Parenting Islami

7 Juli 2021

Ini Zikir dan Bacaan Doa sesudah Sholat, Agar Ibadah Makin Afdal!

Selain doa sesudah sholat bisa juga ditambahkan dengan zikir untuk lebih mengingat Allah SWT
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Salah satu amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW adalah selalu memanjatkan doa sesudah sholat, berikut dengan zikirnya. Artinya selain diberikan pahala karena mengerjakan perintah Allah SWT, juga ada keberkahan karena telah melakukan sunnah nabi bagi orang yang mengerjakannya.

Hal ini tersirat dalam sebuah hadits dari Ibnu Abbas RA, bahwa ia berkata: “Bahwa mengeraskan suara dalam berzikir ketika orang-orang selesai sholat maktubah sudah ada pada masa Nabi SAW.” (HR Bukhari Muslim).

Diharapkan, dengan memanjatkan doa sesudah sholat setiap hari akan mendatangkan ketenangan hati. Ini tetntunya akan berdampak positif saat menjalani kehidupan dan menjadi amalan baik yang berlimpah pahala dan menjadi bekal yang baik di akhirat kelak.

Baca Juga: Ini Tata Cara Sholat Jumat Hingga Doa yang Dianjurkan, Yuk Simak!

Bacaan Doa Sesudah Sholat

Doa Sesudah Sholat -1.jpg

Foto: Humanappeal.org.uk

Berikut adalah bacaan zikir yang dapat kita panjatkan dan amalkan sesudah melaksanakan sholat. Menambahkan zikir dan doa setelah sholat diperbolehkan karena sudah berada di luar sholat, tergantung dengan kondisi masing-masing termasuk waktu dan kelapangan.

Berikut ini adalah salah satu doa sesudah sholat yang bisa dipraktekkan:

‘Bismilllaahirrohmaanirrohiim. Alhamdulillaahi Robbil ‘aalamiin. Hamdan yuwaafii ni’amahu wa yukaafi-u maziidah. Yaa Robbanaa lakal hamdu wa lakasy syukru kamaa yanbaghii lijalaali wajhika wa ‘adhiimi sulthoonik.

Alloohumma sholli wasallim ‘alaa sayyidinaa muhammadin walhamdulillaahi robbil ‘aalaamiin.

Alloohummagh firlii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo.

Robbanaghfirlanaa wali-ikhwaaninal ladziina sabaquunaa bil iimaan walaa taj’al fii quluubinaa ghillal lilladziina aamanuu Robbanaa innaka ra-uufur rohiim.

Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wahablanaa min ladunka rohmatan innaka antal wahhaab.

Alloohumma innaa nas-aluka salaamatan fid diini wad dunyaa wal aakhiroh, wa’aafiyatan fil jasad, wa shihhatan fil badan, wa barokatan fir rizq, wa taubatan qoblal maut, wa rohmatan ‘indal maut, wamaghfirotan ba’dal maut. Alloohumma hawwin ‘alainaa fii sakarootil maut, wan najaata minan naar, wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Robbanaa hablanaa min ‘azwaajinaa wa dzurriyaatinaa qurrota a’yunin waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.

Robbanaa taqobbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim watub ‘alainaa innaka antat tawwaabur rohiim.

Robbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhiroti hasanah waqinaa ‘adzaabannar.

Wa shollalloohu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi washohbihii wasallam, walhamdulillaahi Robbil ‘aalamiin.'

Artinya: ‘Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.

Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad dan keluarganya. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.

Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka menyayangiku semenjak kecil.

Ya Allah, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dan janganlah Engkau biarkan ghill (dengki) dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).

Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepadaMu kesejahteraan dalam agama, dunia dan akhirat, keafiatan jasad, kesehatan badan, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum datang maut, rahmat pada saat datang maut, dan ampunan setelah datang maut. Ya Allah, mudahkanlah kami dalam menghadapi sakaratul maut, (berilah kami) keselamatan dari api neraka, dan ampunan pada saat hisab.

Wahai Tuhan kami, karuniakanlah kepada kami istri-istri dan keturunan-keturunan sebagai penyejuk hati dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa.

Wahai Tuhan kami, perkenankanlah (permohonan) dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar Lagi Maha Mengetahui. Dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau Maha Menerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka

Semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada penghulu kami, Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam

Baca Juga: 5 Sunnah Rasul dan Doa Mimpi Buruk Agar Tidur Lebih Nyenyak, Yuk Amalkan!

Bacaan Zikir sesudah Sholat

Doa Sesudah Sholat -2.jpg

Foto: Islamicity.org

Selain membaca doa sesudah sholat, Moms juga bisa berzikir. Berikut ini adalah sebagian zikir sesudah sholat yang biasa dilakukan oleh Rasulullah SAW. Ini sudah sesuai dengan ketentuan yang ada karena bisa didapati dalam hadits-hadits shahih. Bacaannya yakni:

1. Membaca Istighfar Tiga kali

Bacaannya: ‘Astaghfirulloh, Astaghfirulloh, Astaghfirulloh,’. Artinya: ‘Aku mohon ampun kepada Allah, Aku mohon ampun kepada Allah, Aku mohon ampun kepada Allah."

2. Membaca Doa Keselamatan

‘Allohumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.’ Artinya: ‘Ya Allah, Engkau adalah Maha Pemberi keselamatan dan keselamatan hanyalah dari-Mu, Mahaberkah Engkau, wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan,’.

Istighfar dan doa ini berdasarkan hadits riwayat Muslim.

3. Membaca Zikir

‘Laa ilaha illalloh wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Allohumma laa maani’a limaa a’thoyta wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jadd.’ Artinya: ‘Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya.

Kerajaan dan pujian hanyalah milik-Nya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menolak apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau tolak. Juga tidak bermanfaat orang kaya (tanpa amal), dari-Mu segala kekayaan.

Zikir ini berdasarkan hadits riwayat Muslim.

4. Ayat Kursi

‘Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum laa ta’khudzuhuu sinatuuw walaa naum lahuu maa fiis samaawaati wamaa fil ardhi man dzaal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa bi-idznih ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum walaa yuhiithuuna bisyai-in min ‘ilmihii illaa bimaasyaa-a wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardho walaa ya-uuduhuu hifzhuhumaa wahuwal ’aliyyul azhiim.’

Artinya: ‘Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya, tidak mengantuk dan tidak tidur KepunyaanNya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izinNya?

Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.’

Membaca ayat kursi dari surat Al-Baqarah ayat 255 sebagai zikir sesudah sholat ini berdasarkan hadits riwayat An Nasa’i

5. Tasbih 33x, Tahmid 33x, Takbir 33x

Tasbih: ‘Subhaanalloh.’ Artinya: ‘Maha suci Allah.’

Tahmid: ‘Alhamdulillah.’ Artinya: ‘Segala puji bagi Allah.’

Takbir: ‘Allohu akbar.’ Artinya: ‘Allah Maha Besar.’

Berdasarkan hadits riwayat Muslim dan Abu Daud, membaca ketiganya disunnahkan masing-masing 33 kali.

6. Membaca Zikir

‘Laa ilaha illalloh wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir,’. Artinya: ‘Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Kerajaan dan pujian hanyalah milik-Nya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.’

Masih dalam hadis yang sama dengan riwayat Muslim dan Abu Daud di atas, sunnah lainnya adalah membaca zikir ini.

7. Doa Minta Zikir, Syukur, Ihsan

‘Alloohumma a’innii ‘alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatik,’. Artinya: ‘Ya Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.’

Doa ini bersumber dari hadits shahih riwayat An Nasa’i dan Abu Dawud

Baca Juga: 10 Doa Agar Bayi Sungsang Bisa Kembali ke Posisi Normal, Yuk Amalkan!

Keutamaan Doa dan Zikir Sesudah Sholat

Doa Sesudah Sholat -3.jpg

Foto: Muslim.sg

Doa sesudah sholat juga memiliki makna tersendiri. Dalam studi The Journal of Rotterdam Islamic and Social Sciences, dalam Islam, berdoa berarti menyerahkan diri seutuhnya kepada tuhan , dan sholat adalah komunikasi antara domain temporal dan spiritual serta berfungsi sebagai pengatur dan sistem penyeimbang kepribadian dan karakter.

Dalam konteks ibadah, jika shalat dilakukan secara sadar, itu memperbaiki orang baik secara internal maupun eksternal. Sebab, jika seseorang mengadirkan Tuhan sepanjang waktu, ini akan mengatur perilakunya.

Zikir secara bahasa adalah selalu mengingat. Namun secara umum, zikir dapat berarti salah satu ibadah yang menyebabkan seorang hamba terus mengingat Allah SWT. Beberapa keutamaan zikir yang dijelaskan dalam Alquran dan juga hadis, yakni:

  • Zikir adalah perintah Allah SWT. “Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir sebanyak-banyaknya.” (QS Al Ahzab: 41).
  • Zikir mendatangkan ampunan dan pahala. “Laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir, Allah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS Al Ahzab: 35).
  • Allah mengingat orang yang zikir. “Maka ingatlah kepada-Ku niscaya Aku pun ingat kepadamu.” (QS Al Baqarah: 152).
  • Hati menjadi tenang. “Orang-orang yang beriman, hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah. Ingatlah, dengan berzikir kepada Allah, hati menjadi tenang.” (QS Ar-Ra’d: 28).

Selain zikir, doa juga memiliki banyak keutamaan, seperti:

  • Doa adalah perintah Allah SWT. “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS Al Mu’min: 60).
  • Allah SWT mengabulkan doa hambaNya. “Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu.” (QS Al Baqarah: 186).
  • Doa adalah ibadah. “Doa itu adalah ibadah.” (HR Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).
  • Allah SWT memuliakan doa. “Tidak ada sesuatu yang lebih dimuliakan Allah Ta’ala daripada doa.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).
  • Doa bisa mengubah qadha’ atau takdir ketentuan Allah SWT. “Tidak ada yang bisa menolak qadha kecuali doa dan tidak ada yang bisa menambah umur kecuali perbuatan baik.” (HR Tirmidzi).

Seluruh keutamaan tersebut adalah bagian dari keutamaan yang juga akan didapatkan saat seseorang memanjatkan doa sesudah sholat. Abu Umamah Al Bahili RA meriwayatkan bahwa ada seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW:

“Ya Rasulullah, doa manakah yang didengar Allah?” Beliau menjawab: “(Doa pada) akhir malam dan setelah sholat maktubah (sholat wajib).” (HR Tirmidzi).

Dengan menjalankan doa sesudah sholat, diharapkan menjadi momen terungkapnya segala harapan akan kehidupan dan juga ibadah dibarengi dengan keberkahan yang Allah SWT berikan dalam setiap amalan ibadah yang dilakukan.

Sumber:

  • https://www.researchgate.net/publication/276424526_Supplication_Prayer_and_the_Inner_Peace_They_Afford
  • https://saintif.com/doa-setelah-sholat/
  • https://bersamadakwah.net/doa-setelah-sholat/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait