20 Maret 2024

Bolehkah Puasa setelah Berhubungan Intim? Yuk, Simak!

Mandi wajib setelah hubungan seksual sebaiknya dilakukan sebelum waktu Subuh

Saat bulan Ramadan, mungkin Moms dan Dads bertanya-tanya, bolehkah puasa setelah berhubungan intim?

Berhubungan intim bagi pasangan suami istri memang dapat meningkatkan keharmonisan.

Selain itu, dikutip dari Health Harvard berhubungan seksual juga memiliki manfaat kesehatan, salah satunya untuk jantung.

Sebuah studi di The American Journal of Cardiology mencatat bahwa tidak perlu ada keraguan untuk berhubungan intim.

Hal tersebut karena masih ada kemungkinan untuk memiliki kehidupan seks yang sehat dan aktif meski memiliki penyakit jantung.

Berhubungan intim saat puasa juga bukan menjadi halangan. Bagi pasangan suami istri, ada kalanya melakukan hubungan intim secara spontan.

Namun terkadang keduanya melakukan hubungan intim di malam hari hingga lupa untuk mandi wajib bahkan sahur setelah berniat untuk berpuasa.

Jika itu yang terjadi, bolehkah puasa setelah berhubungan intim?

Bagaimana jika seseorang memiliki hadas besar atau dalam kondisi junub di malam yang mengharuskannya mandi junub?

Namun, tertidur hingga pagi dan sudah masuk waktu ibadah puasa?

Baca Juga: Apakah Mengupil Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

Bolehkah Puasa setelah Berhubungan Intim?

Bolehkah Puasa setelah Berhubungan Intim? (Orami Photo Stock)
Foto: Bolehkah Puasa setelah Berhubungan Intim? (Orami Photo Stock)

Dilansir NU Online menurut hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang menceritakan pengalaman Rasulullah SAW mengenai hubungan intim dan juga puasa.

Dalam keterangan tersebut, beliau masih dalam kondisi junub di pagi hari waktu puasa sebagaimana keterangan istrinya.

“Dari Aisyah RA dan Ummu Salamah RA, Nabi Muhammad SAW pernah berpagi hari dalam kondisi junub karena jimak, kemudian beliau mandi, dan terus berpuasa,” (HR. Muttafaq Alaih).

Hal ini memberikan jawaban mengenai pertanyaan bolehkah puasa setelah berhubungan intim, yakni adalah sesuatu yang dibolehkan, dengan catatan, harus mandi junub setelahnya.

Selain itu, Imam Muslim dalam riwayat dari Ummu Salamah RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak mengqadha puasanya saat itu.

Syekh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki menerangkan bahwa ‘Rasulullah SAW tidak mengqadha.

Ini mengisyaratkan bahwa puasa yang dijalani oleh Rasulullah SAW di hari saat beliau junub tersebut tidak berkekurangan sesuatu apa pun.

“Maksudnya adalah tidak mengqadha puasa hari tersebut di bulan lainnya karena puasanya hari itu tetap sah tanpa cacat sedikit pun di dalamnya.”

(Lihat Syekh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki, Ibanatul Ahkam, [Beirut, Darul Fikr: 1996 M/1416 H], cetakan pertama, juz II, halaman 312).

Sejumlah ulama pun telah berfatwa bahwa hadas atau keadaan tidak suci pada diri seorang muslim menyebabkan ia tidak boleh untuk salat dan melakukan banyak ibadah lain kecuali puasa.

Baca Juga: 7+ Cara Menahan Lapar saat Puasa, Praktikkan Yuk!

Bolehkah Puasa Setelah Berhubungan Intim dan Belum Mandi Wajib?

Bolehkah Puasa setelah Berhubungan Intim?
Foto: Bolehkah Puasa setelah Berhubungan Intim? (Orami Photo Stock)

Lantas, bolehkah puasa setelah berhubungan intim tapi belum sempat mandi junub?

Dapat disimpulkan bahwa orang yang dalam keadaan junub dan tertidur hingga pagi hari sehingga lupa mandi wajib, dapat terus melanjutkan ibadah puasanya.

Ia cukup mandi junub lalu berpuasa hingga matahari tenggelam. Puasanya terbilang sah tanpa perlu mengqadhanya di bulan-bulan selanjutnya.

Islam membolehkan orang yang junub untuk menunda mandi wajibnya di bulan Ramadan maupun di luar bulan Ramadan.

Tetapi sebaiknya orang yang junub segera melakukan mandi wajib agar dapat menjalani ibadah puasa seharian dalam keadaan suci dari hadas besar.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa mandi wajib tidak harus dilakukan sebelum Subuh.

Seseorang boleh mandi wajib setelah Subuh dan puasanya tetap sah.

Mandi Wajib atau Sahur Terlebih Dulu?

Bolehkah Puasa setelah Berhubungan Intim
Foto: Bolehkah Puasa setelah Berhubungan Intim (Freepik.com/freepik)

Bolehkah puasa setelah berhubungan intim dan ingin makan sahur dulu sebelum mandi wajib? Boleh saja, Moms!

Jika harus memilih apakah mandi junub dulu atau sahur, maka bisa sahur terlebih dulu. Karena, batas akhirnya waktu sahur adalah Subuh.

Seseorang tidak boleh sahur setelah masuk waktu Subuh. Seseorang dapat menunda mandi wajib, tapi tidak mungkin menunda sahur.

Karena itu, yang mungkin dilakukan adalah mendahulukan sahur dan menunda mandi wajib. Hanya saja, sebelum makan sahur dianjurkan agar berwudu terlebih dahulu.

Sebagaimana keterangan dari Aisyah RA, beliau mengatakan:

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.