25 Mei 2022

Apa Itu Bina Keluarga Balita? Yuk Simak Penjelasannya, Moms

Salah satu tujuannya adalah mencegah stunting pada anak

Hai, Moms dan Dads, tahukah kalian ada sebuah program yang telah dimulai sejak tahun 1984 yang membantu para orangtua agar memiliki bekal untuk membantu Si Kecil menjalani usia balita dengan baik, benar dan menyenangkan. Program ini disebut dengan bina keluarga balita (BKB).

Bina keluarga balita merupakan program yang dibuat oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN, gunanya untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan Moms dan Dads dalam mendidik Si Kecil.

Menurut Peraturan Kepala BKKBN No.12 tahun 2018, Bina Keluarga Balita diartikan sebagai layanan penyuluhan bagi orang tua dan anggota keluarga lainnya dalam mengasuh dan membina tumbuh kembang anak melalui kegiatan stimulasi fisik, mental, intelektual, emosional, spiritual, sosial, dan moral.

Ciri-Ciri Bina Keluarga Balita

Ciri-ciri bina keluarga balita
Foto: Ciri-ciri bina keluarga balita

Foto: Orami Photo Stock

Perlu diketahui bina keluarga balita merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh sejumlah kader yang berada di tingkat RW.

Lalu, apa saja ciri-ciri dari program bina keluarga balita?

  • Menekankan pada pembangunan manusia pada usia dini, baik fisik maupun mental, intelektual, sosial, dan moral
  • Tidak langsung ditujukan kepada balita
  • Meningkatkan keterampilan orang tua dan anggota keluarga lainnya dalam mengasuh, dan mendidik anak balitanya.
  • Menggunakan alat permainan anak (APE)
  • Menitik beratkan perlakukan orang tua yang tidak membeda-bedakan anak laki-laki dan perempuan
  • Membina tumbuh kembang balita.

Sasaran Bina Keluarga Balita

Sasaran BKB
Foto: Sasaran BKB (Victorynews.id)

Foto: Orami Photo Stock

Sasaran bina keluarga balita adalah semua keluarga yang mempunya balita terutama dari golongan berpenghasilan rendah baik di pedesaan, perkotaan, perusahaan, perkebunan, lingkungan kerja lainnya, komplek perumahan dan lain-lain.

Prinsip bina keluarga balita yaitu menitik beratkan pada pembinaan orang tua dan anggota keluarga lainnya yang mempunyai balita dan anak menggunakan Kartu Kembang Anak (KKA) sebagai alat pantau perkembangan anak.

Penyuluhan kepada orang tua meliputi semua materi pangasuhan tumbuh kembang anak (seluruh materi sesuai kelompok usia) diselesaikan dalam waktu 1 tahun (minimal 1 bulan sekali) menggunakan media interaksi sebagai sarana penyuluhan, melakukan rujukan bila anak mengalami gangguan tumbuh kembang.

Baca Juga: 9 Aktivitas Anti Bosan untuk Si Kecil selama Pandemi Di Rumah Aja

Manfaat Bina Keluarga Balita

Manfaat bina keluarga balita
Foto: Manfaat bina keluarga balita

Foto: Orami Photo Stock

Dibuatnya program bina keluarga balita memiliki tujuan untuk memperbaiki kualitas hidup anak balita dalam jangka panjang.

Selain itu, penyuluhan yang dilakukan pada program ini juga akan berguna sebagai bekal orang tua dalam mendidik anaknya.

Berikut ini manfaat dan tujuan diselenggarakannya bina keluarga mandiri yang dilansir dari Kampung KB:

1. Manfaat Bina Keluarga Balita bagi Orang Tua

  • Meningkatkan keterampilan dalam hal mengasuh dan mendidik anak balita
  • Mengetahui cara yang paling tepat untuk menggali potensi maksimal anak dari segala sisi
  • Memahami tips membagi waktu dengan baik saat mengasuh anak
  • Memperluas wawasan dan pengetahuan tentang pola asuh anak yang benar
  • Lebih terarah dalam cara pembinaan anak
  • Mampu mencurahkan perhatian dan kasih sayang terhadap Si Kecil sehingga tercipta ikan batin yang kuat antara orang tua dan anak
  • Mampu membentuk anak yang berkualitas

2. Manfaat Bina Keluarga Balita bagi Anak

  • Menjadikan anak sebagai pribadi yang bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa
  • Menanamkan kepribadian luhur kepada anak sejak dini
  • Memberikan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal
  • Menjadikan anak tumbuh sebagai orang yang cerdas, terampil,dan sehat
  • Membuat anak memiliki dasar kepribadian yang kuat untuk perkembangan hidupnya.

Baca Juga: Moms Wajib Tahu, Peran Asam Amino dalam Tumbuh Kembang Si Buah Hati

Cara Melaksanakan Bina Keluarga Balita

Melakukan BKB
Foto: Melakukan BKB (standard.co.uk)

Foto: Orami Photo Stock

Moms dan Dads, cara melaksanakan bina keluarga balita yaitu dilakukan oleh kader yang bekerja secara sukarela dari kalangan masyarakat sekitar. Sedangkan, masyarakat yang menerima penyuluhan disebut sebagai kelompok bina keluarga balita.

Kelompok bina keluarga umumnya terdiri dari keluarga muda dengan anggota yang mempunyai anak batita (bawah usia tiga tahun) atau anak balita (bawah usia lima tahun).

Menurutlaman resmi BKKBN, untuk memberdayakan kedua kelompok keluarga tersebut, seluruh jajaran pembangunan, termasuk kekuatan keluarga yang tergabung dalam Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA), diarahkan agar setiap keluarga memiliki prioritas tinggi terhadap kesehatan dan pertumbuhan anak balitanya.

Jika berjalan dengan baik, maka penyuluhan bina keluarga balita ini diharapkan dapat menghasilkan orang tua yang paham cara untuk memelihara kesehatan, tumbuh kembang anaknya, deteksi dini kelainan atau kecacatan dan akhirnya menyiapkan anak balitanya untuk sekolah bersama anak lainnya.

Materi Penyuluhan Bina Keluarga Balita

Program BKB
Foto: Program BKB

Foto: Orami Photo Stock

Secara umum, materi penyuluhan dari bina keluarga balita berisi tentang penerapan pola asuh tumbuh kembang anak balita.

Penyuluhan ini dilakukan sebanyak sembilan kali pertemuan dengan materi pokok sebagai berikut ini.

1. Program KB (Keluarga Berencana)

Penyampaian tujuan-tujuan dasar program keluarga berencana penting untuk meningkatkan kualitas masyarakat dalam memenuhi hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi serta meningkatkan kualitas penduduk.

2. Peran orang tua dalam pembinaan balita dan konsep diri orang tua

Usia balita adalah usia emas perkembangan dan pertumbuhan anak.

Oleh karena itu, ketika anak berada di usia ini, Moms dan Dads perlu benar-benar memperhatikan pola asuh dan perkembangannya agar buah hati bisa berkembang optimal.

Sebagai pengasuh dan pendidik, orang tua memegang peranan besar. Sebab, pola asuh anak akan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya dalam jangka panjang.

Baca Juga: Olahraga yang Aman dan Sehat Bantu Optimalkan Daya Tahan Tubuh Si Kecil

Dalam penyuluhan bina keluarga balita, Moms dan Dads akan mempelajari poin-poin penting dalam membina tumbuh kembang anak, seperti:

  • Tidak membandingkan anak yang satu dengan anak yang lainnya
  • Tidak menuntut anak secara berlebihan, melebihi kemampuannya
  • Memenuhi kebutuhan akan ASI, ASAH, dan ASUH
  • Tidak merendahkan kekurangan anak, melainkan tetap memberikan dorongan padanya
  • Meningkatkan komunikasi dengan anak melalui pesan yang ikhlas
  • Memberikan kesempatan kepada anak untuk mengungkapkan perasaannya dan menjadi pendengar yang baik
  • Menjadi teladan yang baik bagi anak

Bina Keluarga Balita Terintegrasi dengan Posyandu dan PAUD

Bina keluarga balita di paud
Foto: Bina keluarga balita di paud

Foto: Orami Photo Stock

Pelaksanaan layanan bina keluraga balita saat ini sudah terintegrasi dengan layanan Posyandu dan PAUD yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesi, hal ini biasa dikenal dengan sebutan BKB Holistik Integratif (BKB HI).

Layanan tersebut sudah menawarkan aspek kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan.

Moms dan Dads tahu jika program keluarga berencana atau kb lebih mengupayakan pengaturan jarak kehamilan, namun bina keluarga balita menyasar dalam peningkatan pengetahuan serta keterampilan dalam mengasuh anak.

Disamping itu, program bina keluarga balita juga dilakukan sebagia sarana pencegahan stunting selain keluarga berencana.

Dalam bina keluarga balita, pemerintah mengajak orangtua untuk meningkatkan kualitas anak dalam rangka pembangunan keluarga.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Tempat Makan Keluarga di BSD, Tersedia Hidangan Tradisional Nusantara hingga Western

Penting bagi Moms dan Dads terutama yang baru memiliki anak pertama untuk mengikuti kelompok Bina Keluarga Balita, karena kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengatasi masalah dalam tumbuh kembang anak.

Sehingga nantinya anak akan memiliki sikap yang positif dan berguna bagi keluarga. Yuk Moms dan Dads ikuti kelompok bina keluarga balita di wilayah kalian!

  • https://kampungkb.bkkbn.go.id/postSlider/9472/32763
  • https://jdih.bkkbn.go.id/public_assets/file/b95374187845c9da636c456ce3241da7.pdf

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.