01 April 2021

Cara Merawat dan Manfaat Anthurium Scherzerianum, Si Bunga Flamingo Cantik

Yuk kenalan lebih dekat dengan tanaman yang juga disebut dengan Flamingo Lily berikut ini!

Jika Moms seorang penggemar tanaman hias, maka Moms pasti kenal dengan Anthurium scherzerianum.

Tanaman anthurium sendiri adalah jenis tanaman hias yang sama populernya seperti alokasia, keladi hias, philodendron, dan aglaonema.

Mengutip Kew Species Profiles, Anthurium scherzerianum adalah salah satu dari lebih dari 1.000 spesies dalam genus Anthurium, yakni genus terbesar dalam keluarga Araceae yang dijelaskan oleh Heinrich Wilhelm Schott, Direktur Taman Kekaisaran di Wina, pada tahun 1857.

Schott juga merupakan ahli botani paling awal yang memiliki spesialisasi hampir secara eksklusif dalam pengklasifikasiannya di ranah Araceae. Anthurium scherzerianum dan A. andraeanum adalah satu-satunya dua anthurium merah, dan keduanya terkadang dikenal dengan julukan 'bunga flamingo'.

Anthurium scherzerianum atau bunga flamingo menampilkan bunga efek lilin yang mekar dengan tongkol (spadix) keriting oranye.

Tanaman ini cocok untuk diletakkan di dalam ruangan karena ukurannya tidak terlalu besar. Tanaman ini juga sering sekali dimanfaatkan untuk keperluan dekorasi.

Baca Juga: 5 Tanaman Indoor yang Tidak Gampang Mati, Cantik Untuk Pemanis Ruangan Rumah

Fakta Anthurium Scherzerianum

Anthurium Scherzerianum
Foto: Anthurium Scherzerianum

Foto: freepik.com

Ada beberapa fakta penting mengenai tanaman hias Anthurium scherzerianum yang wajib Moms ketahui berikut ini:

1. Asal Mula

Spesies ini ditemukan di Kosta Rika pada ketinggian 1.300 hingga 2.100 m. Itu terjadi di hutan hujan pegunungan di lereng Atlantik di Cordillera Central dan Cordillera de Talamanca.

Ini adalah spesies abadi dan kerap tumbuh membentuk rumpun. Ia dapat tumbuh di pohon (sebagai epifit) atau di tanah (terestrial).

2. Ciri Fisik

Anthurium scherzerianum memiliki ciri bagian bunga yang lonjong hingga elips, daunnya kasar dengan panjang hingga 25 cm dan lebar 8 cm.

Bilah daun dipegang pada tangkai daun (tangkai daun) hingga panjang 20 cm. Kedua sisi bilah daun dihiasi dengan kelenjar gelap kecil.

Spathe besar dan mencolok (panjang 8 sampai 10 cm) berwarna merah jingga-merah dan oval lebar. Spadix oranye-merah biasanya melingkar ke atas dan bisa mencapai panjang 8 cm.

Tanaman ini juga bisa menghasilkan buah berwarna oranye sampai merah. Tumbuhan anthurium biasanya mekar pada akhir musim gugur dan musim dingin jika Moms menanamnya pada rumah kaca.

3. Kegunaan

Anthurium scherzerianum mulai menjadi koleksi tanaman hias di rumah selama abad kesembilan belas. Mereka dijual dengan harga tinggi karena penampilannya yang mencolok dan umurnya panjang.

Batangnya yang dipotong di dalam air dapat bertahan hingga delapan minggu. Kini telah banyak hibrida dan kultivar Anthurium scherzerianum yang telah dikembangkan. Bunga flamingo ini bisa dijual dengan harga mulai dari Rp950 ribu.

Popularitas anthurium sebagai tanaman hias menyebabkan peningkatan yang cepat dalam nilai jual mereka dalam industri hortikultura dan tanaman hias.

Saat ini, Anthurium scherzerianum ditanam secara intensif di bawah penutup dan sering kali diperbanyak dengan menggunakan teknik mikropropagasi.

Beberapa spesies Anthurium lainnya juga digunakan secara tradisional dalam pengobatan atau untuk mengharumkan tembakau.

4. Tergolong dalam Tanaman Keberuntungan

Dengan bunga mekar berbentuk hati yang berwarna-warni, anthurium membuat setiap ruangan terasa nyaman dan nyaman.

Selama menerima cukup cahaya, Anthurium scherzerianum juga akan mekar sepanjang tahun! Anthurium bisa menjadi hadiah yang indah karena mekarnya yang terlihat eksotis.

Bahkan menurut Feng Shui, Anthurium adalah tanaman keberuntungan dan membawa keberuntungan dalam hubungan.

Bunga berbentuk hati merah Anthurium sebenarnya ini terkait dengan perasaan cinta dan persahabatan tertinggi dan ini adalah tanaman paling cocok untuk diberikan sebagai housewarming gift untuk pasangan baru.

Menurut legenda sebenarnya di Yunani kuno, bunga Anthurium juga diibaratkan sebagai anak panah Cupid, atau dewa cinta, yang bisa membuat orang jatuh cinta.

Terlepas dari sejarah pecinta bunga, Anthurium juga mulai menjadi simbol perayaan Natal seperti poinsettia dan cemara.

Memberi hadiah Anthurium scherzerianum secara langsung menunjukkan perasaan persahabatan yang tulus, murni, dan kuat terhadap penerima.

5. Termasuk Tanaman Beracun

Tumbuhan anthurium umumnya beracun karena mengandung getah kristal kalsium oksalat yang bisa mengiritasi mata dan kulit.

Jika dimakan, tanaman ini beracun dan bisa menyebabkan masalah pencernaan. Dianjurkan untuk menjauhkan hewan peliharaan seperti anjing dan kucing.

Saat Moms mencoba memindahkan potnya, sangat disarankan untuk menggunakan sarung tangan untuk mencegah iritasi kulit.

Baca Juga: 5 Jenis Tanaman Hias yang Cocok untuk Kamar Mandi

Cara Merawat Anthurium Scherzerianum

Anthurium Scherzerianum
Foto: Anthurium Scherzerianum

Foto: benefitplants.com

Mesti harganya tidak murah, namun banyak orang yang membelinya untuk dijadikan penghias rumah.

Pasalnya, pesona dari Anthurium scherzerianum ini pasti akan membuat semua mata tertuju pada keindahannya.

Namun, jika Moms hendal membeli tanaman hias ini, Moms harus sadar bahwa Anthurium scherzerianum membutuhkan banyak atau perhatian.

Jadi, untuk Moms yang baru memulai mengoleksi tanaman hias ini, sebaiknya ditunda dulu sampai Moms merasa sudah cukup baik dan berpengalaman dalam merawat tanaman-tanaman hias.

Mengutip House Plants Expert, berikut ini cara merawat Anthurium scherzerianum yang wajib Moms tahu:

  • Suhu: Suhu ruangan rata-rata yang cocok untuk tanaman ini adalah sekitar 18,3° hingga 23,8° Celsius (mungkin bisa sedikit lebih tinggi namun tidak boleh di bawah 15,5 ° Celsius). Suhu yang lebih rendah akan mempengaruhi daunnya, ia bisa menguning, serta menghambat pertumbuhan dan pembungaannya.
  • Cahaya: Bunga flamingo menyukai cahaya, namun jangan meletakkan tanaman hias ini di bawah sinar matahari langsung.
  • Penyiraman: Moms perlu menjaga tanah tetap lembap setiap saat selama musim panas. Disarankan untuk menyirami setiap beberapa hari dan kurangi di musim hujan.
  • Tanah: Tanah drainase yang baik paling cocok, seperti tanah pot berbasis lumut gambut dan perlit.
  • Ganti Pot: Ganti pot saat musim semi, biasanya setiap 2 tahun, atau ketika mereka menjadi terlalu terikat.
  • Kelembapan: Anthurium scherzerianum atau bunga flamingo suka dikeringkan dengan sedikit semprotan air hangat, secara teratur. Disarankan untuk membersihkan sedikit dengan spons lembut, karena ini akan meningkatkan kelembapan dan membuatnya terlihat sehat.
  • Mereproduksinya: Jika Moms ingin mendapatkan tanaman baru, maka tanam kembali di suhu yang baik di atas 23,8° Celsius selama beberapa minggu pertama akan memberikan awal kehidupan yang baik bagi tanaman.

Baca Juga: 3 Mitos Tanaman Lidah Mertua yang Tak Perlu Dipercaya

Manfaat Tanaman Hias Jenis Anthurium

Anthurium Scherzerianum
Foto: Anthurium Scherzerianum

Foto: amazon.com

Selain sebagai tanaman hias, ternyata menjaga dan merawat Anthurium scherzerianum juga memiliki manfaat, misalnya:

1. Meningkatkan Suasana Hati

Mengutip American Horticultural Therapy Association, menjaga tanaman seperti Anthurium di tempat Moms tinggal akan mampu meningkatkan suasana hati dan meningkatkan pencapaian tujuan.

Warnanya yang cerah akan membuat Moms merasa lebih semangat dalam beraktivitas. Daun anthurium yang mempunyai daun yang lebar ini juga sangat indah untuk dipandang saat Moms sedang merasa lelah.

Tentu saja bentuk daunnya yang unik dan bunganya ini adalah daya tarik tersendiri sebagai media relaksasi.

2. Menyaring Udara

Mengutip Van Wingerden Greenhouses, Anthurium Merah atau Flamingo Lily juga sangat bagus untuk penyaringan udara, dan ia masuk dalam daftar studi udara bersih yang dilakukan NASA.

Apalagi tanaman ini juga cocok diletakkan di dalam rumah, sehingga saat siang hari ia akan menjernihkan udara dengan baik.

Daunnya yang besar dan berwarna gelap akan menyedot amonia, formaldehida, toluena, dan xilena, jadi ini adalah hadiah yang berguna untuk tempat kerja (terutama di sekitar mesin fotokopi, printer, atau perekat).

3. Mengobati Bengkak pada Mulut dan Tenggorokan

Ternyata anthurium juga bermanfaat untuk mengobati masalah pada mulut dan tenggorokan yang mungkin Moms alami.

Namun, bukan spesies Anthurium scherzerianum yang memiliki kelebihan ini, melainkan Anthurium andreanum.

Tanaman hias ini mempunyai manfaat untuk mengobati bengkak pada mulut dan tenggorokan.

Untuk mengobati bengkak tersebut, maka Moms bisa menggunakan daun anthurium yang bisa direbus lalu minum setiap harinya hingga bengkak pada mulut dan tenggorokan hilang.

Namun, karena terbatasnya bukti ilmiah akan hal ini, sebaiknya diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan saran kesehatan yang paling aman.

4. Mengobati Diabetes dan Ginjal

Akar anthurium juga bisa Moms manfaatkan untuk mengobati gula darah dan ginjal. Cukup rebus akarnya dan minum air rebusan tersebut.

Namun, jika Moms merasa ada efek samping, sebaiknya hentikan konsumsi obat herbal ini. Karena alangkah lebih baik jika Moms mendiskusikannya dahulu sebelum menggunakan obat herbal.

Baca Juga: Mengenal Fenugreek, Tanaman Herbal yang Mengesankan

Itulah beberapa informasi mengenai Anthurium scherzerianum. Dengan begini, Moms jadi lebih paham apa saja yang perlu dilakukan saat pertama kali mengurus tanaman hias ini. Jadi, jangan lupa merawatnya dengan baik ya Moms!

  • http://www.plantsoftheworldonline.org/taxon/urn:lsid:ipni.org:names:85334-1
  • https://www.houseplantsexpert.com/flamingo-flower.html
  • https://www.ahta.org/
  • https://www.vwhomeandgarden.com/adding-anthurium-great-first-step-improving-air-quality-inside-home/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.