3-12 bulan

25 Oktober 2021

3 Pertolongan Pertama pada Bayi Jatuh dari Tempat Tidur dan Cara Mencegahnya

Jangan anggap sepele ketika ia ngantuk berlebihan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Melihat bayi jatuh dari tempat tidur cukup keras, bisa sangat menakutkan bagi orang tua.

Naluri pertama Moms setelah melihatnya mengalami kecelakaan tentu memastikan apakah ia baik-baik saja.

Mengetahui tanda-tanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan Si Kecil setelah jatuh yang serius sangat penting dalam menghadapi situasi ini.

Semakin cepat Moms menentukan ada sesuatu yang salah, semakin cepat pula Moms bisa mendapatkan bantuan yang diperlukan untuk memastikan ia mengalami pemulihan secara optimal. 

Berikut ini adalah informasi seputar bayi jatuh dari tempat tidur dan tanda-tanda serta cara mengatasinya.

Disimak dengan seksama ya, Moms!

Baca Juga : Bayi Jatuh dari Tempat Tidur, Hal Mengerikan Ini Terjadi

Pertolongan Pertama Bayi Jatuh dari Tempat Tidur

crying-baby_1218-513.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Melansir Healthline, terjatuh mungkin membuat Si Kecil kehilangan kesadaran, tampak pincang atau terluka, lalu biasanya kembali sadar dan tampak baik-baik saja tidak lama kemudian.

Bagaimanapun, dalam kondisi darurat medis, kenali jika Si Kecil mengalami cedera kepala serius.

Seperti tanda-tanda pendarahan atau tidak sadarkan diri. Hubungi layanan darurat setempat sesegera mungkin.

Jangan pindahkan anak dalam kondsi ini kecuali jika ia berisiko terkena cedera lebih lanjut.

Berikut ini adalah pertolongan yang harus Moms lakukan bila bayi jatuh dari tempat tidur:

1. Cek Kondisi dan Kesadaran Bayi

Bayi jatuh dari tempat tidur bisa menyebabkan kehilangan kesadaran. Ia bisa tampak lemas atau tertidur, sebelum sadar kembali.

Kondisi demikian tergolong darurat medis, terlebih jika tampak ada cedera kepala serius, seperti tanda perdarahan atau ketidaksadaran.

Segera hubungi rumah sakit atau tenaga kesehatan terdekat.

Namun, dalam situasi demikian, memindahkan bayi segera justru berisiko tinggi bayi mengalami cedera lebih lanjut.

Maka, jangan pindahkan bayi, tetapi dampingi untuk memeriksa kondisinya. Jika Si Kecil muntah atau kejang, jaga leher tetap lurus, dan balikkan tubuhnya.

Saat melihat perdarahan, tekan lembut dengan kain bersih sampai bantuan tiba. Namun, bagaimana jika bayi tidak terluka parah?

Reaksi umumnya adalah ia akan menangis kencang. Setelah memeriksa kondisi fisiknya dan tidak ada tanda-tanda terluka parah, gendong perlahan dan peluk sambil menghiburnya.

Bayi pasti sedang ketakutan karena kejadian tersebut. Sambil menghibur, periksa apakah ada tanda cedera yang tampak.

Membawanya ke dokter segera setelah jatuh sangat disarankan pada bayi jatuh dari tempat tidur yang berusia kurang dari 1 tahun.

Sementara, apabila Moms tidak melihat tanda luka apa pun, tetap tenangkan bayi. Begitu tangisannya mereda, periksa lagi tubuh dan kepalanya, apakah ada luka, benjol, atau memar.

Baca Juga : 7 Tips Menghindari Bayi Jatuh dari Tempat Tidur

2. Terus Perhatikan Bayi

Bagaimana jika ia beraktivitas seperti biasa setelah bayi jatuh dari tempat tidur?

Kemungkinan kondisinya cukup aman, meski tetap perlu dipantau selama beberapa waktu. Membantunya beristirahat bisa menjadi upaya pemulihan atas rasa terkejut bayi pasca jatuh.

Namun, apabila Moms sulit membangunkan bayi setelah ia tidur, atau ia tidur lebih lama dari biasanya, coba konsultasikan ke dokter.

Kemudian, dokter biasanya akan menyarankan untuk menekan risiko luka lebih parah minimal 1x24 jam ke depan.

Maka, hindari anak dari aktivitas permainan fisik seperti memanjat kursi atau tempat tidur.

Moms bisa menggantinya dengan kegiatan yang tidak membutuhkan banyak pergerakan atau aktivits fisik.

Misalnya, membacakan buku, bermain balok, atau sekadar bernyanyi bersama.

3. Obati Jika Ada Benjolan

Jika Moms melihat benjolan pada kepala setelah bayi jatuh dari tempat tidur, sebaiknya cepat kompres menggunakan handuk yang telah dibasahi air dingin.

Kompres selama kurang lebih 2-5 menit. Biasanya jika tak terlalu besar, benjolnya akan mengempes dalam waktu yang cepat.

Bila tak hilang juga, segera bawa Si Kecil ke dokter. Tanyakan juga pada dokter, apakah bayi boleh mengonsumsi obat penghilang rasa sakit seperti paracetamol atau ibuprofen.

Namun, jangan pernah berikan si kecil aspirin.

Baca Juga: Waspada! Bayi Rentan Jatuh dari Kasur di Fase Pertumbuhan Ini

Tanda Cedera Serius

baby-doctor.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Jika Si Kecil kehilangan kesadaran atau tidak bernapas, mulailah resusitasi jantung kardiopulmoner (CPR) dan hubungi layanan darurat untuk mendapatkan bantuan.

NewKidsCenter menyarankan perawatan medis harus segera dilakukan jika muncul tanda bahaya bayi terjatuh meliputi:

  • Kejang
  • Pendarahan yang tidak berhenti setelah ditekan
  • Si kecil bernapas tetapi tidak responsif atau Moms tidak bisa membangunkannya saat ia pingsan
  • Tanda-tanda patah tulang seperti tungkai duduk pada sudut yang canggung
  • Tanda-tanda cedera otak seperti pergerakan mata yang tidak biasa atau perubahan ukuran pupil
  • Tanda-tanda patah tulang tengkorak (area bengkak dan lembut di kulit kepala bayi, ditemukan darah pada pupil mata, darah atau cairan pink yang deras dari telinga atau mata)
  • Tanda-tanda gegar otak seperti kantuk berlebihan, muntah, perubahan pada cara merangkak atau berjalan
  • Sakit kepala, pusing, kebingungan, lemah, bermasalah dengan penglihatan, keterampilan motorik atau kemampuan bicara
  • Berteriak atau menangis berkepanjangan yang bisa menandakan adanya luka dalam

Baca Juga : Fatal Akibatnya, Ini Alasan Bayi Cuma Boleh Menggunakan Car Seat Paling Lama 2 Jam!

Tips Mencegah Bayi Jatuh dari Tempat Tidur

2 Kosongkan Tempat Tidur.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Bertindak cepat dan memeriksa Si Kecil dapat membantu Moms mengurangi risiko bahaya bayi jatuh dari tempat tidur lebih lanjut.

Moms mungkin perlu terus memerhatikan anak selama 1 bulan untuk memastikan efek jangka panjang dari cedera otak belum terjadi.

Terlibat dalam pencegahan bayi jatuh dari tempat tidur kembali dapat membantu memastikan bahwa Moms tidak perlu khawatir dan panik karena Si Kecil terjatuh dan terbentur di lain kesempatan.

Oleh karena itu, itu Moms harus melakukan berbagai pencegahan agar ia terhindar dari risiko jatuh.

Melansir Medical News Today, beberapa tipsnya antara lain:

  • Usahakan menggunakan tempat tidur khusus bayi untuk menjaga si kecil dari cedera
  • Perhatikan si kecil di manapun ia berada
  • Meskipun ia sedang main di tempat tidur, jangan sampai Moms lengah
  • Moms juga bisa menggunakan karpet tebal di lantai sekitar tempat tidur Moms maupun si bayi
  • Pastikan mebel dan peralatan yang ada di sekitar bayi aman dan tidak berisiko melukainya
  • Jangan menaruh mainan di kasur Si Kecil

Selain itu, Moms juga bisa menciptakan rumah yang aman untuk anak guna mencegah Si Kecil dari cedera.

Baik saat tidur maupun bermain, bisa saja bayi jatuh dari tempat tidur. Bila hal ini terjadi, Moms jangan buru-buru panik. Tenangkan dulu Si Kecil, lalu rawat lukanya dan pantau kondisinya.

Apabila Si Kecil menunjukkan gejala atau keluhan yang perlu diwaspadai, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Pertolongan Pertama Bayi Jatuh Terbentur Kepala, Moms Wajib Tahu!

Itu dia Moms informasi seputar bayi jatuh dari tempat tidur beserta cara memberikan pertolongan pertama dan pencegahannya.

Semoga bermanfaat ya, Moms!

  • https://www.healthline.com/health/parenting/baby-fell-off-bed#signs-of-a-concussion
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/322208
  • https://health.clevelandclinic.org/what-to-do-if-your-infant-falls-off-the-bed-or-changing-table/
  • https://www.latimes.com/opinion/op-ed/la-oe-reiss-sleep-alone-20170324-story.html
  • https://www.fatherly.com/parenting/5-facts-about-cosleeping-parents-kids/
  • https://www.healthline.com/health/parenting/co-sleeping-with-toddlers
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait