03 Oktober 2022

5 Tips Public Speaking untuk Influencer!

Mahir dalam bertutur kata dan menyampaikan pesan dapat membuat konten lebih menarik, lho! Yuk simak tipsnya di sini!

Menjadi seorang Influencer bukan hal yang mudah. Beberapa keahlian perlu dimiliki termasuk public speaking. Dengan keahlian tersebut, para Influencers dapat lebih mampu mengekspresikan diri saat berbicara supaya audiens tertarik memahami apa yang disampaikan.


Public speaking sering dilakukan oleh Influencer dalam berbagai aktivitas; baik saat membuat konten, melakukan review produk, hingga saat menghadiri event campaign secara online ataupun offline. Maka public speaking menjadi sangat penting dipelajari setiap Influencer. Berikut terdapat beberapa tips yang perlu diperhatikan para Influencers dalam mengasah kemampuan public speaking!

Mengidentifikasi Audiens

high-angle-piece-paper-with-target-audience_23-2148443790
Foto: high-angle-piece-paper-with-target-audience_23-2148443790

Saat menjelaskan suatu produk, penting bagi Influencer mengetahui siapa yang menjadi target atau konsumen produk tersebut. Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan gaya bahasa yang cocok saat menyampaikan pesan. Selain itu, dengan mengidentifikasi audiens, Anda dapat memetakan konsep yang sesuai saat melakukan promosi supaya dapat memikat perasaan dan respon yang diinginkan. Begitu pula diperlukan riset kebutuhan konsumen seperti keadaan yang relate dalam kehidupan sehari-hari mereka hingga mengikuti perkembangan tren yang sedang terjadi.
Misalnya sebagai Mom Influencer yang target audiensnya adalah para Ibu, Anda perlu tahu bahwa mereka akan lebih menyukai bahasa yang santai dan mudah dipahami dibandingkan bahasa formal atau kaku.

Baca juga: Ini Dia Tren Penggunaan Influencers dalam Dunia E-Marketing!

Mempersiapkan Materi

search-materi
Foto: search-materi

Menyampaikan informasi yang sekiranya mudah dimengerti perlu dipersiapkan secara matang. Memberikan kesan informatif supaya apa yang telah disampaikan bermanfaat bagi audiens. Harapannya, ilmu baru yang telah diperoleh bisa diimplementasikan.

Buat poin-poin yang akan Anda bahas secara rinci dengan memperhatikan tujuan dari materi yang disampaikan. Dasar materi tadi digunakan sebagai point of view, supaya penjelasan tidak keluar dari konteks yang akan dibahas. Bila perlu, selipkan humor dengan bijak. Hal tersebut dapat menarik minat audiens untuk terus memberikan fokus perhatiannya kepada Anda.

Menggunakan Opening yang Menarik

female-giving-speech
Foto: female-giving-speech

Opening atau kalimat pembuka dalam public speaking sangat mempengaruhi audiens untuk menimbulkan rasa ingin tahu lebih lanjut. Penggunaan opening yang menarik juga bertujuan meyakinkan pesan yang ingin disampaikan. Daya tarik penyampaian Influencer sangat ditentukan dari momentum yang tepat dan cara Anda membuka pembicaraan saat melakukan public speaking.

Beri perhatian penuh di awal kalimat, sampaikan inti cakupan pesan yang akan dibahas. Sebagai contoh, jika akan mempromosikan jenis makanan siap saji untuk bekal anak, Anda dapat menggunakan opening dengan menonjolkan kesibukan para Ibu yang dapat teratasi dengan hidangan praktis penuh gizi yang mudah dibuat dan disukai anak.

Baca juga: Influencer Yuk Ikuti Tips Untuk Meningkatkan Percaya Diri

Mengatur Intonasi

woman-giving-presentation
Foto: woman-giving-presentation

Penggunaan intonasi suara sangat berpengaruh dalam penyampaian pesan. Intonasi dapat menegaskan kalimat yang ingin di-highlight sebagai poin utama tujuan dari pesan yang ingin disampaikan. Maka Anda harus memahami terlebih dahulu konsep dan poin materi yang akan disampaikan, sehingga dapat menyesuaikannya dengan intonasi suara yang tepat.

Misalnya, saat menyampaikan konten liburan bersama keluarga, gunakan intonasi yang bersemangat dan ceria. Ajak audiens seolah turut serta dalam kegiatan liburan tersebut. Hal ini digunakan supaya konten terkesan tidak monoton dan mampu membawa audiens masuk pada "ruang" yang sama dengan Anda.

Melibatkan Audiens

female-speaker-giving-presentation
Foto: female-speaker-giving-presentation

Melibatkan audiens dalam public speaking membuat mereka merasa dihargai keberadaannya. Hal tersebut menimbulkan rasa percaya (trust) sehingga Anda dapat perhatian penuh dari para audiens yang hadir.

Berikan interaksi seperti gaya tubuh (body language) yang sesuai. Perhatikan juga raut wajah atau ekspresi untuk mendukung pesan disampaikan supaya dapat dimengerti dengan baik. Misalnya "Kalau kamu bagaimana?" diikuti dengan gerak tubuh menunjuk audiens.

Baca juga: Seluk Beluk Influencer Marketing yang Wajib Moms Pahami

Sebagai Influencer, beberapa tips tadi bisa Anda terapkan untuk menambah rasa percaya diri saat menyampaikan materi. Menyampaikan pesan dengan cara yang tepat, memberikan audiens insight baru sehingga dapat mempengaruhi mereka dalam pengambilan keputusan. 

Ingin tahu informasi menarik lainnya seputar Influencer? Follow Instagram @ibusibukcom. Gabung menjadi Mom Influencers dan jadi bagian dari IbuSibuk untuk mendapatkan keuntungan lainnya saat mengikuti campaign. Klik linknyadi sini!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.