09 April 2018

Begini Cara Memilih Boks Bayi

Standar keamanan boks menjamin keselamatan bayi

Tempat tidur bayi memang harus benar-benar aman. Terutama ketika bayi masih sering berpindah untuk tidur di kamarnya sendiri dan bermain di kamar Moms.

Biasanya saat berada di kamarnya sendiri bayi cenderung kurang pengawasan. Oleh karena itu, biasanya Moms memilih untuk menempatkan bayi di boks bayi. Namun, penting untuk memperhatikan keamanan semua benda yang ada di sekitarnya selagi tidak ada dalam pengawasan Moms.

 

Pemeriksaan Keamanan Untuk Boks Bayi

Tidak hanya boks bayi, Moms juga harus melakukan pemeriksaan keamanan pada keseluruhan perabotan yang ditempatkan di kamar bayi. Pastikan bahwa semua perabotan tersebut sudah memenuhi standar keamanan sesuai dengan usia bayi. Hal semacam ini sangat penting, terlebih jika Moms menggunakan perabotan bekas atau hadiah kelahiran bayi.

Boks bayi antik misalnya, mungkin tampak sangat cantik digunakan, tetapi jika memiliki jarak bilah yang sangat jarang tentunya tidak aman untuk digunakan. Dimana standar keamanan saat ini adalah 2 3/8 inci atau lebih kecil dari ukuran tersebut. Tujuannya tidak lain agar kepala bayi saat tidur atau bermain di dalamnya tidak bisa terjepit atau keluar dari celah bilah boks.

Tidak hanya itu, proses finishing seperti halnya cat yang digunakan juga perlu diperhatikan. Di dalam hal ini Moms bisa menggunakan boks yang sudah mendapatkan rekomendasi aman, baik dari segi standar keamanan maupun keselamatan bayi. Sedangkan untuk kain seperti pakaian tidur, selimut dan tirai sebaiknya ditata dengan rapi serta dijauhkan dari boks bayi.

 

Cara Memilih Boks Bayi yang Aman

  • Boks harus memiliki jarak antar bilah 2 3/8 inci.
  • Kasur harus stabil dan tidak mudah melorot ketika ditindih tubuh bayi. Harus pas boks dan tidak menyisakan ruang antara kasur dengan dinding boks.
  • Bagian atas pembatas boks paling tidak 26 inci dari atas kasur. Secara berkala turunkan kasur bayi jika memang terlalu tinggi.
  • Headboard dan footboard harus benar-benar solid, tanpa adanya dekorasi yang sangat berpotensi melukai bayi. Sudut yang kemungkinan bisa melukai lebih baik diratakan.
  • Jangan gunakan boks dengan batas atas atau mulut yang terlalu rendah.
  • Bantalan atau bantal bayi sebaiknya tidak ditempatkan dalam boks. Bantal berpotensi membuat bayi tercekik, cedera hingga SIDS. Bahkan bayi yang mulai bisa duduk ataupun berdiri bisa memanjat keluar boks dengan adanya bantal.
  • Jauhkan mainan berukuran besar dan boneka binatang dari boks atau tempat tidur bayi, karena bayi akan menggunakannya sebagai alat agar bisa mencapai mulut boks. Bantal besar dan selimut juga sebaiknya tidak ada di boks bayi.
  • Tempatkan boks jauh dari jendela karena bayi akan merasa tidak nyaman dengan sinar matahari. Pastikan juga bahwa boks tidak berada dekat dengan jangkauan tirai ataupun gorden yang berpotensi membuat bayi tercekik.
  • Setelah bayi setinggi 3 kaki, biasakan mulai tidur di tempat tidur bayi (bukan boks). Jika khawatir terjatuh bisa dimulai dengan mengajaknya tidur menggunakan kasur lantai.
  • Pastikan bahwa bayi tidur tanpa selimut, sprei, bantal dan barang-barang yang justru meningkatkan resiko cedera hingga SIDS.

 

Bagaimana? Sekarang Moms sudah mengetahui kriteria bok bayi yang aman untuk digunakan. Apakah boks yang Moms beli untuk menyambut kelahiran si kecil sudah bisa memenuhi standar keamanan seperti yang dijelaskan di atas?

Jika Moms sedang mencari perlengkapan kamar tidur Si Kecil, saat ini Orami sedang mengadakan promo Ramadan. Jadi Moms bisa mendapatkan berbagai perlengkapan kamar Si Kecil dengan diskon hingga 70%!

(RGW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.