Scroll untuk melanjutkan membaca

3-12 BULAN
01 November 2022

8 Penyebab Bercak Putih pada Wajah Bayi, Seberapa Berbahaya? Begini Cara Mengatasinya

Mudah dan cepat untuk atasi bercak putih pada wajah
8 Penyebab Bercak Putih pada Wajah Bayi, Seberapa Berbahaya? Begini Cara Mengatasinya

Perubahan warna kulit pada bayi bisa saja terjadi, terutama di wajah. Ada yang muncul bercak merah, maupun bercak putih pada wajah bayi.

Terkadang, bintik-bintik ini dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Moms harus tahu bahwa bercak putih pada wajah bayi seperti panu adalah masalah umum yang sering terjadi pada anak-anak.

Kita tidak perlu khawatir, karena bercak ini dapat dihilangkan dengan mudah.

Baca Juga: Sebabkan Gatal dan Perih, Ikuti 5 Tips Menghindari Ruam Popok Pada Kulit Bayi

Penyebab Bercak Putih pada Wajah Bayi

Wajah Bayi

Foto: Wajah Bayi (Freepik.com/jcomp)

Sebelum membahas mengenai cara penanganannya, ada baiknya Moms tahu terlebih dahulu apa penyebab bercak putih pada wajah bayi.

1. Kekurangan Vitamin

Ini merupakan alasan umum timbulnya bercak putih pada wajah bayi.

Seperti Moms tahu, gizi seimbang adalah syarat anak mendapatkan nutrisi yang lengkap.

Sayangnya banyak dari mereka yang masih memilah-milah makanan. Akibatnya kekurangan vitamin dan muncul bercak putih.

2. Tanda Lahir

Yup, bercak putih pada wajah bayi seperti panu yang muncul bisa juga merupakan tanda lahir yang memang sudah ada. Bila memang seperti itu, maka Moms tidak perlu khawatir.

3. Tinea Versicolour

Ibu Mencium Bayinya

Foto: Ibu Mencium Bayinya (Freepik.com/cookie-studio)

Tinea versicolour atau pityriasis versicolour adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh Malassezia.

Jamur ini kemudian memproduksi asam yang akan mengganggu produksi melanin di dalam tubuh Si Kecil.

Beberapa orang dengan kondisi ini mengalami munculnya bercak merah muda, merah, atau cokelat, ada juga yang bintik-bintik putih.

Jika anak Moms memiliki kulit yang lebih cerah, bintik-bintik putih mungkin tidak akan terlihat sampai kulit menjadi cokelat.

Gangguan kulit ini dapat terjadi pada orang-orang dari segala usia.

Tetapi umumnya menyerang orang-orang yang tinggal di iklim lembap, serta orang-orang yang memiliki kulit berminyak atau sistem kekebalan yang lemah.

Karena tinea vesikuler disebabkan oleh pertumbuhan jamur yang berlebihan, obat antijamur adalah garis pertahanan utama.

Bicaralah dengan dokter anak tentang obat yang tepat untuk mengobatinya. Bercak putih pada wajah bayi biasanya hilang setelah jamur terkendali.

Diperlukan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk kulit kembali ke warna normal. Tanpa perawatan yang konsisten dengan topikal, sering kambuh.

Baca Juga: Hindari Iritasi, Ini 4 Tips Memilih Produk Perawatan Kulit untuk Bayi

4. Vitiligo

Menurut National Health Service vitiligo adalah kondisi di mana timbul bercak putih pucat di kulit.

Vitiligo mungkin bagi sebagian orang tua menakutkan, padahal tidak berbahaya.

Bercak putih pada wajah bayi seperti panu disebabkan karena hilangnya pigmentasi warna kulit, akibat gangguan autoimun.

Bercak kulit yang mengalami depigmentasi ini dapat terbentuk di mana saja di tubuh. Ini termasuk di bagian:

  • Wajah
  • Lengan
  • Tangan
  • Kaki
  • Telapak kaki
  • Alat kelamin

Bercak ini mungkin awalnya berukuran kecil dan secara bertahap meningkat sampai area putih menutupi sebagian besar tubuh.

Namun, bintik putih yang meluas tidak terjadi di semua kasus.

Kondisi ini dapat berkembang pada semua usia, meskipun kebanyakan orang tidak menunjukkan gejala penyakit hingga usia 20-an.

Risiko anak untuk mengalami vitiligo akan meningkat jika ada riwayat penyakit dalam keluarga. Perawatan tergantung pada tingkat keparahan kondisinya.

Dokter mungkin merekomendasikan krim topikal, terapi sinar ultraviolet, atau obat oral untuk membantu memulihkan warna kulit dan menghentikan penyebaran bercak putih pada wajah bayi.

Cangkok kulit juga efektif untuk menghilangkan bercak kecil kulit putih.

Untuk melakukan ini, dokter akan mengangkat kulit dari satu bagian tubuh kita dan menempelkannya ke bagian tubuh yang lain.

5. Luka Bakar

Biasanya bekas luka tertentu pada kulit, akan menyebabkan bagian kulit tersebut mengalami kurang pigmentasi atau keterlambatan pigmentasi.

Nah, jika sudah seperti ini, seperti apa penanganan bercak putih pada wajah bayi seperti panu?

6. Milia

Bayi Mungil

Foto: Bayi Mungil (Freepik.com/freepic-diller)

Milia juga bisa jadi penyebab bintik putih pada bayi. Kondisi ini berkembang ketika keratin terperangkap di bawah kulit.

Keratin adalah protein yang menyusun lapisan luar kulit. Hal ini menyebabkan terbentuknya kista kecil berwarna putih di kulit.

Kondisi ini paling sering terjadi pada anak-anak dan orang dewasa, tetapi juga terlihat pada bayi baru lahir.

Jika bintik putih disebabkan oleh keratin yang terperangkap, itu disebut milia primer.

Namun, kista putih kecil ini juga bisa terbentuk di kulit akibat luka bakar, kerusakan akibat sinar matahari, atau poison ivy.

Kista juga dapat berkembang setelah prosedur pelapisan kembali kulit atau setelah menggunakan krim steroid topikal.

Milia bisa berkembang di pipi, hidung, dahi, dan sekitar mata. Beberapa anak juga membentuk kista di mulut mereka.

Benjolan ini biasanya tidak terasa nyeri atau gatal, dan kondisi ini biasanya sembuh sendiri tanpa pengobatan dalam beberapa minggu.

Jika kondisi anak tidak membaik dalam beberapa bulan, segera bawa anak ke dokter untuk diperiksa.

Baca Juga: 4 Masalah Kulit Balita yang Paling Sering Dialami

7. Pityriasis Alba

Pityriasis alba adalah jenis eksim yang menyebabkan munculnya bercak oval kulit putih yang berubah warna.

Gangguan kulit ini memengaruhi sekitar 5% anak-anak di seluruh dunia, terutama yang berusia antara 3 dan 16 tahun.

Penyebab pasti dari kondisi ini tidak diketahui. Biasanya terlihat pada pengaturan dermatitis atopik.

Ini mungkin terkait dengan paparan sinar matahari atau jamur yang menyebabkan hipopigmentasi.

Pityriasis alba sering hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan, meskipun perubahan warna bisa bertahan hingga tiga tahun.

8. Hipomelanosis Gutata Idiopatik (Bintik Matahari)

Hipomelanosis guttate idiopatik, atau bintik matahari, adalah bintik putih yang terbentuk di kulit akibat paparan sinar UV dalam jangka panjang.

Jumlah dan ukuran bintik putih bervariasi, tetapi biasanya berbentuk bulat, datar, dan berukuran antara 2 dan 5 milimeter.

Bintik-bintik ini dapat berkembang di berbagai bagian tubuh anak termasuk:

  • Wajah
  • Lengan
  • Punggung
  • Kaki

Menurut American Osteopathic College of Dermatology, kondisi ini lebih terlihat pada orang dengan kulit cerah, dan risiko bintik matahari meningkat seiring bertambahnya usia.

Wanita punya risiko lebih mengalami bintik-bintik pada usia lebih muda daripada pria.

Karena bintik-bintik putih ini disebabkan oleh paparan sinar UV, Moms harus menggunakan pelindung matahari untuk mencegah bertambahnya bintik matahari.

Ini dapat membantu mencegah terbentuknya bintik yang baru.

Baca Juga: 3+ Tips Memilih Pelembap untuk Mengatasi Kulit Kering pada Bayi, Catat!

Cara Mengatasi Bercak Putih pada Wajah Bayi

Bayi Tertidur

Foto: Bayi Tertidur (Freepik.com/freepic-diller)

Cara-cara ini bisa Moms lakukan untuk menghilangkan bercak putih pada wajah bayi.

Jika dilakukan secara rutin, maka hasil yang didapatkan pun akan optimal.

1. Mengoleskan Sunscreen

Oleskan tabir surya pada wajah anak sebelum keluar rumah.

2. Berikan Makan Sayur dan Buah yang Cukup

Bayi Makan Buah

Foto: Bayi Makan Buah (Freepik.com/master1305)

Pastikan anak kita makan banyak sayuran dan buah-buahan untuk menjaga pigmentasi kulitnya.

3. Dapat Menggunakan Pelembap Kulit

Banyak dokter anak menyarankan untuk menggunakan emolien (pelembap) bebas parfum dan pewarna.

Pelembab ini berguna untuk mencegah kulit kering yang dapat menyebabkan Pityriasis alba.

Bercak yang muncul sensitif jika dibandingkan dengan kulit di sekitarnya.

Inilah mengapa lebih baik menggunakan pelembab yang tidak diisi dengan pewangi atau bahan kimia buatan.

Dokter anak akan mengetahui pelembap terbaik yang dapat digunakan untuk Si Kecil.

Baca Juga: Petekie, Bintik Merah seperti Ruam di Kulit

4. Gunakan Krim Antijamur

Jika bercak putih pada wajah bayi disebabkan oleh infeksi jamur, maka Moms dapat menggunakan krim antijamur yang sesuai kulit anak, untuk mengatasi infeksi yang terjadi.

Itu dia beberapa penanganan yang bisa Moms lakukan jika bercak putih muncul pada kulit buah hati.

Selain untuk mengobati, cara-cara di atas bisa dilakukan juga untuk mencegah sebelum terjadi lho Moms!

  • https://www.nhs.uk/conditions/vitiligo/
  • https://www.aocd.org/page/IdiopathicGuttateH