisa membuat darah menstruasi bisa keluar lebih cepat atau lancar.

Lalu akhirnya, aktivitas seskual ini bisa mengurangi rasa nyeri selama menstruasi. Selain itu, peningkatan endorfin setelah hubungan seks mungkin juga berkaitan dengan kram menstruasi. Karena itu, ada baiknya Anda rutin hubungan seks jika sering mengalami nyeri menstruasi.

5. Lebih Stres

5 Dampak Berhenti Berhubungan Seks pada Tubuh dan Pikiran 05.jpg

Foto: istock.com

Berhenti berhubungan seks juga memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Hubungan seks yang rutin bisa membantu seseorang melepas stres.

Sebuah penelitian dari Skotlandia menunjukkan bahwa reaktivitas tekanan darah terhadap stres lebih rendah pada orang yang rutin hubungan seksual dibandingkan mereka yang jarang.

Nah, itulah dampak berhenti berhubungan seks pada tubuh dan pikiran kita, Moms. Ternyata, cukup buruk, ya?

Baca Juga: Keputihan Setelah Berhubungan Seks, Apakah Berbahaya?

(SA/DIN)

Produk Rekomendasi

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait