01 April 2020

Hati-Hati Bahaya yang Mengintai Tubuh Saat Kita Makan Makanan dengan Nitrogen Cair

Makanan dan minuman dengan nitrogen cair yang sedang tren bisa membahayakan kesehatan seseorang

Dalam istilah ilmiah dilansir oleh food.ndtv.com, nitrogen cair adalah nitrogen tidak berwarna dan tidak berbau yang ditemukan dalam keadaan cair pada suhu terendah .

Nitrogen cair ini diperolah melalui proses industri yang disebut distilasi fraksional. Salah satu fitur yang paling khas dari cairan nitrogen adalah cairan ini membeku dengan cepat sehingga bisa digunakan untuk membuat es krim.

Penggunaan Nitrogen Cair dalam Kuliner

bahaya makanan dengan nitrogen cair (1).jpeg
Foto: bahaya makanan dengan nitrogen cair (1).jpeg (shutterstock)

Foto: shutterstock.com

Kini, nitrogen cair sudah banyak dimanfaatkan dalam bidang kuliner, baik sebagai penutup hidangan atau koktail mewah.

Banyak restoran menyajikan menu yang menggunakan nitrogen cair dengan asap putih seperti awan untuk menambah sensasi ketika mengonsumsinya. Es krim nitrogen salah satu menu yang menjadi tren makanan yang paling aneh.

Karena nitrogen cair yang sangat dingin, bisa dengan mudah membekukan makanan secara instan. Sehingga nitrogen cair banyak digunakan untuk membuat es krim bertekstur lembut daripada es krim yang dibuat menggunakan mesin. Selain itu, makanan beku dikemas menggunakan nitrogen cair berfungsi untuk mempertahankan kesegaran makanannya.

Baca Juga: Resep Es Krim Nutella, Beku Tanpa Freezer dalam 5 Menit

Seberapa Amankah Nitrogen Cair dalam Makanan?

bahaya makanan dengan nitrogen cair (2).jpeg
Foto: bahaya makanan dengan nitrogen cair (2).jpeg (shutterstock)

Foto: shutterstock.com

Pada 2012, Profesor Peter Barham dari Fakultas Fisika Universitas Bristol bercerita soal anak didiknya yang harus mengangkat perut akibat reaksi negatif nitrogen cair dari makanan yang dikonsumsi.

Menurutnya, nitrogen adalah gas tidak berbahaya yang didinginkan hingga suhu rendah sehingga berubah menjadi bentuk cair. Nitrogen cair bersifat sangat dingin sehingga langkah-langkah keamanan yang tepat diperlukam saat menanganinya.

Karena, nitrogen cair ini bisa menyebabkan luka bakar, radang dingin dan kriogenik, seperti efek uap atau minyak panas. Peter Barham juga menyarankan agar seseorang jangan pernah mengonsumsi nitrogen cair saat hidangan baru saja disajikan. Cobalah tunggu sampai semua cairan menguap sebelum mengonsumsinya.

Peter Barham juga menjelaskan bahwa nitrogen cair adalah cairan lembam, yang membuatnya sangat stabil. Cairan ini memang tidak mengganggu bahan lain dalam piring atau minuman yang dikonsumsi.

Namun, jumlah nitrogen cair dalam makanan atau minuman harus sesuai aturan dan pedoman penggunaannya dianggap aman. Setelah cairan nitrogen menguap dan berubah menjadi gas, kondisi ini mungkin tidak membahayakan, tetapi lebih baik tidak menelannya.

Dalam beberapa kasus, cairan nitrogen cair bisa tidak stabil dan membahayakan kesehatan serta keselamatan.

Dr. Tapasya Mundhra, seorang Ahli Gizi yang berbasis di Delhi juga menambahkan, nitrogen cair bisa menjadi tidak aman, jika digunakan sembarangan. Tetapi, penggunaan yang benar dengan teknik tepat, mungkin bisa menurunkan risiko bahayanya.

Karena itu, koki retoran harus paham betul tentang penggunaan nitrogen cair dalam makanan atau minuman.

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Es Krim Bisa Sebabkan Brain Freeze di Tubuh Kita

Bahaya Serius Akibat Nitrogen Cair dalam Makanan

bahaya makanan dengan nitrogen cair (3).jpeg
Foto: bahaya makanan dengan nitrogen cair (3).jpeg (shutterstock)

Foto: shutterstock

Namun dilansir oleh Food and Drug Administration, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS memberi tahu konsumen dan pengecer tentang kemungkinan cedera serius akibat makanan, minuman atau produk makanan yang disajikan dengan nitrogen cair.

Meskipun nitrogen cair tidak beracun, tetapi ini bisa menyebabkan kerusakan parah pada kulit dan organ internal jika salah penanganan atau tidak sengaja tertelan. Karena, menghirup uap nitrogen cair dari makanan atau minuman yang baru saja disajikan bisa menyebabkan kesulitan bernapas, terutama pada orang asma.

Dalam beberapa kasus, FDA telah menyadari nitrogen cair dalam makanan dan minuman bisa mengancam jiwa, seperti kerusakan pada kulit dan organ internal.

Semua cedera itu bisa terjadi jika kita mengonsumsi makanan atau minuman dengan nitrogen cair yang belum menguap sepenuhnya.

Adapun makanan dan minuman yang bisa disajikan dengan nitrogen cair, seperti permen beku, alkohol, biskuit, sereal sampai es krim.

Baca Juga: Resep Es Krim Homemade Enak yang Bisa Menaikkan Berat Badan Si Kecil

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.