Newborn

21 Oktober 2021

Bayi Sering Tersedak Saat Menyusu, Kenali Ciri dan Cara Mencegahnya

Bagaimana cara mengatasinya, ya?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Moms, apakah bayi sering tersedak saat menyusu? Jika iya, maka Moms harus tahu apa saja penyebab serta bagaimana cara mengatasinya.

Momen menyusui Si Kecil sangat penting, Moms. Ini adalah kesempatan untuk bonding dan juga memberi Moms beberapa menit kedamaian dan ketenangan.

Tapi bagi ibu baru, ini adalah hal yang menakutkan. Pasalnya, bayi sering tersedak saat menyusu baik melalui direct breastfeeding maupun botol susu.

Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Moms lakukan untuk membantu mencegah bayi sering tersedak saat menyusu.

Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya. Yuk disimak, Moms!

Baca Juga: Panduan Ibu Menyusui dan Memompa ASI, Penting Memilih Pompa ASI yang Berkualitas!

Ciri-Ciri Bayi Tersedak Saat Menyusu

ibu menyusui.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Melihat bayi yang tersedak ASI atau susu bisa jadi mimpi buruk bagi orangtua mana pun, pasalnya kerap kali susu atau ASI masuk ke saluran pernapasan bayi.

Agar bisa cepat mengambil langkah pertolongan pertama, kenali dahulu ciri-ciri bayi tersedak yang butuh pertolongan segera seperti berikut:

  • Bayi terlihat tidak bisa bernapas
  • Bayi sesak napas atau mengeluarkan bunyi ngik-ngik
  • Bayi sulit berbicara, menangis, atau mengluarkan suara apapun
  • Wajahnya mulai membiru
  • Bayi memegangi lehernya atau melambaikan tangan sambil terlihat panik
  • Lemas atau pingsan

Ciri-ciri di atas merupakan tanda kondisi tersedak yang darurat.

Tidak jarang, orangtua hanya punya waktu beberapa menit untuk mengeluarkan susu yang masuk ke jalur napas tersebut sebelum bayi kehabisan oksigen.

Lantas, apa penyebabnya?

Baca Juga: Bayi Tersedak, Segera Lakukan Hal Ini!

Penyebab Bayi Sering Tersedak Saat Menyusu

breastfeeding.jpg

Foto: cafemom.com

Melansir Healthline, bayi sering tersedak saat menyusu biasa terjadi di usia 0-4 bulan, di mana sistem organ bayi belum bekerja maksimal.

Katup di tenggorokannya belum bekerja sempurna mengatur cairan yang masuk sehingga kadang ASI masuk ke saluran pernapasan.

Walaupun demikian, hal ini dapat terus berlanjut karena faktor eksternal.

Berikut ini kemungkinan penyebabnya, dilansir dari berbagai sumber:

1. Pasokan ASI Berlebih

Dikutip dari Parenting Firstcry, penyebab bayi sering tersedak saat menyusu adalah karena pasokan ASI yang berlebih.

Meskipun beberapa ibu menyusui menganggap memiliki ASI berlebih lebih baik daripada memiliki pasokan ASI yang tidak mencukupi, namun kelebihan susu juga membuat bayi tidak nyaman.

Kelebihan pasokan ASI berarti Moms harus mencoba berbagai posisi agar nyaman saat menyusui.

Moms bisa mencoba posisi kepala bayi lebih tinggi dari badan. Posisi ini memperlancar jalannya ASI sehingga meminimalisir potensi tersedak.

2 Aliran ASI atau Susu Terlalu Kencang

Alasan paling umum bayi sering tersedak saat menyusu adalah karena ASI mengalir lebih cepat daripada yang bisa ditelan bayi.

Biasanya, ini terjadi ketika ibu memiliki kelebihan pasokan susu atau botol susu yang digunakan sudah longgar.

Baca Juga: Cara Menyusui Bayi yang Benar agar Tidak Muntah, Ibu Baru Wajib Tahu!

3. Bayi Kekenyangan

Kekenyangan bisa jadi penyebab bayi sering tersedak saat menyusu.

Karenanya, Moms juga harus peka melihat tanda-tanda bayi sudah kenyang, antara lain:

  • Bersendawa
  • Perut terasa lebih kencang saat dipegang
  • Bayi menahan ASI di mulut lalu dibiarkan keluar sedikit demi sedikit

Untuk itu, sebaiknya Moms mengamati tanda-tanda ini untuk menghindari bayi tersedak.

Hentikan proses menyusui saat bayi sudah kenyang. Atau Moms bisa menghentikannya begitu Si Kecil sudah tenang, jadi tidak akan menangis ketika payudara ditarik.

4. Menyusu dari Dua Payudara

Menyusu dari 2 payudara ternyata bisa menyebabkan bayi tersedak.

Ini karena ketika Moms menyusui Si Kecil dari 2 payudara secara bergantian. Ini justru merangsang produksi ASI di kedua payudara.

Sebaiknya, Moms menyusui dari 1 payudara terlebih dahulu sampai kosong (ASI menipis). Jadi ketika payudara kiri kosong, ganti posisi Si Kecil untuk menyusu di payudara lainnya.

Dua payudara yang sama-sama banyak memproduksi ASI bisa membuat kecepatan aliran ASI menjadi lebih deras dari biasanya.

Baca Juga: Bayi Tidak Mau Menyusu? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cara Mencegah Bayi Tersedak

bayi menyusu.jpg

Foto: pinterest.com

Selain peka dengan tanda-tanda bayi kenyang, Moms juga harus tahu tanda-tanda aliran ASI terlalu deras, yaitu:

  • Bayi terengah-engah pada awal menyusui
  • Bayi menekan puting susu

Dilansir melalui Parents, berikut ini langkah yang bisa Moms ambil untuk mencegah hal tersebut terjadi.

1. Fokus Menyusu di Satu Payudara

Sama dengan salah satu penyebab bayi sering tersedak saat menyusu, maka Moms harus fokuskan pada 1 payudara saja.

Menggunakan 1 payudara secara eksklusif per menyusui adalah metode terbaik, karena:

  • Moms bisa memastikan payudara benar-benar kosong
  • Aliran ASI melambat
  • Bayi mendapatkan semua "hindmilk" dengan lemak yang lebih tinggi

Sebuah strategi yang disebut "blok menyusui" menyarankan untuk menggunakan hanya 1 payudara selama satu blok waktu (setidaknya beberapa jam).

Sehingga, Moms bisa mengurangi pasokan ASI di payudara lain sebelum beralih ke blok berikutnya.

2. Perhatikan Posisi Menyusui

Penyebab bayi sering tersedak saat menyusu yang umum terjadi adalah kesalahan posisi menyusui dan mulut bayi yang belum merekat sempurna pada puting.

Jadi, jangan terburu-buru, ya Moms. Perhatikan terlebih dahulu posisi mulut bayi.

Selain itu, Moms juga dapat melakukan beberapa tips berikut untuk mengurangi bayi tersedak saat menyusu, yaitu:

  • Pastikan pelekatan antara mulut dengan areola dalam kondisi tepat
  • Pilih posisi menyusui yang paling nyaman
  • Pastikan posisi kepala bayi lebih tinggi daripada badannya saat menyusu
  • Posisikan seperti saat IMD setelah melahirkan dimana Moms setengah duduk dan bayi tengkurap di dada
  • Perah payudara agar laju ASI tidak terlalu deras saat bayi menyusu
  • Apabila bayi tersedak, hentikan pemberian ASI dan tepuk lembut punggung bayi
  • Sendawakan bayi setelah menyusu
  • Berikan ASI perah melalui sendok atau cup feeder secara perlahan

Baca Juga: Perjuangan Menyusui Bayi BBLR, Dimulai dengan Dot hingga Akhirnya Bisa Direct Breastfeeding

Itu dia Moms penyebab bayi sering tersedak saat menyusu.

Ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan dan mulai aplikasikan agar tidak terulang kembali, ya.

  • https://www.sja.org.uk/get-advice/first-aid-advice/choking/baby-choking/
  • https://www.redcross.org.uk/first-aid/learn-first-aid-for-babies-and-children/choking-baby
  • https://raisingchildren.net.au/babies/safety/choking-strangulation/choking-first-aid-pictures
  • https://www.nhs.uk/conditions/baby/first-aid-and-safety/first-aid/how-to-stop-a-child-from-choking/
  • https://medlineplus.gov/ency/article/000048.htm
  • https://www.healthline.com/health/baby/baby-choking-on-milk#breastfeeding
  • https://www.parents.com/baby/breastfeeding/breast-milk/overactive-letdown/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait