Scroll untuk melanjutkan membaca

PARENTING
23 Juni 2022

5 Cara Belajar Mewarnai untuk Anak dengan Mudah dan Seru!

Biarkan Si Kecil menggunakan imajinasinya
5 Cara Belajar Mewarnai untuk Anak dengan Mudah dan Seru!

Mengajarkan cara belajar mewarnai pada anak bisa disesuaikan dengan usianya.

Yang penting, berikan kebebasan pada Si Kecil untuk berkreasi.

Pada dasarnya, tidak ada kata terlalu dini untuk mengenalkan anak pada seni, termasuk belajar mewarnai.

Salah satu langkah awal yang dapat Moms lakukan adalah mengajarkan cara belajar mewarnai anak TK.

Lantas, bagaimana mengajarkan cara belajar mewarnai pada anak? Mari simak di bawah ini.

Baca Juga: 9 Fakta Nasida Ria, Grup Qasidah yang Konser di Jerman, Membanggakan!

Kapan Anak Mulai Belajar Mewarnai?

anak belajar mewarnai

Foto: anak belajar mewarnai (pexels.com)

Foto Anak Belajar Mewarnai (pexels.com)

Sebelum mengetahui tips cara belajar mewarnai pada anak, Moms juga harus tahu waktu terbaik untuk mengajarinya.

Belajar mewarnai untuk anak TK bukan hanya sekadar mengisi waktu luang, namun juga dapat dijadikan kegiatan yang mendukung tumbuh kembang optimal Si Kecil.

Dengan mewarnai, anak akan dapat menyalurkan emosi, ide, sekaligus bakat seni yang mungkin terpendam dalam dirinya.

Anak usia berapapun dapat dikenalkan dengan kegiatan mewarnai.

Umumnya, anak mulai bisa mewarnai pada usia 3 tahun.

Ia mulai bisa membuat bentuk dasar seperti lingkaran, kota, silang, garis dan titik yang dikombinasikan dengan beragam cara.

Namun, Moms bisa mengajarkan anak mewarnai sejak dini.

Sebab, perkembangan kemampuan mewarnai anak memang merupakan proses bertahap.

Tidak mungkin terjadi tiba-tiba atau anak langsung canggih dalam semalam.

Hasil coretan atau gambar yang dibuat, umumnya mencerminkan usia anak.

Pada mulanya saat anak membuat coretan, mereka mungkin akan mewarnai bebas kemudian memberi tahu bahwa itu adalah Moms, Dads, hewan peliharaan, atau mainan favoritnya.

Tapi seiring dengan pertumbuhannya, anak akan merencanakan apa yang akan dia gambar dan warnai sebelum dia mulai.

Hanya saja, Moms harus memastikan keamanan anak, mulai dari alat mewarnai yang digunakan hingga penggunaan pensil warna yang tidak mengandung zat kimia beracun.

Baca Juga: 7 Manfaat Daun Patikan Kebo, Bantu Atasi Masalah Pernapasan Seperti Asma dan Batuk

Manfaat Anak Belajar Mewarnai

anak mewarnai

Foto: anak mewarnai (pexels.com)

Foto Anak sedang Belajar Mewarnai (pexels.com)

Bagi Si Kecil, mewarnai sama seperti aktivitas bermain lainnya.

Namun, perlu Moms ketahui bahwa menggambar ternyata mendukung tumbuh kembang mereka.

Berikut manfaat anak belajar mewarnai:

1. Mengekspresikan Emosi

Melansir National Center for Biotechnology Information, emosi yang terpendam seringkali membuat anak menjadi murung dan rentan mengalami depresi.

Namun dengan mewarnai, anak jadi bisa menyalurkan emosinya sekaligus melatih imajinasi dan rasa ingin tahunya terhadap banyak hal.

2. Membangun Keterampilan Pemecahan Masalah

Saat belajar mewarnai, anak-anak dihadapkan pada banyak pertanyaan soal penempatan objek, bentuk, serta warna yang dipilih untuk mewarnai.

Hal ini dapat melatih kemampuan anak untuk menemukan solusi ketika dihadapkan pada suatu masalah.

Baca Juga: 11 Bentuk Hidung dan Penjelasan Kepribadian serta Karakter Pemiliknya

3. Membangun Skill Motorik Halus

Melakukan kegiatan seni seperti mewarnai dapat mengasah kemampuan motorik halus anak serta kemampuannya untuk memecahkan masalah.

Dalam jangka panjang, skill ini dapat berkembang menjadi kemampuan anak yang lebih tinggi dalam bidang akademis.

4. Meningkatkan Kepercayaan Diri

Membebaskan anak untuk memilih mewarnai yang disenanginya akan membuat ia lebih percaya diri dalam mengekspresikan diri sendiri.

Anak pun dapat membuat keputusan sendiri mengenai apa yang baik atau buruk untuk dirinya sendiri, tentunya dengan arahan dari Moms dan Dads.

5. Meningkatkan Konsentrasi

Melansir Malaysian Journal of Medical Sciences, manfaat belajar mewarnai anak TK ternyata bisa membantunya meningkatkan konsentrasi.

Hal ini dianggap penting untuk kesuksesan akademis anak saat ia menginjak sekolah dasar atau SD.

Saat belajar mewarnai, anak-anak akan mengobservasi berbagai detail kecil yang dapat membantu mengasah kemampuan konsentrasinya.

Baca Juga: Mengenal Ayurveda, Pengobatan Tradisional India untuk Tubuh dan Pikiran yang Sehat

Tips Mengajarkan Anak Belajar Mewarnai

mewarnai

Foto: mewarnai (pexels.com)

Foto Orang Tua Mengajarkan Anak Mewarnai (pexels.com)

Salah satu hal yang paling penting dalam mengajarkan cara belajar mewarnai anak TK adalah memberi mereka kebebasan dalam mengeksplorasi kemampuan sendiri.

Jangan heran jika rumah akan berantakan ketika anak mewarnai karena di tahap awal ia masih belajar mengembangkan skill-nya.

Cobalah untuk membuat anak betah berlama-lama belajar mewarnai agar ia bisa merasakan manfaatnya.

Mengajari cara belajar mewarnai anak TK yang benar di usia ini merupakan tantangan tersendiri.

Apalagi di fase terrible two ini, anak cenderung ingin mandiri dan sulit diatur.

Meskipun demikian, berikut beberapa strategi dalam mengajarkan cara mewarnai anak TK yang bisa Moms coba:

1. Perlatan yang Menarik

Agar Si Kecil lebih semangat lagi dalam belajar mewarnai, ada baiknya Moms memilihkan peralatan gambar yang menarik dan lucu.

Moms bisa melibatkan Si Kecil untuk memilih sendiri buku gambar, pensil warna, atau krayon agar dia lebih semangat lagi dalam belajar.

Pilihlah juga alat gambar yang sesuai dengan usia anak, contohnya seperti non-toxic crayon untuk anak usia dini atau pensil warna dengan grip segitiga agar kemampuan menulisnya semakin berkembang.

2. Ajak Si Kecil Mewarnai sambil Bermain

Belajar mewarnai anak PAUD harus dilakukan sambil bermain.

Hal ini akan membuat anak mengasosiasikan kegiatan mewarnai dengan hal yang menyenangkan.

Buatlah permainan yang bisa menarik perhatian anak, seperti mewarnai benda-benda yang ada di sekitar.

Baca Juga: 7 Wisata Dekat Stasiun Malang, Bisa Ditempuh dengan Berjalan Kaki

3. Ajarkan Warna Melalui Lingkungan Sekitar

Kemampuan imajinasi yang dimiliki oleh sang anak tentang berbagai hal memang terkadang membuatnya senang mengaplikasikan ke beragam warna pada gambar yang dia buat.

Hal ini sebenarnya tidak salah, tetapi Moms juga harus mengarahkan Si Kecil untuk belajar mewarnai sesuai dengan alam sekitarnya agar warna yang diberikan bisa lebih sesuai dengan objek yang digambar.

Karena itu, Moms bisa mulai mengajarkan warna pada sang anak dengan hal-hal yang kecil seperti benda yang ada di sekitar rumah.

Misalnya seperti, memberi tahu bahwa bunga ditaman rumah memiliki warna hijau atau kucing peliharaan memiliki warna cokelat dan lain sebagainya.

4. Biarkan Anak Berkreasi Sesuai Keinginannya

Ketika anak belajar mewarnai rumah, biarkan ia berkreasi sesuai keinginannya.

Misalnya, ia mewarnai genteng rumah bewarna pink.

Namun, Moms juga dapat mengenalkannya pada bentuk objek sederhana, seperti kotak, segitiga, trapesium, dan lainnya.

5. Selalu Utamakan Apresiasi pada Hasil Karya Anak

Di saat anak sudah menyelesaikan karyanya, ikutlah berbahagia atas karya itu ya, Moms.

Apresiasi pekerjaan mereka dengan kata-kata pujian agar anak semakin bersemangat dalam berkreasi ataupun merasa termotivasi untuk lebih baik lagi.

Hindari komentar yang berkesan meremehkan dan mempertanyakan hasil pekerjaan mereka yang kurang baik menurut kita agar anak tetap merasa dihargai.

Baca Juga: Mengenal Tramadol, Pereda Nyeri yang Masuk dalam Golongan Narkotika

Itu dia Moms seputar mengajarkan anak belajar mewarnai.

Sangat penting untuk mengenalkan anak pada berbagai alat mewarnai dan biarkan ia memilih alat atau objek mana yang paling disukainya.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2743416/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3743993/
  • https://extension.psu.edu/programs/betterkidcare/early-care/tip-pages/all/painting-with-young-children
  • https://childcrisisaz.org/5-incredible-benefits-of-art-for-kids/
  • https://parenting.firstcry.com/articles/how-to-teach-kids-to-draw-a-step-by-step-guide/
  • https://team-cartwright.com/why-should-kids-color/