15 April 2024

7 Motif Batik Betawi dan Filosofi Unik yang Ada di Baliknya

Ada motif Si Pitung, lho

Tinggal dan berdomisili di Jakarta tidak lengkap kalau belum mengenal keindahan batik Betawi.

Sama seperti batik daerah lainnya, batik Betawi juga memiliki filosofi yang indah.

Untuk itu, mari kenali keanekaragaman batik budaya asal Betawi serta filosofi di baliknya.

Yuk, simak selengkapnya di bawah ini, Moms!

Baca Juga: Rayakan Hari Batik Nasional, Ini 7+ Motif Batik Cantik yang Ada di Indonesia!

Filosofi Batik Betawi

Filosofi Batik Betawi (Belajarcerita.com)
Foto: Filosofi Batik Betawi (Belajarcerita.com)

Apakah budaya Betawi itu? Secara umum, ini merupakan hasil percampuran berbagai kebudayaan, baik dari daerah lokal ataupun budaya asing.

Secara biologis, mereka yang dikenal dengan orang Betawi itu memiliki keturunan campuran aneka suku dan bangsa, lho.

Tak heran jika batik asal Betawi ini pertama kali dikenal pada abad ke-19.

Berikut beberapa karakteristik khas dan filosofi batik asal Betawi:

1. Pengaruh Budaya Tiongkok

Menurut Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI, awalnya corak batik ini menyerupai wilayah pesisir utara Pulau jawa.

Namun, mulai berubah semenjak para pengrajin Batik asal Tionghoa masuk ke Indonesia.

Karenanya, sebagian coraknya juga memperlihatkan campuran budaya Betawi dan Tionghoa.

Selain itu, sejumlah wilayah di Jakarta juga menjadi pusat jual beli batik Betawi ini, meliputi Tanah Abang, Karet, Kebayoran hingga Tebet.

Seiring perubahan zaman, corak-corak batik asal Betawi mulai dipengaruhi kebudayaan Arab, India, dan Belanda.

2. Warna Cerah dan Mencolok

Batik Betawi.jpg
Foto: Batik Betawi.jpg (Phinemo.com)

Terlihat, warna yang mencolok dan cerah adalah karakter khas dari batik asal Betawi.

Warisan budaya ini seringnya menggunakan warna cerah seperti warna merah, hijau, kuning, biru, dan banyak lagi.

Arti dan filosofi warna ini adalah menyangkut kehidupan masyarakat Betawi.

Ini juga menggambarkan keindahan alam semesta dan keseimbangan hidup masyarakat yang sejahtera.

Batik ini juga menjadi upaya masyarakat Betawi dalam mempertahankan nilai-nilai budayanya.

Tentu, budaya ini telah ada secara turun-temurun dari leluhur mereka.

3. Sebagai Busana Tradisi

Penting untuk tahu kegunaan dari batik budaya Betawi, Moms.

Umumnya, batik-batik ini digunakan untuk acara resmi dan tradisi budaya tertentu.

Misalnya untuk busana seragam perkantoran, penyambutan tamu khusus, serta acara kebudayaan.

Bahkan setiap motifnya memiliki arti dan filosofi unik tersendiri pada setiap busana.

Jadi, pastikan untuk tahu setiap motif dari batik-batik Betawi, ya.

Baca Juga: 6 Cara Menanam Mawar di Rumah Supaya Kebun Tampak Cantik

Aneka Motif Batik Betawi

Jika batik asal Semarang identik dengan motif monumen bersejarah, bagaimana dengan batik orang Betawi?

Berikut sejumlah motif batik yang umum dipakai masyarakat Betawi. Catat ya, Moms!

1. Pencakar Langit

Pencakar Langit Motif Batik Betawi (Dekranasda.jakarta.go.id)
Foto: Pencakar Langit Motif Batik Betawi (Dekranasda.jakarta.go.id)

Salah satu motif dari batik budaya Betawi yang populer adalah pencakar langit.

Melansir museumnusantara, corak satu ini menggambarkan tingginya gedung-gedung di kota Jakarta.

Hal ini bisa kita temukan di sekitaran pusat perkantoran seperti wilayah Gatot Subroto, Sudirman, Kuningan, dan sekitarnya.

Pada motif tersebut, diselipkan maskot orang Betawi, yakni ondel-ondel.

Peletakkan ondel-ondel ini agar si pemakainya selalu ingat dan melestarikan identitas kebudayaan orang Jakarta.

2. Motif Salakanagara

Batik Betawi dan Coraknya (Lensabudaya.com)
Foto: Batik Betawi dan Coraknya (Lensabudaya.com)

Adapun motif lain dari batik Betawi adalah mengadopsi keindahan alam. Salah satunya pemandangan Gunung Salak.

Gunung Salak dipercaya oleh warga setempat memiliki 'kekuatan' yang besar untuk menjaga kesejahteraan warga Jakarta.

Filosofi ini juga berkaitan dengan kerajaan pertama kali Aki Tirem yang muncul di Batavia pada 130 Masehi.

Motif pegunungan dan hamparan sawah membuat batik asal Betawi ini semakin unik ketika dipakai.

3. Jali-Jali

Motif Jali-jali Betawi (Id.pinterest.com)
Foto: Motif Jali-jali Betawi (Id.pinterest.com)

Apakah jali-jali itu? Ini merupakan sejenis pohon yang tumbuh subur di wilayah Jakarta pada zaman dulu.

Sebelum dipenuhi dengan bangunan, sebagian wilayah kota adalah perkebunan pohon jali-jali, Moms.

Jali-jali merupakan sejenis tumbuhan biji-bijian tropis dari spesies padi-padian atau Poaceae.

Bahkan, untuk melestarikan tanaman ini, dibuatlah lagu tradisional dengan judul jali-jali.

Yuk, kenakan batik dengan motif jali-jali untuk beraktivitas sehari-hari, Moms.

Baca Juga: Ingin Mendaki Gunung Kembang Wonosobo? Simak Info, Harga Tiket, dan Rute Pendakiannya!

4. Motif Ondel-Ondel

Batik Betawi Motif Ondel-ondel (Orami Photo Stocks)
Foto: Batik Betawi Motif Ondel-ondel (Orami Photo Stocks)

Sepertinya tidak lengkap kalau motif batik Betawi tidak menggunakan maskot satu ini, ondel-ondel.

Ondel-ondel dan tanjidor menjadi corak khas dalam setiap lembaran batik orang Jakarta.

Makna lambang ini adalah sebagai penolakan kabar buruk dan pengusir makhluk halus yang tidak terlihat.

Sedangkan, lambang tanjidor merupakan pertunjukan musik tradisional khas Betawi.

Karakteristik warna yang biasa digunakan pada motif ini adalah hitam, kuning, dan jingga.

5. Motif Terogong

Batik Betawi Motif Terogong (Belajarcerita.com)
Foto: Batik Betawi Motif Terogong (Belajarcerita.com)

Corak yang tak kalah unik lainnya adalah motif Terogong. Ini diambil dari penamaan satu wilayah di daerah kota Jakarta.

Dikenal dari sebuah perkampungan yang menjadi pusat pengrajin batik pada pada tahun 1960.

Kampung Terogong telah menciptakan berbagai motif batik yang unik dan cukup khas.

Coraknya memakai keindahan flora dan fauna sebagai bentuk pelestarian.

Mulai dari motif topeng, pengantin Betawi, kembang api, burung gelatik, sepeda ontel, buah mengkudu, dan banyak lagi.

Pemilihan warna dari batik ini cenderung sedikit gelap, seperti merah maroon, biru, dan hitam.

6. Corak Si Pitung

Batik Betawi Si Pitung (Fitinline.com)
Foto: Batik Betawi Si Pitung (Fitinline.com)

Apakah Moms familiar dengan sosok pahlawan tradisional Si Pitung? Ini adalah sosok jagoan orang Betawi, lho.

Dikenal karena sifat kepeduliannya, selalu membela dan menolong rakyat kalangan bawah.

Tokoh legendaris asli Betawi ini bahkan seringkali disebut sebagai superhero orang Indonesia.

Dalam mengenang keteladanannya, motif batik Betawi menggunakan sosok Si Pitung pada setiap helaian kainnya.

7. Penari Cokek

Batik Betawi Motif Cokek
Foto: Batik Betawi Motif Cokek (Castillaestructuras.com)

Motif batik penari cokek biasanya menggambarkan gambar-gambar yang terinspirasi dari penampilan dan gerakan penari cokek.

Dalam motif ini, seringkali terdapat gambar-gambar penari cokek dengan kostum tradisionalnya, mungkin juga dihiasi dengan motif bunga atau daun yang melambangkan keindahan dan keceriaan.

Warna-warna yang digunakan dalam motif ini mungkin cerah dan mencolok, sesuai dengan kesan yang ingin ditampilkan dari tarian cokek yang enerjik dan meriah.

Bagaimana, Moms? Apakah sudah memiliki keseluruhan motif dan corak batik milik budaya Betawi di atas?

Yuk, segera lengkapi batik-batik tersebut untuk dipakai saat acara seremonial!

  • https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Deiksis/article/view/436/735
  • https://museumnusantara.com/batik-betawi/
  • http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbjabar/motif-lama-dan-baru-batik-betawi/batik-betawi-motif-golok-si-pitung/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.