3-12 bulan

30 Mei 2019

Bagaimana Cara Melatih Anak Agar Jalan Seimbang?

Untuk melatih anak agar jalan seimbang, dibutuhkan cara yang tepat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Intan Aprilia

Momen-momen melihat anak tumbuh besar menjadi momen yang tak dapat dilupakan sekaligus juga mengharukan.

Ada masa ketika anak sudah dapat berbicara, makan sendiri, berjalan, hingga ia mampu melakukan segala sesuatu dengan badannya sendiri. Rasanya sebagai orang tua, Moms dan suami pasti akan merasa terharu.

Proses menuju ke sana menjadi proses yang menantang juga bagi setiap orang tua. Apa yang dilakukan kepada anak sejak kecil dapat memengaruhi masa depannya.

Maka itu, penting sekali untuk memberikan stimulasi yang tepat sejak masih dini agar perkembangan anak berjalan optimal.

Stimulasi yang harus dilatih orang tua untuk anak adalah stimulasi kemampuan motorik kasarnya.

Baca Juga: Anak Usia 1 Tahun Belum Bisa Jalan, Wajarkah?

Kemampuan motorik kasar adalah kemampuan manusia untuk menggerakan otot-otot besarnya atau bahkan seluruh tubuhnya.

Kemampuan ini berawal dari gerakan sederhana yang dilakukan sejak bayi seperti mengangkat kepala, berguling, merangkak, hingga anak jalan dengan seimbang.

Menurut early childhood practitioner dan co-founder Rumah Dandelion, Carmelia Riyadhni, kemampuan motorik kasar harus dilatih sejak dini karena dapat berdampak bagi masa depannya.

“Anak perlu menciptakan gerakan yang dilakukan secara sadar untuk kemampuan hidupnya, misalkan melatih otot kaki agar kuat berjalan dan menjaga keseimbangan agar tidak mudah terjadi. Hal ini bisa dilatih dengan memberikan stimulasi pada bayi agar mampu mengasah kemampuannya dengan lebih baik,” ujar Carmelia ketika berbincang-bincang pada Kulwap Orami Community pada Selasa (5/3) lalu.

Baca Juga: Ternyata Anak Baru Boleh Menyeberang Jalan Sendiri Saat Umur Ini!

Melatih Anak Jalan dengan Seimbang

Melatih Anak Jalan dengan Seimbang

Di dalam melatih anak jalan dengan seimbang, Moms perlu memastikan bahwa ia sudah mampu duduk dengan tegap dan berdiri dengan stabil. Selain itu, pastikan bahwa otot kakinya kuat untuk menopang tubuhnya.

Cara melatihnya dengan memperbanyak aktivitas di alas yang datar. Ketika sudah kuat, anak bisa belajar berjalan.

Ketika belajar berjalan, awalnya anak mungkin akan merasa sulit untuk berjalan stabil dan harus berpegangan. Hal ini wajar terjadi, Moms.

Untuk itu, anak membutuhkan stimulasi untuk indera vestibularnya agar anak jalan dengan seimbang.

“Indera vestibular adalah indera internal yang bertugas mengatur keseimbangan ketika tubuh bergerak. Stimulasi ini bisa dilakukan dengan kegiatan berayun atau berputar. Stimulasi ini dapat juga membantu anak untuk berguling, merangkak, hingga berjalan stabil,” ungkap Carmelia.

Selain itu, Moms dan pasangan penting untuk melatih indera proprioseptif anak. Indera proprioseptif adalah indera internal yang bertugas untuk memberikan pesan mengenai posisi tubuh dan gerakan yang dilakukan seseorang.

“Misanya anak sedang lincah-lincahnya untuk bergerak dan tidak membentur barang-barang di sekitar atau menunduk saat melewati terowongan. Stimulasi diberikan dengan memberikan banyak kegiatan untuk melewati rintangan agar anak terlatih lebih gesit untuk bergerak,” lanjut Carmelia.

Baca Juga: Ada Balkon di Rumah? Pastikan Balita Aman dengan 4 Tips Ini

Jika anak awal-awalnya terjatuh atau terbentur, tidak masalah dan jangan keburu khawatir, ya, Moms.

Selama masih dalam pengawasan orang tua, maka sepertinya anak tidak akan terbentur terlalu keras. Maka itu, pastikan anak selalu didampingi.

Untuk mencegah anak terbentur meja atau kursi, Moms bisa memberikan busa pada tiap-tiap ujung meja agar tidak melukai Si Kecil.

Intinya, observasi terhadap keadaan rumah juga diperlukan untuk meningkatkan kemampuan anak jalan dengan seimbang.

Kemampuan motorik kasar anak yang dibarengi dengan kemampuan sensori menjadi awal untuk melatih kemampuan kognitifnya.

Jadi, pastikan anak mendapatkan stimulasi yang tepat sejak dini agar kemampuannya bisa terlatih dengan baik. Selamat menikmati masa bermain sambil belajar dengan Si Kecil, Moms!

(DG/INT)

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait