Parenting

10 September 2021

7+ Sopan Santun yang Perlu Dikuasai Anak, Banyak Manfaatnya!

Ini rahasia membentuk perilaku baik Si Kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Kadang ketika anak bertingkah tak sopan, bukan berarti ia sengaja melakukannya. Mungkin sebenarnya anak hanya tidak tahu bagaimana tata krama yang benar. Untuk itu, penting bagi Moms untuk memperkenalkan sopan santun bagi Si kecil.

Masa pertumbuhan anak sangat penting. Tak hanya soal tumbuh kembang motorik, melainkan kognitif juga berperan penting.

Salah satunya dengan mengenalkan perilaku sopan dan santun sejak dini.

Tak ada kata terlalu cepat untuk membiasakan anak berperilaku baik.

Kalau Moms bingung harus mulai dari mana, simak berbagai jenis bentuk sopan santun penting berikut ini, ya.

Cara Mengajarkan Anak Sopan Santun

Dalam mengenalkan perilaku sopan dan santun bisa dari cara sederhana, Moms.

Bahkan ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Lantas, apa saja yang bisa kita ajarkan pada Si Kecil? Simak ya.

1. Minta Tolong, Minta Maaf, dan Berterima Kasih

Sopan Santun untuk Perilaku Anak 1.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Mengajarkan pada anak terkait sopan santun bisa dimulai dari hal paling mudah.

Mari kenalkan Si Kecil untuk membiasakan mengucap 'tolong, maaf, dan terima kasih' ketika ingin melakukan tindakan.

Ini merupakan cara terbaik dalam melatih sopan santun untuk menjadi teladan bagi anak.

Ketika Moms ingin meminta anak untuk membereskan kamar, katakan “tolong” dan “terima kasih” sesudahnya.

Kalau Moms tidak sengaja menjatuhkan mainan si kecil, katakan “maaf”.  

American Family Physicians mengutarakan, ketika orang tua memberikan contoh dengan benar, anak akan otomatis mengikuti perilaku apa yang dilakukan orang tua sebelumnya.

Jadi penting untuk memberikan contoh terlebih dahulu, ya.

2. Mengetuk Pintu dan Bilang “Permisi”

Sopan santun juga bisa dikenalkan ketika kita sedang beraktivitas.

Ajari anak untuk mengetuk sebelum masuk ke ruangan yang pintunya tertutup, di rumah sekali pun.

Misalnya ketika anak ingin masuk ke kamar tidur Moms atau kakaknya. Moms juga sebaiknya melakukan hal yang sama.

Ketuk dulu pintu kamar anak dan tanyakan apakah Moms boleh masuk. Saat masuk, biasakan untuk bilang “permisi” terlebih dahulu.

Dengan begitu, anak akan belajar untuk tidak sembarangan keluar masuk ruangan.

Baca Juga: 5 Tahap Perkembangan Psikoseksual pada Anak yang Menentukan Tumbuh Kembangnya, Catat!

3. Tidak Memotong Pembicaraan Orang Lain

Cara Mengajarkan Anak Sopan Santun 01.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Tak jarang, anak mungkin memotong pembicaraan karena tidak sabar atau merasa diabaikan.

Namun, ia harus belajar bahwa memotong pembicaraan itu tak sopan. Maka, latihlah Si Kecil untuk menunggu sampai orang lain selesai bicara.

Moms bisa memberi contoh, misalnya ketika anak bicara Moms sengaja memotongnya.

Lalu tanyakan padanya apa yang ia rasakan kalau omongannya dipotong. Dari situ, beri penjelasan bahwa memotong kata-kata orang lain itu bisa menyakiti hati.

4. Menghormati dan Menghargai Orang Lain

Salah satu kemampuan sopan santun yang harus dikantongi anak adalah memperlakukan orang lain layaknya ia ingin diperlakukan.

Tanamkan dalam pikiran anak bahwa mengejek, menghina, dan mengomentari orang lain adalah tindakan yang tak bisa diterima.

Apabila anak bisa memahami sejak dini, ini akan terbawa sampai ia tumbuh dewasa nanti.

Mengajarkan anak sopan santun ini tentu perlu proses yang panjang. Gunakan kalimat yang mudah dipahami anak agar ia lebih cepat 'menangkap' maksud Moms, ya.

5. Minta Izin Sebelum Pinjam Barang atau Minta Makanan

Ajarkan Sopan Santun Sejak Dini.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Kalau di rumah anak terbiasa seenaknya, di luar dia juga akan bertindak semaunya.

Maka, kebiasaan kecil seperti minta izin sebelum pinjam barang adiknya atau minta makanan pada Moms harus ditegaskan.

Anak pun akan membawa terus kebiasaan ini di mana pun ia berada, misalnya ketika di kelas atau di rumah temannya.

Mengajarkan anak sopan santun ini berlaku untuk hal apa pun ya, Moms.

Terlihat sederhana, tapi ini cukup penting dibiasakan agar anak mengenal cara bersosialisasi dengan orang sekitar secara sopan.

6. Pamit Sebelum Meninggalkan Rumah

Tak hanya orang tua, anak-anak pun perlu diajarkan cara sopan ketika ingin bepergian.

Salah satu sopan santun yang perlu dikuasai anak adalah memberi salam ketika masuk rumah dan pamit sebelum pergi.

Ingatkan anak untuk selalu melakukan hal ini.

Memberi salam atau pamit adalah salah satu cara bagi S Kecil untuk lebih memerhatikan orang lain di sekitarnya.

Baca Juga: Kinestetik Adalah Kecerdasan Penting bagi Anak, Begini Cara Mengajarkannya pada Si Kecil

7. Mengingat Nama Orang Lain

Mengajarkan Sopan Santun untuk Anak-anak.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Memang tak mudah untuk mengingat nama orang lain yang baru ditemui.

Namun, sopan santun ini akan sangat dibutuhkan anak ketika beranjak dewasa.

Jadi, apa salahnya jika dilatih sejak awal? Untuk membantu anak mengingat, cobalah dengan trik seperti, “Fira itu yang pakai kacamata,” atau, “Dion yang suka bermain lego,”.

Moms juga bisa mengajak anak mengingat nama saat menjelang tidur. Dengan ini, anak akan mencoba untuk selalu mengingat nama-nama orang yang dikenalnya.

8. Mengajarkan Kesabaran

Melansir dari laman Parents, mengajarkan anak kesabaran itu tak kalah penting.

Kesabaran adalah salah satu bentuk sopan santun yang sering kali kita abaikan.

Misalnya, banyak ditemukan orang tidak bisa mengantre dengan benar karena tidak sabaran.

Nah, untuk menghindari hal seperti ini, mari kenalkan Si Kecil arti dari kesabaran.

Berikan pengertian singkat bahwa dengan bersabar kita akan membuat perasaan jadi lebih tenang dan nyaman.

Manfaat Melatih Sopan Santun pada Anak

Ajarkan Sopan Santun untuk Belajar Anak 2.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Mengapa mengajarkan sopan santun itu penting? Tentu ada berbagai manfaat yang bisa dirasakan, baik langsung ataupun tidak langsung.

Berikut manfaat yang bisa diperoleh bagi Si Kecil:

1. Melatih Bersosialisasi dengan Baik

Dalam The Center for Parenting Education memaparkan, mengajarkan anak kesopanan dapat membentuk perilaku yang baik di masa depannya.

Ia akan menjadi lebih perhatian dalam bersosialisasi dengan orang lain seiring bertambahnya usia.

Selain itu, sopan santun akan memperkuat hubungan dan kepercayaan orang lain dengan rasa hormat.

Tentu ini akan membuat hidup menjadi lebih tentram dan terhindari dari rasa iri dan dengki, lho.

Baca Juga: Anak Susah Mengingat Huruf dan Angka? Ini 10 Tips Belajarnya, Moms!

2. Membuat Hidup Lebih Bahagia

Memiliki tata krama yang baik akan menciptakan semacam 'umpan balik' positif untuk anak.

Ketika anak membuat seseorang terkesan dengan sopan santun mereka, biasanya ia akan diberikan pujian.

Ini menjadi bentuk dorongan atau motivasi untuk anak dalam melakukannya berulang kali.

Rasa puas pada dalam diri membuat anak hidup lebih bahagia tanpa beban.

3. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Ketika anak-anak memiliki perilaku yang baik, mereka akan memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Manfaat ini bisa terasa ketika mereka berperilaku dengan cara yang tepat dan dapat diterima secara sosial.

Ketika mereka merasa percaya diri, anak-anak lebih mampu mengekspresikan diri mereka.

Kepercayaan diri yang tinggi penting untuk menjamin kesuksesan di masa depan.

Bagaimana, apakah ada lagi sopan santun yang perlu diajarkan pada Si Kecil? Bagikan pendapat Moms di kolom komentar, ya!

  • https://www.aafp.org/afp/2002/1015/p1463.html
  • https://www.parents.com/kids/development/social/25-manners-kids-should-know/
  • https://centerforparentingeducation.org/library-of-articles/baby-through-preschool-articles/teaching-children-manners/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait