Home & Living

9 Agustus 2021

3 Cara Menanam Biji Alpukat dan Langkah Merawatnya dengan Benar

Moms bisa menanam buah alpukat dari biji!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Bosan dengan kegiatan sehari-hari? Jika iya, maka inilah saatnya Moms mencari hobi atau kegiatan baru yang menyenangkan. Salah satunya yang bisa Moms coba adalah dengan belajar cara menanam biji alpukat.

Buah alpukat banyak disukai orang karena rasanya yang manis dan memiliki kandungan yang menyehatkan tubuh.

Buah alpukat mengandung vitamin A, vitamin E, potasium, kalium, lemak tak jenuh, dan zat besi.

Buah alpukat merupakan buah yang banyak dinikmati. Tidak hanya diolah menjadi jus, tetapi juga dapat dimasukkan ke hidangan utama, atau kudapan.

Tentu menyenangkan bila Moms memiliki tanaman alpukat di halaman rumah sendiri. Meskipun membutuhkan waktu lebih lama hingga akhirnya dapat memanen alpukat.

Bahkan memiliki lahan luas, Moms juga bisa memulai usaha budidaya alpukat.

Coba ikuti cara menanam alpukat dari biji dengan langkah mudah berikut ini, dilansir dari Almanac. Yuk Moms, disimak!

Baca Juga: Lezat dan Kaya Gizi, Ini 4 Manfaat Avokad untuk Balita

Cara Menanam Biji Alpukat

menanam avokad.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ternyata Moms bisa belajar cara menanam biji alpukat di rumah dari nol, lho.

Langkahnya mudah serta tidak memerlukan perlatan yang sulit. Ikuti dengan seksama, yuk!

1. Biji Alpukat

Cara menanam biji alpukat tentu tidak bisa sembarangan, karena harus selektif memilih biji yang bagus. Biji buah alpukat yang sudah tua adalah pilihan terbaik untuk ditanam.

Untuk menanamnya, langkah pertama yang harus Moms lakukan adalah ambil biji buah alpukat lalu cuci dan biarkan mengering selama 2-3 hari.

Selanjutnya tusuk tiga buah tusuk gigi di tiga titik biji alpukat dengan jarak sama dan sedalam sekitar 1 cm.

Tusukan tersebut harus berada pada satu garis melingkar.

Posisi tusuk gigi juga harus agak serong ke arah bawah.

Bagian atas biji alpukat adalah tempat tumbuh tunas dan bentuknya lebih lonjong.

Sementara itu, bagian bawah adalah tempat tumbuh akar dan bentuknya sedikit lebih datar dibanding bagian atas.

2. Persiapkan Media Tanam Air

Cara menanam biji alpukat selanjutnya adalah dengan menanam menggunakan media air, sebelum dipindahkan ke tanah.

Isi gelas dengan air, dengan menggunakan tusuk gigi yang menusuk biji alpukat, buat agar biji alpukat menggantung di bibir gelas dan pastikan agar tidak terjatuh.

Pastikan seperempat bagian biji alpukat terendam air.

Moms juga bisa menuangkan satu sendok gula pasir ke dalam air untuk menambah nutrisi pertumbuhan tunas dan akar alpukat.

Kemudian, letakkan biji alpukat yang ditanam dengan media air itu di tempat yang tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Jangan lupa untuk perhatikan volume air setiap hari, ya.

Jika volume air berkurang, tambahlah air hingga volumenya sama seperti saat awal menanam. Air juga harus diganti sebanyak lima hari sekali.

Biasanya pada hari ke-45, akar sudah rimbun dan tunas juga sudah terlihat tumbuh tinggi sekira 15cm.

Hal ini menunjukkan bahwa tanaman alpukat tersebut sudah siap dipindahkan ke tanah.

Baca Juga: 6 Cara Menanam Mawar di Rumah Supaya Kebun Tampak Cantik

3. Ditanam di Tanah

Sebelum memindahkan ke tanah, Moms harus persiapkan media tanamnya. Lalu, barulah biji alpukat bisa ditanam langsung di halaman rumah atau di pot.

Jika menanam di pot, pastikan diameter pot minimal 30 cm. Kemudian isilah pot atau lubang tanam dengan tanah yang gembur sebanyak setengah bagian.

Selajutnya, letakkan bibit tanaman alpukat tersebut di atas tanah dan masukkan kembali tanah untuk menutupi akar tanaman.

Mims harus memastikan tanah yang menutupi akar cukup kuat untuk menyangga tanaman.

Disarankan untuk memotong tunas sekitar 7 cm untuk merangsang pertumbuhan batang dan daun alpukat.

Setelah itu, letakkan tanaman di tempat yang tidak terpapar langsung sinar matahari.

Jangan lupa menyiram tanaman alpukat menggunakan air secukupnya.

Baca Juga: Avokad, Buah dengan Berjuta Manfaat

Cara Merawat Tanaman Alpukat

menanam avokad-2.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Setelah tahu cara menanam biji alpukat, sudah pasti Moms harus tahu cara merawatnya yang tepat sehingga pohon bisa tumbuh dengan baik, serta dipanen buahnya.

Jangan lupa juga untuk berikan pupuk dan sinar matahari yang cukup ya, Moms.

Ini dia cara merawat alpukat yang baik dan benar:

  • Sirami pohon dengan intensitas sering, ringan, jaga tanah tetap lembap tetapi tidak sampai basah kuyup. Tipsnya, coba lihat daun, daun yang menguning adalah pertanda terlalu banyak air.
  • Ketika pohon setinggi sekitar 30 cm, potong kembali hingga 15 cm sehingga tunas baru akan tumbuh.
  • Pohon alpukat dapat hidup di luar saat cuaca sedang terik.
  • Jika menemukan daunnya berwarna kuning, segeralah menjemur tanaman alpukat itu.
    Daun berwarna kuning menunjukkan tanaman terlalu banyak air.
  • Kemudian jika daun berwarna cokelat dan ujungnya kering, segera siram tanaman itu.
    Daun berwarna cokelat menunjukkan bahwa tanaman terlalu banyak mengandung garam.
  • Gunakan pupuk NPK dan KNO3 seminggu sekali.
  • Semprotkan pupuk organik cair pada daun pohon alpukat.

Agar buah alpukat tumbuh, kuncinya adalah kesabaran. Karena diperlukan 10-15 tahun bagi tanaman alpukat tersebut untuk tumbuh menjadi pohon yang mulai menghasilkan buah.

Baca Juga: 6 Cara Menanam Mawar di Rumah Supaya Kebun Tampak Cantik

Ciri-ciri buah alpukat yang sudah matang adalah warnah buah menjadi cokelat atau kemerahan dan mengilap.

Kemudian, jika Moms mengetuk buah alpukat, tidak akan timbul suara yang nyaring. Barulah alpukat siap dipetik dan dinikmati.

Nah, itulah Moms cara menanam biji alpukat dan merawatnya sehingga tumbuh optimal. Yuk, coba tanam di rumah!

  • https://www.almanac.com/content/grow-your-own-avocado-tree-5-simple-steps
  • https://www.apartmenttherapy.com/how-to-grow-avocado-plants-258836
  • https://inhabitat.com/how-to-grow-an-avocado-tree-from-an-avocado-pit/
  • https://www.goodhousekeeping.com/home/gardening/a26064095/how-to-grow-avocado-tree/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait