31 Maret 2024

10 Penyebab Benjolan di Belakang Telinga Bayi, Simak!

Bisa berbahaya bisa tidak, Moms yuk simak

Duh, Moms merasakan Si Kecil mengalami benjolan di belakang telinga bayi bikin bingung juga ya.

Tentunya, hal ini membuat Moms khawatir, apakah benjolan di belakang telinga bayi ini normal? Apakah bisa hilang? Lalu, berbahayakah untuk Si Kecil?

Dilansir dari raisingchildren.net.au, bila ada benjolan di belakang telinga bayi mungkin buah hati Moms tengah mengalami pembengkakan kelenjar getah bening saat tubuh melawan infeksi atau peradangan di bagian tertentu.

Namun, benjolan di belakang telinga bayi pun bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk masalah pada kulit atau tulang.

Pembengkakan kelenjar getah bening, infeksi, dan kanker tertentu juga dapat menyebabkan benjolan di belakang telinga bayi.

Baca Juga: Berapa Banyak Porsi Makanan Bayi 6 Bulan? Ini Kata dokter!

Penyebab Benjolan di Belakang Telinga Bayi

Benjolan di Belakang Telinga Bayi (Orami Photo Stock)
Foto: Benjolan di Belakang Telinga Bayi (Orami Photo Stock)

Dalam kebanyakan kasus, benjolan di belakang telinga bayi tidak berbahaya.

Tapi, benjolan yang menandakan perlunya pengobatan, seperti dalam kasus infeksi, tetapi jarang merupakan tanda dari masalah yang berbahaya atau mengancam nyawa.

Beberapa kondisi dapat menyebabkan benjolan di belakang telinga bayi, adalah:

1. Infeksi

Penyebab benjolan di belakang telinga bayi yang pertama adalah infeksi.

Moms, banyak infeksi bakteri dan virus yang dapat menyebabkan pembengkakan di dalam dan sekitar wajah.

Dua infeksi tersebut adalah radang tenggorokan dan infeksi mononucleosis (virus Epstein-Barr).

Kondisi lain juga bisa menyebabkan pembengkakan di dalam dan sekitar leher dan wajah.

2. Mastoiditis

Infeksi di ruang belakang telinga atau Mastoiditis juga menyebabkan benjolan di belakang telinga bayi.

Jika mengalami infeksi telinga dan tidak mendapatkan pengobatan maka mastoiditis akan menyerang.

Infeksi ini berkembang di tonjolan tulang di belakang telinga, yang disebut mastoid.

Ini dapat menyebabkan kista berisi nanah berkembang. Pada gilirannya, Si Kecil mungkin merasakannya sebagai benjolan di belakang telinga bayi.

3. Abses

Penyebab benjolan di belakang telinga bayi yang selanjutnya adalah abses.

Infeksi di kulit belakang telinga atau abses berkembang ketika jaringan atau sel di suatu area tubuh terinfeksi.

Tubuh merespons infeksi dengan mencoba membunuh bakteri atau virus yang menyerang.

Untuk melawan bakteri, tubuh mengirimkan sel darah putih ke area yang terinfeksi.

Sel darah putih ini mulai menumpuk di lokasi yang rusak dan akibatnya nanah mulai berkembang.

Nanah adalah produk kental seperti cairan yang berkembang dari sel darah putih mati, jaringan, bakteri, dan zat penyerang lainnya.

Abses seringkali terasa nyeri dan hangat saat disentuh.

Baca Juga: Catat, Ini 5 Penyebab Benjolan di Bawah Dagu yang Berbahaya

4. Otitis Media

Otitis media adalah istilah lain untuk infeksi telinga. Ini bisa jadi bakteri atau virus.

Ketika infeksi terjadi, itu dapat menyebabkan penumpukan cairan dan pembengkakan yang menyakitkan.

Gejala ini dapat menyebabkan pembengkakan yang terlihat di belakang telinga.

Antibiotik dapat digunakan untuk meredakan gejala dan mengakhiri infeksi juga menghilangkan benjolan di belakang telinga bayi

5. Limfadenopati

Penyebab benjolan di belakang telinga bayi yang selanjutnya adalah limfadenopati.

Menurut artikel yang dikeluarkan oleh University of Rochester Medical Center, pembesaran kelenjar getah bening atau limfadenopati dimulai di kelenjar getah bening Si Kecil.

Kelenjar getah bening adalah struktur kecil seperti organ yang ada di seluruh tubuh.

Ini termasuk di bawah lengan, di leher, di panggul , dan di belakang telinga buah hati Moms juga Dads.

Dari waktu ke waktu, kelenjar getah bening akan membengkak.

Dalam banyak kasus, pembengkakan disebabkan oleh infeksi. Ketika jumlah sel yang melawan infeksi bertambah, mereka akan mulai menumpuk di kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening yang membengkak biasanya disebabkan oleh infeksi, peradangan, atau kanker.

6. Kista Sebasea

Penyebab benjolan di belakang telinga bayi yang selanjutnya adalah kista sebasea. Kista sebasea adalah benjolan non-kanker yang muncul di bawah kulit.

Mereka paling sering berkembang di kepala, leher, dan batang tubuh.

Jenis kista ini berkembang di sekitar kelenjar sebaceous, yang bertanggung jawab untuk memproduksi minyak yang melumasi kulit dan rambut bayi.

Kebanyakan kista sebaceous menyebabkan sedikit atau tidak ada rasa sakit.

Mereka mungkin tidak nyaman atau menjengkelkan karena di mana mereka berkembang di tubuh Si Kecil

Baca Juga: Kata Dokter soal Efek Samping Susu Formula Soya pada Bayi

7. Jerawat Vulgaris

Penyebab benjolan di belakang telinga bayi yang selanjutnya adalah jerawat vulgaris.

Jerawat adalah kondisi kulit umum yang terjadi ketika folikel rambut di kulit tersumbat.

Sel kulit mati dan minyak dapat menyumbat folikel dan kemudian timbul jerawat dan benjolan.

Pada kasus tertentu, benjolan ini akan menjadi besar, padat, dan terkadang terasa nyeri.

8. Lipoma

Penyebab benjolan di belakang telinga bayi yang selanjutnya adalah lipoma.

Lipoma adalah benjolan lemak yang berkembang di antara lapisan kulit.

Lipoma dapat berkembang di mana saja di tubuh, dan hampir selalu tidak berbahaya.

Lipoma tidak selalu dapat dideteksi dari permukaan kulit, tetapi semakin membesar, kemungkinan besar Moms akan dapat merasakannya dengan tangan.

Penyebab benjolan di belakang telinga bayi yang selanjutnya adalah tumor jinak.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb