Parenting

29 November 2021

Moms, Ajari 7 Adab Anak Terhadap Orang Tua Sejak Dini, Yuk!

Ajari sejak kecil agar terbiasa hingga dewasa
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Nevy
Disunting oleh Widya Citra Andini

Adab anak terhadap orang tua perlu diajarkan sejak dini, agar ia terbiasa melakukannya hingga dewasa.

Dilansir dari Kars4Kids Parenting, adab atau yang lebih dikenal dengan istilah tata krama adalah aturan emas.

Intinya, perlakukan orang lain, sebagaimana Moms ingin diperlakukan oleh orang lain.

Anak-anak cenderung berpikir bahwa mereka adalah dunia orang tua, sehingga dapat dengan mudah memberontak untuk mendapatkan kemauan.

Mengajarkan adab atau tata krama sejak dini, dapat membantu mereka membentuk rasa empati.

Rasa empati sendiri adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang orang lain alami.

Anak akan memahami dari sudut pandang semua orang yang ditemui, sehingga ia tidak melulu memikirkan diri sendiri.

Langkah pertama tentunya dilakukan dengan memberikan contoh langsung. Berikut ini beberapa langkah tersebut!

Baca juga: Ini Tips Saya Mengasuh Anak dengan Pola Asuh yang Membuat Si Kecil Bahagia

Tips Mengajarkan Adab Anak terhadap Orang Tua

Moms, Ajari 7 Adab Anak Terhadap Orangtua Sejak Dini, Yuk!

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari The Center for Parenting Education, adab atau tata krama pada anak dilakukan dengan cara yang sopan dan penuh perhatian.

Hal tersebut memungkinkan anak membentuk tata krama yang baik dan menjadi pribadi yang perhatian secara sosial seiring dengan bertambahnya usia.

Mengajarkan adab atau tata krama pada anak perlu dilakukan secara konsisten, termasuk dalam situasi yang berbeda.

Orang tua dengan anak-anak yang beradab tidak akan merasa sedih dan khawatir saat ia bermain ke rumah teman.

Lantas, bagaimana mengajarinya? Moms perlu melakukan beberapa langkah berikut ini:

1. Ucapkan Tolong, Terimakasih, Permisi, dan Maaf

Meski terlihat mudah, keempat kata tersebut akan sulit diucapkan ketika anak tidak dibiasakan sejak kecil.

Ajarkan anak mengucapkan kata tolong ketika ingin menginginkan sesuatu.

Setelah mendapatkan apa yang diinginkan, jangan lupa untuk ajarkan anak mengucapkan terimakasih.

Ajarkan juga terimakasih ketika ia diberikan bantuan atau benda dari orang lain.

Sementara ucapan permisi, diucapkan saat lewat di hadapan orang tua. Lakukan sembari menundukkan badan.

Dari semua kata, kata maaf lah yang paling sulit untuk dilontarkan. Apalagi, ketika anak melakukan kesalahan.

Nah, di sinilah tugas Moms sebagai orang tua untuk membesarkan hati anak, agar ia terbiasa mengucapkan maaf.

Caranya dapat dilakukan dengan menjelaskan jika berbuat salah adalah hal yang wajar, asal tidak mengulanginya kembali.

Cara mudah mengajarkannya yaitu dengan mencontohkannya, Moms. Ini karena anak cenderung meniru apa yang dilakukan orang tuanya.

2. Ajarkan Anak untuk Mendengarkan Nasihat Orang Tua

Adab anak terhadap orang tua selanjutnya adalah mendengarkan nasihat orang tua tanpa membantah.

Setiap kali orang tua berbicara, anak harus mendengarkannya dengan penuh perhatian. Jangan memotong pembicaraan, apalagi dengan suara yang lantang.

Sebagai orang tua, Moms juga perlu tahu bagaimana adab menasihati anak.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan, agar anak mau mendengarkan nasihat orang tua:

  • Jangan membentak atau memarahi anak di depan umum.
  • Jangan mengeluarkan kata-kata kasar atau makian.
  • Berikan pengertian mengapa anak tidak boleh berbuat demikian.

3. Mematuhi Perintah Baik Orang Tua

Adab anak terhadap orang tua selanjutnya adalah, mematuhi perintah baik orang tua.

Apa pun perintah orang tua, anak harus patuh, kecuali perintah yang bertentangan dengan syariat agama atau melebihi batas kemampuan diri.

Jika orang tua memerintah di atas batas kemampuan anak, anak harus mencoba semampunya.

Saat terpaksa menolak, anak perlu memohon maaf dan memberikan pilihan lain yang sesuai dengan kemampuannya.

Baca juga: Mengenal Pola Asuh Permisif dan Dampaknya pada Anak

4. Ajarkan Anak untuk Selalu Mengangkat Telepon

Selalu mengangkat telepon orang tua menjadi adab anak terhadap orang tua selanjutnya.

Dalam Islam, jika orang tua menelepon saat melakukan shalat sunnah, ia boleh membatalkan shalatnya.

Saat orang tua menelepon untuk menyuruh anak pulang ketika bermain, anak perlu mengusahakan secepatnya.

Jika memiliki kebutuhan mendesak, beri penjelasan pada orang tua, agar orang tua tidak merasa khawatir.

5. Menunjukkan Kasih Sayang pada Orang Tua

Anak harus selalu merendah dan menunjukkan kasih sayang pada orang tua.

Jangan menuntut hal-hal yang sekiranya tidak dapat dipenuhi oleh orang tua.

Semakin tua, orang tua tidak akan mampu untuk memenuhi seluruh hal yang diinginkan anak.

Di sinilah kewajiban anak untuk mengerti keadaan orang tua, yang menyangkut kekuatan fisik, kesehatan, keuangan, dan sebagainya.

Intinya, seorang anak tidak boleh menuntut sesuatu di luar kadar kemampuan orang tua.

Langkah tersebut menjadi salah satu cara agar tidak menyusahkan orang tua.

6. Jangan Merasa Lelah Berbuat Baik pada Orang Tua

Selagi masih ada dan sehat, anak sebaiknya selalu berbuat baik pada orang tua.

Jangan merasa lelah untuk berbuat baik. Dengan tidak menyusahkan dan mandiri saja, orang tua mungkin sudah merasa senang.

Seorang anak harus paham betul jika dulu orang tualah yang berjuang agar ia bisa mendapatkan kehidupannya saat ini.

Orang tua mengasuh dan membesarkan tanpa kenal lelah. Saat tua, anak lah yang harus menyayangi dan menggantikan posisi untuk merawat orang tua.

7. Jangan Menatap dengan Tatapan Sinis

Jangan memandang orang tua dengan tatapan sinis menjadi adab anak terhadap orang tua yang terakhir.

Dari tatapan saja, orang tua sudah tau apa yang disarankan anak. Jadi, usahakan untuk menatap dengan tatapan yang teduh dan penuh kasih sayang.

Jika ada yang tidak disukai, sebaiknya tanyakan dengan kalimat yang sopan dan tidak menghakimi.

Baca juga: 4 Tipe Pola Asuh Anak, Mana yang Moms Pilih?

Itulah beberapa adab anak terhadap orang tua. Ingat, semakin besar seorang anak, semakin besar juga adab dan tanggung jawab terhadap orang tua.

Intinya, seorang anak tidak boleh bebas bersikap kepada orang tua. Ada beberapa aturan yang harus dipegang dan dilakukan sampai kapan pun.

Ingat, sejumlah cara tersebut harus Moms terapkan sejak anak kecil.

Jika terlambat, akan lebih sulit untuk memulai, karena anak sudah terbiasa dengan hal-hal tidak baik yang dilakukan.

  • https://parenting.kars4kids.org/manners-comprehensive-guide-parents/
  • https://www.verywellfamily.com/teaching-children-manners-620111
  • https://centerforparentingeducation.org/library-of-articles/baby-through-preschool-articles/teaching-children-manners/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait