16 Maret 2020

Makan Garam Berlebihan saat Hamil, Ini Bahayanya

Mengonsumsi garam berlebihan saat hamil ternyata dapat berdampak untuk kesehatan Moms

Garam, menjadi bumbu dapur yang dapat membuat makanan menjadi lebih gurih dan lezat.

Rata-rata setiap makanan pasti ditambahkan garam untuk menambah cita rasa.

Namun ternyata, ada bahaya mengintai ketika ibu hamil terlalu banyak mengonsumsi garam.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mengungkapkan pentingnya pembatasan garam saat hamil karena meningkatkan risiko gangguan hipertensi saat kehamilan.

Faktanya, hipertensi saat kehamilan bisa memengaruhi sekitar 10 persen dari semua wanita hamil di dunia, hal ini juga termasuk preeklamsia, eklamsia, hipertensi kehamilan, dan hipertensi kronis.

Hal ini membuktikan bahaya dapat terjadi ketika bumil terlalu banyak mengonsumsi garam.

Baca Juga: 5 Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Bisa Berbahaya

Bahaya Makan Garam Saat Hamil

Makan garam terlalu banyak saat hamil bisa memiliki efek samping, yang nantinya dapat membahayakan kondisi Moms dan juga janin, di antaranya:

1. Terjadinya Edema

Konsumsi Garam Berlebih saat Hamil, Ini Bahayanya-2.jpg
Foto: Konsumsi Garam Berlebih saat Hamil, Ini Bahayanya-2.jpg

Foto: motherandbaby.co.uk

Pembengkakan atau yang dikenal dengan edema pada kaki dan tangan saat hamil mungkin adalah hal yang normal terjadi.

Hal ini terjadi karena tubuh meningkatkan produksi cairan, terutama pada trimester akhir kehamilan. Nah, konsumsi garam berlebih dapat memperburuk kondisi ini.

Jadi, coba perhatikan makanan yang dikonsumsi sebaiknya tidak mengandung garam berlebih.

2. Mengganggu Fungsi Ginjal

Konsumsi Garam Berlebih saat Hamil, Ini Bahayanya-3.jpg
Foto: Konsumsi Garam Berlebih saat Hamil, Ini Bahayanya-3.jpg

Foto: babycenter.com

Studi yang diterbitkan dalam American Journal of Physiology- Renal Physiology pada tahun 2011 lalu menemukan, terlalu banyak atau terlalu sedikit garam saat hamil dapat memengaruhi fungsi dan perkembangan ginjal.

Hal ini akhirnya dapat berpengaruh pada tekanan darah yang menjadi lebih tinggi dan terganggunya fungsi ginjal. Jadi, lebih baik perhatikan asupan garam yang dikonsumsi.

3. Kehilangan Kalsium Hingga Preeklampsia

Konsumsi Garam Berlebih saat Hamil, Ini Bahayanya-4.jpg
Foto: Konsumsi Garam Berlebih saat Hamil, Ini Bahayanya-4.jpg

Foto: 30seconds.com

Asupan natrium yang tinggi meningkatkan jumlah kalsium yang dikeluarkan oleh tubuh Moms.

Menurut Linus Pauling Institute, makan terlalu banyak garam dapat meningkatkan hipertensi saat kehamilan.

Hipertensi saat hamil bisa mengakibatkan preeklamsia, yaitu suatu kondisi berbahaya yang ditandai dengan pembengkakan hingga dapat mengakibatkan kejang dan kelahiran prematur.

Baca Juga: Wajib Dikonsumsi, Ini 5 Daftar Makanan Sehat Ibu Hamil

Batasan Aman Ibu Hamil Makan Garam

Konsumsi Garam Berlebih saat Hamil, Ini Bahayanya-1.jpg
Foto: Konsumsi Garam Berlebih saat Hamil, Ini Bahayanya-1.jpg

Foto: health.harvard.edu

Ibu hamil membutuhkan banyak nutrisi yang masuk ke dalam tubuhnya, agar berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan janin. Namun, berhati-hati dalam mengonsumsi garam, ya, Moms!

Adapun batasan aman ibu hamil mengonsumsi garam, yaitu sekitar 3,8 gram dan jumlah maksimal adalah 5,8 gram.

Jadi, mengonsumsi garam saat hamil bukan berarti menjadi pantangan. Namun, tetap perhatikan asupan garam yang dikonsumsi agar tidak melebihi batas.

Cara Menyiasati Makan Garam saat Hamil

Konsumsi Garam Berlebih saat Hamil, Ini Bahayanya-5.jpg
Foto: Konsumsi Garam Berlebih saat Hamil, Ini Bahayanya-5.jpg

Foto: healthline.com

Perlu Moms pahami, makan garam saat hamil bukan hanya menambahkan garam pada makanan yang dimasak.

Nyatanya, setiap makanan yang dikonsumsi pasti mengandung garam, namun berbeda-beda takarannya.

Cara termudah adalah membaca label nutrisi pada setiap makanan yang Moms konsumsi.

Hal ini untuk menyadarkan seberapa banyak kandungan natrium per porsi makanan.

Langkah kedua adalah membatasi kalori yang masuk. Ibu hamil memang diharuskan makan lebih banyak, tapi jangan sampai mengesampingkan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

Ibaratnya, kualitas lebih penting dari kuantitas. Jangan sampai penambahan berat badan Moms tidak sebanding dengan kesehatan janin di dalam kandungan.

Baca Juga: Konsumsi Garam dan MSG Saat Menyusui, Ketahui 5 Hal Ini

“Kurangi makanan olahan dan makanan yang berasal dari restoran karena umumnya mengandung garam lebih tinggi. Selain itu, pertahankan berat badan agar kenaikannya tetap normal,” ujar Dr. Elliott Antman, profesor kedokteran dari Brigham and Women's Hospital.

Itulah yang penting diketahui tentang natrium yang dikonsumsi selama kehamilan. Tetap rutin ke dokter kandungan juga menjadi pencegahan gangguan kesehatan selama kehamilan.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.