Scroll untuk melanjutkan membaca

TRIMESTER 1
31 Januari 2023

30 Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Catat Moms!

Es krim dengan susu tidak dipasteurisasi juga termasuk, lho!
30 Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Catat Moms!

Ngidam saat hamil boleh saja, namun tetap perlu memerhatikan makanan yang dilarang untuk ibu hamil.

Semasa kehamilan berlangsung, bukan saja tubuh yang berubah, melainkan gaya hidup juga, lho.

Hal ini tak lain tujuannya agar ibu dan janin tetap dalam keadaan sehat.

Oleh karena itu, Moms harus lebih teliti dalam memilah-milah makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Baca Juga: Perkembangan Janin dan Fakta-fakta Trimester 3, Bumil Harus Tahu!

Daftar Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Bagi Moms yang tengah memasuki usia kehamilan trimester pertama, Moms harus menghindari untuk mengonsumsi makanan-makanan mantah.

Selain makanan mentah, terdapat beberapa daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil lainnya.

Mungkin, sederet makanan di bawah ini ada yang menjadi kesukaan para ibu hamil.

Lantas apa saja makanan yang dilarang untuk ibu hamil? Berikut beberapa daftarnya yang perlu dicatat.

1. Kerang Mentah

Kerang Mentah

Foto: Kerang Mentah

Makanan pertama yang dilarang untuk ibu hamil, khususnya ibu hamil dengan usia kehamilan trimester 1 adalah kerang yang tidak dimasak secara matang atau masih mentah.

Kerang memang memiliki banyak nutrisi yang baik bagi tubuh, namun tidak dengan yang belum benar-benar matang.

Dilansir dari jurnal U.S Library of Medicine, ikan mentah, terutama kerang, dapat menyebabkan beberapa infeksi.

Ini dapat berupa virus, bakteri atau parasit seperti norovirus, vibrio, salmonella, dan listeria.

2. Ikan Merkuri Tinggi

Merkuri adalah unsur yang sangat beracun dan umum ditemukan di air yang tercemar.

Dalam jumlah yang lebih tinggi, makanan dengan merkuri tinggi bisa menjadi racun bagi sistem saraf, sistem kekebalan, dan ginjal.

Ikan dengan kandungan merkuri tinggi yang harus dihindari meliputi:

  • Ikan hiu
  • Ikan todak
  • Makarel raja
  • Tuna (terutama ikan mata besar)
  • Ikan marlin

Oleh karena itu, ikan yang mengandung merkuri sebaiknya tidak dikonsumsi ibu hamil muda ataupun tua.

dr. Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, Sp.GK juga mengatakan bahwa ikan yang mengandung merkuri tinggi peru dihindari dan sebaiknya dibatasi maksimal 2 porsi per minggu.

Sementara itu, Food and Drug Administration (FDA) membolehkan ibu hamil mengonsumsi ikan dengan merkuri rendah.

Ikan dengan kadar merkuri rendah sangat berlimpah, di antaranya adalah:

Ikan-ikan tersebut adalah pilihan yang sangat baik karena mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi.

Kandungan tersebut penting untuk perkembangan otak janin di dalam kandungan.

Baca Juga: 7 Penyebab Pusar Sakit saat Hamil, Sering Terjadi di Trimester Kedua

3. Minuman Berenergi

Minuman Berenergi

Foto: Minuman Berenergi

Ini bisa sangat mengecewakan jika Moms penggemar berat minuman tertentu.

Minuman energi tidak dianjurkan untuk dikonsumsi selama kehamilan.

Ini karena, sebagian besar kemungkinan minuman tersebut mengandung kafein tingkat tinggi.

Kandungan inilah yang tidak dianjurkan dikonsumsi ibu hamil.

4. Jus Kemasan

Minuman dan makanan yang dilarang untuk ibu hamil termasuk satu ini.

Jus kemasan dipercaya tidak sehat apabila diminum secara sering seiring kehamilan muda berlangsung.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari konsumsi jus kemasan saat hamil dan menyusui.

Lebih baik menggantikan dengan potongan buah segar tanpa pengawet atau pemanis buatan.

5. Es Krim

Es Krim

Foto: Es Krim

Es krim dengan susu yang dipasteriurisasi memang baik untuk kesehatan. Meski demikian, ada beberapa jenis yang tak boleh dikonsumsi.

Dalam National Health Services menjelaskan, es krim termasuk makanan yang perlu dihindari oleh ibu hamil.

Terlebih bagi es krim dengan gula buatan yang tinggi.

Hal ini bisa menyebabkan diare saat hamil tua, dehidrasi, serta infeksi yang berkelanjutan.

Baca Juga: 9 Fakta Unik Kembar Identik dan Kembar Fraternal, Simak Yuk Moms!

6. Dressing Salad

Dressing salad memang terlihat enak untuk dikonsumsi bersama sayuran segar.

Sayangnya, ini tidak baik untuk ibu hamil muda ataupun menginjak 26 minggu kehamilan ke atas.

Dalam webmd.com memaparkan, ada beberapa saus salad yang dibuat dengan telur mentah.

Beberapa dressing salad yang dimaksud seperti:

  • Mayones
  • Saus bearnaise
  • Saus hollandaise
  • Saus buatan rumah

Mengonsumsi ini dalam jumlah banyak, akan berpotensi mengganggu kesehatan ibu hamil dan juga janin di dalam kandungan.

7. Telur Mentah

Telur Mentah

Foto: Telur Mentah (pexels)

Telur mentah juga termasuk makanan yang dilarang untuk ibu hamil trimester pertama, lho. Ini karena dapat terkontaminasi dengan Salmonella.

Gejala infeksi Salmonella yang mungkin akan timbul seperti demam, mual, muntah, kram perut, dan diare.

Namun dilansir dari jurnal Salmonella Sepsis and Second-Trimester Pregnancy Loss, meskipun jarang terjadi, infeksi dapat menyebabkan kram di rahim.

Ini yang menyebabkan kelahiran prematur atau meninggal di dalam kandungan.

Hindari juga makan telur setengah matang ya, Moms.

"Makanan mentah atau setengah matang seperti sashimi, lalapan, telur setengah matang, daging setengah matang, dan mayones (yang terbuat dari telur mentah)," Ujar dr. Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Pondok Indah.

Baca Juga: 6 Hal yang Akan Dialami Saat Hamil 18 Minggu, Bersiap Ya Moms!

8. Telur Non Pasteurisasi

Tak hanya susu yang dipasteurisasi, telur pun perlu pengolahan ini, Moms.

Sebagian besar produk komersial telah membuat produk telur yang melalui pengolahan pasteriusasi.

Hal ini agar kandungan telur matang sempurna dan aman dikonsumsi.

Namun, Moms harus selalu membaca label pada telur untuk memastikannya. Untuk amannya, pastikan selalu memasak telur sampai matang di rumah sendiri.

9. Kecambah Mentah

Kecambah Mentah

Foto: Kecambah Mentah

Kecambah mentah, termasuk jenis alfalfa, lobak, dan kacang hijau, dapat terkontaminasi dengan Salmonella.

Lingkungan lembap dibutuhkan oleh benih untuk mulai tumbuh ideal untuk jenis bakteri ini. Jika telah terjangkit, ini hampir mustahil untuk dibersihkan.

Karena alasan inilah, wanita hamil dilarang makan kecambah mentah sama sekali.

Namun, kecambah aman dikonsumsi setelah dimasak, ya.

10. Daging Tidak Dimasak

Beberapa masalah yang sama dengan ikan mentah, juga ditemukan dalam daging yang kurang matang.

Makan daging yang kurang matang atau mentah akan meningkatkan risiko infeksi.

Infeksi yang rentan terjadi yakni seperti:

Jenis bakteri ini dapat mengancam kesehatan Si Kecil dan mungkin juga menyebabkan kematian di dalam kandungan.

Selain sebagian besar bakteri ditemukan di permukaan potongan daging, ini mungkin tertinggal di dalam serat otot daging.

Baca Juga: 8 Minuman yang Dilarang untuk Ibu Hamil, Hindari!

11. Daging Siap Saji

Daging Sapi

Foto: Daging Sapi (Istockphoto.com)

Apakah yang dimaksud daging siap saji? Jenis daging ini seperti hot dog dan deli yang perlu menjadi perhatian khusus.

Jenis daging seperti ini dapat terinfeksi berbagai bakteri selama pemrosesan atau penyimpanan.

Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi produk daging olahan, kecuali telah dipanaskan kembali hingga mengepulkan asap.

Beberapa jenis daging yang dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil 3 bulan ke atas yakni:

  • Tenderloin
  • Sirloin
  • Ribeye

Ini mungkin aman dikonsumsi jika tidak dimasak seluruhnya dengan benar.

12. Ayam Mentah

Ayam juga termasuk dalam makanan yang dilarang untuk ibu hamil.

Baik setengah matang atau mentah, ini sangat berbahaya apabila dimakan oleh siapa pun.

Sebaiknya Moms memasak dan mengolah daging ayam dengan baik sebelum dikonsumsi.

Seseorang mungkin terinfeksi parasit toksoplasma jika makan daging yang masih merah muda di bagian dalamnya.

13. Buah Nanas

Nanas

Foto: Nanas

Bolehkah makan nanas untuk ibu hamil? Buah ini memang sangat baik untuk dikonsumsi.

Hal ini lantaran manfaat nanas mengandung berbagai vitamin C, zat besi, dan magnesium yang tinggi.

Namun, ada juga buah yang sebaiknya tidak boleh dimakan oleh ibu hamil. Hal ini seperti nanas muda untuk usia kehamilan pertama.

Nanas muda mengandung bromelain yang dapat melunakkan serviks dan menyebabkan kelahiran prematur.

Zat ini merangsang kontraksi rahim yang kuat dan berujung pada keguguran.

Ini terutama apabila mengonsumsi nanas berlebihan, misalnya sebanyak 8 buah per hari.

Baca Juga: 11 Manfaat Tulang Ikan dan Kandungan Gizinya, Salah Satunya Bagus untuk IQ!

14. Jeroan Daging

Jeroan merupakan sumber berbagai nutrisi, termasuk zat besi, vitamin B12, vitamin A, seng, selenium, dan tembaga.

Semua nutrisi ini baik untuk Moms dan Si Kecil. Namun, makan terlalu banyak vitamin A hewani tidak dianjurkan selama kehamilan.

Dalam jurnal Vitamin A and Pregnancy: A Narrative Review, jeroan ini sebagian besar mengandung vitamin A yang cukup tinggi.

Mengonsumsi terlalu banyak vitamin A yang telah dibentuk sebelumnya, dapat menyebabkan kelainan bawaan dan keguguran.

Oleh karena itu, jeroan termasuk makanan yang dilarang untuk ibu hamil muda.

15. Minuman Kafein

Minuman Berkafein

Foto: Minuman Berkafein (Medicalnewstoday.com)

Moms mungkin adalah tipe orang yang menyukai secangkir kopi, teh, minuman ringan, atau coklat panas.

"Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, dan minuman berenergi, sebaiknya dibatasi maksimal 1 porsi per hari," kata dr. Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, Sp.GK.

Namun, jika Moms sedang hamil, umumnya disarankan untuk membatasi asupan kafein.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) memaparkan, ibu hamil perlu mengonsumsi kafein di bawah 200 miligram (mg) per hari.

Kafein diserap dengan sangat cepat dan mudah masuk ke dalam plasenta.

Ini dapat berujung pada penumpukan kafein di plasenta dan mengganggu kebutuhan nutrisi janin.

16. Makanan Tinggi Gula

Asupan gula yang tinggi selama kehamilan terbukti membatasi pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko berat badan lahir rendah saat melahirkan.

Tak hanya itu, ini juga memicu diabetes gestasional dengan adanya lonjakan gula dalam darah.

Ini juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian bayi dan penyakit kronis yang lebih tinggi di masa dewasa.

Jadi jangan konsumsi terlalu banyak makanan tinggi gula, ya Moms.

Baca Juga: Perut Bayi Bunyi, Tanda Lapar atau Suatu Masalah Kesehatan?

17. Makanan yang Tidak Dicuci

sayuran yang tidak dicuci

Foto: sayuran yang tidak dicuci

Permukaan buah dan sayuran yang tidak dicuci atau dikupas, dapat terkontaminasi oleh beberapa bakteri dan parasit.

Bakteri ini dapat diperoleh dari tanah atau melalui tangan ke makanan.

Kontaminasi dapat terjadi kapan saja selama produksi, waktu panen, atau penyimpanan dan distribusi makanan.

Karena itu, jangan sampai tidak mencuci sayuran sebelum dimasak atau dikonsumsi, Moms.

18. Sashimi Mentah

Konsumsi sashimi mentah diduga sebagai faktor risiko toksoplasmosis pada manusia.

Kebanyakan bayi yang terinfeksi bakteri toxoplasma saat masih dalam kandungan, tidak memiliki gejala saat lahir.

Dalam Centers for Disease Control and Prevention (CDC), disebutkan gejala seperti kebutaan atau cacat intelektual dapat berkembang di kemudian hari.

Terlebih lagi, sebagian kecil bayi baru lahir yang terinfeksi, mungkin mengalami kerusakan mata atau otak yang serius saat lahir.

19. Susu Tidak Dipasteurisasi

Susu UHT

Foto: Susu UHT (Orami Photo Stock)

Susu mentah dan keju yang tidak dipasteurisasi dapat mengandung berbagai bakteri berbahaya, termasuk listeria dan Campylobacter.

Sebuah jurnal dalam U.S. National Library of Medicine menyebutkan bahwa infeksi yang terjadi dapat memiliki dampak yang mengancam jiwa untuk bayi yang belum lahir.

Bakteri tersebut dapat muncul secara alami, atau disebabkan oleh kontaminasi selama pengolahan atau penyimpanan.

Pasteurisasi adalah cara paling efektif untuk membunuh bakteri berbahaya, tanpa mengubah nilai gizi produk.

Untuk meminimalkan risiko infeksi, konsumsilah susu yang telah dipasteurisasi.

Baca Juga: Susu Program Hamil untuk Moms, Mana yang Terbaik?

20. Makanan Cepat Saji

Baik usia kehamilan muda ataupun tua, penting untuk memenuhi asupan yang bergizi.

Makanan padat nutrisi dibutuhkan untuk Moms dan Si Kecil yang sedang tumbuh di dalam kandungan.

Nutrisi yang dibutuhkan paling banyak seperti protein, folat, kolin, dan zat besi.

Diketahui, makanan cepat saji tidak memiliki beragam nutrisi penting tersebut. Tak heran jika ini masuk ke dalam makanan yang dilarang untuk ibu hamil.

21. Porsi Makanan Berlebihan

Porsi Makan Terlalu Banyak

Foto: Porsi Makan Terlalu Banyak (https://www.todaysparent.com/)

Tahukah Moms? Ini juga merupakan mitos bahwa ibu hamil harus makan untuk dua orang.

Artinya, ibu hamil tetap makan seperti biasa dengan memerhatikan asupan kalori, bukan menggandakan porsi makannya.

Moms tetap bisa makan secara normal selama hamil di trimester pertama.

Jurnal Nutrition Recommendations in Pregnancy and Lactation memaparkan, ibu hamil bisa meningkatkan asupan kalori sebanyak 350 per hari di trimester kedua kehamilan.

Selanjutnya, trimester ketiga dibutuhkan 450 kalori sehari.

22. Makanan Tinggi Lemak

Pola makan selama kehamilan yang optimal sebaiknya terdiri dari kandungan untuk memenuhi kebutuhan Moms dan Si Kecil.

Makanan yang dilarang untuk ibu hamil 5 bulan ke atas adalah yang tinggi lemak, kalori, dan gula.

Kalori dan lemak yang berlebihan dikaitkan dengan penambahan berat badan tak terkontrol.

Ini termasuk peningkatan risiko diabetes gestasional, serta komplikasi kehamilan atau kelahiran.

Pilihlah makanan dan camilan sehat yang berfokus pada sayuran dan buah-buahan segar.

Baca Juga: Ketahui Pengaruh Makanan Pedas Terhadap ASI Selama Masa Menyusui

23. Minuman Alkohol

Minuman Alkohol

Foto: Minuman Alkohol (pixabay.com)

Minuman ini pastinya harus dihindari ibu hamil, bahkan orang yang berada dalam kondisi normal pun, lho.

Sangat disarankan untuk benar-benar menghindari minum alkohol saat hamil.

Hal ini karena dapat meningkatkan risiko keguguran dan kematian di dalam kandungan.

Bahkan jumlah kecil pun dapat berdampak negatif pada perkembangan otak bayi.

Minum alkohol selama kehamilan juga dapat menyebabkan sindrom alkohol janin. Ini meliputi kelainan bentuk wajah, jantung, dan cacat lahir.

24. Jenis Keju Tertentu

bahaya keju brie untuk bumil

Foto: bahaya keju brie untuk bumil

Ada beberapa jenis keju yang termasuk dalam makanan dan minuman yang dilarang untuk ibu hamil.

Moms saat hamil disarankan untuk menghindari keju tertentu, seperti:

Mengapa? Karena jenis-jenis keju ini bisa menimbulkan risiko bakteri Listeria yang berbahaya bagi ibu hamil dan janin di dalam kandungan.

Moms bisa makan keju yang lebih sehat seperti cheddar, parmesan, mozarella, krim, dan jenis lainnya.

Keju ini rata-rata tidak mengandung banyak air, sehingga kemungkinannya kecil untuk bakteri tumbuh di dalamnya.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian? Begini Penjelasannya

25. Kacang-Kacang

Dokter biasanya mengatakan Moms tidak boleh makan ini atau selainya, jika menderita alergi kacang.

Hal ini dikarenakan dapat membuat bayi lebih mungkin memiliki alergi kacang di kemudian hari.

Tak hanya bagi penderita alergi, yang sedang menderita eksim pun sebaiknya menghindari makanan jenis ini.

26. Salad yang Sudah Dikemas

Salad Kemasan

Foto: Salad Kemasan

Jangan sampai lengah, ini termasuk dalam makanan yang dilarang untuk ibu hamil muda.

Salad buah atau sayuran yang telah dikemas sebelumnya, dinilai tak begitu sehat.

Ini termasuk yang berasal dari buffet dan salad bar yang memiliki risiko lebih tinggi untuk terkontaminasi bakteri listeria.

Hati-hati dalam memilih sayuran segar yang dijadikan salad ya, Moms.

27. Aneka Sushi

Jangan konsumsi makanan laut seperti tiram mentah, udang, sashimi, dan sushi.

Aneka makanan laut yang tak matang ini berisiko lebih tinggi terkontaminasi bakteri atau parasit.

Cara paling aman untuk menikmati sushi adalah dengan memilih jenis yang benar-benar matang atau vegetarian.

Beberapa jenis sushi yang aman dikonsumsi ibu hamil seperti:

  • Belut matang (unagi) atau udang (ebi)
  • Sushi sayuran seperti timun
  • Sushi alpukat (California Roll)
  • Telur ikan yang sudah matang

Meski demikian, sebaiknya menghindari makan sushi di trimester awal kehamilan ya, Moms.

Baca Juga: 5+ Penyebab Pendarahan setelah Berhubungan Seks saat Hamil, Bumil Wajib Tahu!

28. Daging yang Diawetkan

Daging yang Diawetkan

Foto: Daging yang Diawetkan

Ini termasuk dalam makanan yang dilarang untuk ibu hamil berikutnya.

Daging yang diawetkan termasuk jenis salami, parma ham, chorizo, dan pepperoni.

Di Australia, ibu hamil disarankan untuk menghindari makan daging yang diawetkan dingin atau ikan asap.

Hal ini karena ada risiko kecil makanan mengandung Listeria, atau parasit toksoplasma yang menyebabkan gangguan janin.

29. Buah Kalengan

Ibu hamil harus menghindari buah beri beku atau apapun yang telah dikeringkan atau dibekukan dalam waktu lama.

Maka dari itu, selalu utamakan mengonsumsi buah-buahan segar daripada memilih yang beku atau kalengan.

Rasa dan nutrisi asli dalam buah akan hilang ketika dibekukan dan diawetkan.

Malahan, memakan buah tersebut bisa menjadi racun bagi Moms dan bayi di dalam kandungan.

Baca Juga: Ternyata, Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Darah Tinggi saat Hamil!

30. Pepaya

Pepaya

Foto: Pepaya (Shutterstock.com)

Meskipun buah pepaya kaya akan makronutrien dan vitamin yang penting bagi tubuh, perlu tetap berhati-hati.

Pepaya adalah salah satu buah yang tidak dianjurkan untuk wanita hamil.

Mengonsumsi buah ini bisa menyebabkan suhu tubuh naik, yang tidak baik selama kehamilan.

Pepaya mengandung lateks atau getah yang bisa menyebabkan kontraksi rahim, pendarahan, dan keguguran.

Apalagi jika memakan pepaya yang masih keadaan mentah atau terlalu muda.

Baca Juga: 25 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil, Catat!

Itulah beberapa daftar makanan yang dilarang untuk ibu hamil. Pastikan Moms menghindari makanan-makanan ini saat hamil ya.

Namun, ada baiknya untuk mengonfirmasi ke dokter kandungan Moms mengenai beberapa makanan yang dilarang untuk ibu hamil.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15120346
  • https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/foods-to-avoid/
  • https://www.webmd.com/baby/foods-avoid-pregnancy
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/1565377/
  • https://www.fda.gov/media/102331/download
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6470929/
  • https://www.acog.org/clinical/clinical-guidance/committee-opinion/articles/2010/08/moderate-caffeine-consumption-during-pregnancy
  • https://www.cdc.gov/parasites/toxoplasmosis/disease.html
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24344105/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5104202/

Copyright © 2023 Orami. All rights reserved.