15 Februari 2024

4 Jenis Tanaman yang Bisa Dicangkok, Jadi Cepat Berbuah!

Biasanya tanaman jenis dikotil dan memiliki kambium yang baik

Menanam tanaman dari biji atau dari benih nyatanya tidak selalu berhasil. Maka dari itu, Moms bisa mencoba metode mencangkok. Namun perlu tahu dulu apa saja jenis tanaman yang bisa dicangkok.

karena dinilai lebih mudah dan kemungkinan berhasilnya besar, maka banyak orang yang hobi berkebun melakukan metode ini untuk menghasilkan pohon berbuah dalam waktu yang cepat.

Mencangkok adalah sebuah metode pengembangbiakan tanaman dengan cara mengambil bagian kambiumnya. Mereka diambil untuk menghasilkan bibit baru yang nantinya ditanam kembali di tempat baru.

Melalui metode mencangkok ini, proses pembuahan pada tanaman jadi jauh lebih cepat dan mudah. Meski begitu, tidak semua tanaman yang bisa dicangkok.

Idealnya, tanaman yang bisa dicangkok adalah tanaman dikotil yang memiliki kondisi kambium yang cukup baik. Ciri-ciri dari tanaman ini berupa batang keras di mana kulit pada batangnya juga mudah untuk dikupas.

Ingin tahu jenis-jenis tanaman yang bisa dicangkok? Berikut jenis dan cara mencangkoknya!

Baca Juga: Anti Gagal, Ini 6 Cara Menanam Pisang di Pekarangan Rumah agar Cepat Berbuah

Jenis Tanaman yang Bisa Dicangkok

Berikut ini adalah tanaman yang bisa dicangkok sehingga Moms bisa mendapatkan buahnya lebih cepat.

1. Mangga

Pohon Mangga
Foto: Pohon Mangga (Freepik.com/jcomp)

Jenis tanaman yang bisa dicangkok pertama adalah mangga. Tanaman ini bisa dibilang cukup banyak yang menanamnya di pekarangan rumahnya.

Sebab, saat sudah masuk musim berbuah, Moms bisa mendapatkan banyak sekali buah yang rasanya lezat.

Buah ini ternyata salah satu yang paling sering dicangkok karena mereka adalah pohon yang paling mudah untuk ditemukan.

Terlebih proses pencakokan pohon mangga ini juga mudah, sehingga siapa saja bisa mencobanya.

Buah mangga pun sangat bermanfaat untuk kesehatan, sehingga tidak ada salahnya jika Moms ingin mencoba buah yang ditanam sendiri.

Buah ini terbukti mampu mencegah anemia, menyehatkan sistem pencernaan, memelihara kesehatan jantung dan hati, sekaligus meningkatkan kecantikan kulit.

Cara mencangkok mangga:

  1. Moms bisa siapkan peralatan cangkok seperti pada umumnya. Alat tersebut antara lain pisau, gunting, kompos, tanah gembur, pupuk kandang, tali rafia, tabung bambu, plastik bening, sabut kelapa atau ijuk.
  2. Kemudian kupas kulit kayu pohon mangga yang akan dicangkok, yakni sekitar 5 cm saja.
  3. Kerok menggunakan pisau hingga kambiumnya tidak tersisa pada bagian batang.
  4. Jika batang sudah terasa kesat, maka biarkan batang pohon mangga tersebut selama seharian penuh.
  5. Setelah batang mengering, Moms bisa bantuan untuk mengikat bagian tersebut dengan plastik atau sabut kelapa yang sudah diisi dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk.
  6. Kemudian buatlah ventilasi atau sirkulasi udara pada bagian plastik pembungkus dan beri lubang.
  7. Jika sudah, Moms bisa melakukan penyiraman secara rutin dan tunggu hingga beberapa bulan sebelum akhirnya memindahkan hasil cangkokan buah mangga ke media tanam baru.

Baca Juga: Ikuti Cara Menanam Brokoli untuk Penuhi Kebutuhan Sayur di Rumah

2. Jambu Air

Buah Jambu Air
Foto: Buah Jambu Air (Freepik.com/dashu83)

Selain mangga, tanaman yang bisa dicangkok selanjutnya adalah jambu air.

Pohon jambu air nyatanya sangat mudah ditemukan di Indonesia dan bayangkan saja jika Moms memiliki pohon jambu air di pekarangan sendiri.

Moms bisa mengolah jambu air menjadi olahan rujak yang menyegarkan.

Buah jambu air juga dikenal sebagai salah satu buah yang pada nutrisi dan ia mampu memelihara sistem pencernaan sekaligus mengatasi diare.

Buah ini juga cocok untuk dibudidayakan di iklim tropis, khususnya pada daerah dengan ketinggian di bawah 1.000 mdpl.

Cara mencangkok jambu air:

  1. Moms perlu menyiapkan tanah gembur, cocopeat, coco fiber, pupuk kompos, dan vitamin B1 yang sudah dilarutkan.
  2. Kemudian campurkan semua bahan hingga merata dan tambahkan larutan vitamin B1.
  3. Moms bisa memilih batang yang akan dicangkok dan kerat bagian tersebut menggunakan pisau tajam dengan dua karatan, kira-kira berjarak 5 cm.
  4. Kupas kulitnya dan kerok bagian kambium hingga kering.
  5. Jika sudah, maka siapkan plastik hitam atau yang transparan, kemudian bungkus jambu iar yang akan dicangkok.
  6. Sebelum dibungkus dengan plastik, Moms bisa mengoleskan bawang merah pada keratan bagian atas untuk memudahkan akarnya kelak tumbuh.
  7. Moms pun bisa membungkus bagian jambu air yang akan dicangkok menggunakan plastik dan tanah.
  8. Moms bisa menyiramnya secara teratur dan tunggu hingga 3 bulan lamanya, untuk akhirnya bisa memindahkan hasil cangkokan ke media tanam yang baru.

Baca Juga: Cara Menanam Kangkung yang Mudah untuk Pemula, Yuk Coba!

3. Alpukat

Tanaman yang Bisa Dicangkok
Foto: Tanaman yang Bisa Dicangkok (Gildshire.com)

Jenis tanaman yang bisa dicangkok selanjutnya adalah alpukat, yang merupakan buah dengan kandungan lemak sehat yang cukup baik untuk kesehatan.

Buah ini sebenarnya berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko, dan mereka bisa tumbuh di alam liar hingga mencapai 20 meter.

Selain dengan metode mencangkok, pohon alpukat juga sebenarnya bisa ditanam dengan metode generatif atau menggunakan bijinya.

Namun kali ini akan dijelaskan bagaimana cara menanam buah alpukat dengan cara mencangkoknya.

Cara mencangkok alpukat:

  1. Moms bisa menyiapkan alat-alat mencangkok, seperti plastik, tali rafia, pisau, pupuk dan tanah.
  2. Kemudian siapkan bibit alpukat yang berkualitas.
  3. Moms bisa menyayat batang pohon alpukat dengan menggunakan teknik melingkar pada bagian atas dan bawahnya.
  4. Jika sudah, kupas bagian kulit batang hingga bersih sekaligus kambiumnya.
  5. Moms bisa menyiapkan plastik berisi tanah yang sudah dicampur pupuk, dan padatkan kembali dengan tanah.
  6. Kemudian coba ikat plastik tersebut pada salah satu batang pohon yang disayat.
  7. Setelah itu, kubangi bagian yang ditutup plastik sebagai ventilasi.
  8. Siram tanaman sebanyak 2 kali dalam sehari dengan takaran yang cukup.
  9. Jika sudah mencapai 3 hingga 4 bulan, hasil cangkokan mulai menambahkan akar serabutnya, maka Moms bisa memindahkan tanaman alpukat tersebut ke media tanam yang lainnya.

Baca Juga: 6 Cara Menanam Jahe di Rumah dan Manfaatnya

4. Jeruk

Jeruk
Foto: Jeruk (Orami Photo Stock)

Teknik cangkok pada jeruk biasanya dilakukan untuk beberapa tujuan, seperti memperbanyak varietas unggul, meningkatkan resistensi terhadap penyakit, atau mengontrol ukuran pohon.

Cara mencangkok jeruk:

  • Pastikan semua alat dan bahan (pisau tajam, pengikat, parafin, plastik transparan atau kain) sudah siap dan bersih sebelum memulai proses cangkok.
  • Pilih batang jeruk yang sehat dan bebas dari penyakit untuk menjadi induk cangkok. Pilih juga batang bawah yang sesuai untuk dijadikan batang yang ditanam.
  • Gunakan pisau tajam untuk membuat potongan pada batang jeruk dan batang bawah. Pastikan potongan berdekatan dan pas.
  • Gunakan pengikat untuk mengikat potongan batang secara rapat agar tetap berdekatan dan stabil.
  • Gunakan parafin atau lilin untuk melindungi area cangkok dari kelembaban berlebihan dan infeksi.
  • Setelah cangkok selesai, pastikan tanaman mendapatkan air yang cukup dan tempatkan di tempat yang teduh untuk meminimalkan stres.
  • Perhatikan pertumbuhan cangkok secara berkala dan pastikan untuk menghilangkan bahan pelindung setelah cangkok berhasil berakar dan tumbuh dengan baik.

Itulah beberapa jenis tanaman yang bisa dicangkok.

Sebenarnya masih ada beberapa tanaman lain yang bisa Moms cangkok, seperti pepaya, durian, rambutan, dan jambu biji. Caranya pun sebenarnya hampir sama. Selamat mencoba ya Moms!

  • https://www.popmama.com/life/home-and-living/bella-lesmana/daftar-jenis-tanaman-ini-mudah-dicangkok/1
  • https://www.merdeka.com/jabar/cara-mencangkok-pohon-mangga-lengkap-dengan-perawatannya-kln.html
  • https://www.cekaja.com/info/jenis-jenis-tanaman-yang-mudah-dicangkok

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.