Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Jun 16, 2018

Berapa Kali Frekuensi Hubungan Seks Suami-Istri yang Ideal dalam Sebulan? Ini Kata Ahli

Bagikan


Hubungan seksual adalah salah satu faktor yang membuat kehidupan pernikahan kian harmonis. Selain untuk menjaga kehangatan suami-istri, hubungan seksual juga dibutuhkan untuk mendapatkan keturunan.

Namun, adakah patokan seberapa sering hubungan seksual yang ideal itu dilakukan? Apakah seminggu sekali atau lebih sering?

Tentu saja jawaban setiap pasangan bisa berbeda-beda. Ada yang menganggap hubungan seksual satu kali seminggu sudah cukup, ada juga yang merasa sangat ideal jika dilakukan 2 hari sekali misalnya.

Mendengar hal itu tentu Moms pun bertanya-tanya, jangan-jangan hubungan seksual dengan suami selama ini tidak ideal? Eits, jangan langsung khawatir, baca ulasan para ahli berikut ini. 

Baca Juga : Lihat Akibatnya Jika Nekat Bercinta Saat Haid

Dr. Phil McGraw, PhD, psikolog klinis dari University of North Texas menjelaskan tidak ada angka pasti untuk mengatakan ideal tidaknya frekuensi setiap hubungan seksual.

“Meski begitu suami-istri perlu berkompromi untuk menentukan berapa kali hubungan seksual itu dianggap cukup sebagai pasangan."

Sebab terkadang ada suami-istri yang sama-sama bekerja memiliki kesibukan masing-masing sehingga menyurutkan gairah seksual dan intimasi menjadi berkurang.

Atau jika salah satu pasangan bekerja, ada kalanya frekuensi hubungan seksual tak menentu karena ia mengalami tekanan dalam pekerjaan sehingga mengurangi gairahnya dalam berhubungan seks.

Baca Juga : 3 Tips Bercinta di Dalam Air

Namun, menurut penelitian rata-rata pasangan menikah melakukan hubungan seks 1-2 kali setiap minggunya. Hal ini dipengaruhi juga dengan usia pasangan dan juga usia pernikahan.

Sebagai contoh, pasangan berusia 20-an dengan status pengantin baru tentu akan lebih intens berhubungan seks. Hal berbeda dialami pasangan di atas usia 35 tahun dan sudah menikah 10 tahun lamanya. Lambat laun seiring waktu hubungan seks pun bisa-bisa hanya sekadar menjadi kewajiban suami-istri.

Jika Moms bertanya-tanya apa penyebabnya, stres secara fisik maupun psikis adalah jawabannya. Terlebih jika saat melakukan hubungan seks, pasangan tidak saling mengeksplorasi hal baru. Hal lainnya, perubahan bentuk tubuh setelah menikah dan memiliki anak juga jadi penyebab menurunnya gairah seks.

Itu adalah jawaban dari para wanita. Bagaimana dengan pria? Ternyata penelitian mengungkap para pria pada dasarnya dapat melakukan hubungan seks tanpa bergantung pada usia, waktu, perubahan fisik.

Mereka hanya akan tak bergairah saat terjadi stres dan kelelahan. Dan bagi mereka, frekuensi hubungan seks 1-2 kali sebulan sudah dapat dianggap cukup dalam sebuah pernikahan.   

Baca Juga : Alasan Suami Sedang Tidak Minat Bercinta

Namun, jika tujuannya untuk memperoleh keturunan, frekuensi hubungan seks haruslah ditingkatkan. Meski bukan jaminan bahwa semakin sering berhubungan seks semakin besar peluang kehamilan, namun hasil survei mengungkap hal berbeda.

Dari 3.000 wanita yang  terlibat dalam survei keluarga berencana, diketahui para wanita yag rutin melakukan hubungan seks 4 kali seminggu baru hamil di 6 bulan berikutnya. Namun, ada pula yang cepat hamil setelah 2-3 kali berhubungan seks.

Baca Juga : 8 Posisi Bercinta yang Perlu Dicoba agar Cepat Hamil

Yang terpenting, jika Moms ingin cepat hamil adalah perhatikan kesehatan tubuh Moms dan suami. Terutama untuk organ reproduksi dan organ intim. Sebab jika menekankan frekuensi hubungan seks semata, suami-istri justru jadi tertekan saat melakukannya.

Padahal, momen intim ini akan lebih menggairahkan jika dilakukan dalam kondisi relaks dan sama-sama menginginkannya.

(VAN)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.