23 Juni 2021

Simak Cara Menanam Kacang Panjang di Rumah, Ternyata Tidak Sulit!

Kacang panjang yang serbaguna dan sehat sekarang bisa dipetik langsung di rumah!
Simak Cara Menanam Kacang Panjang di Rumah, Ternyata Tidak Sulit!

Foto: Orami Photo Stocks

Ingin mencoba budidaya kacang panjang, tapi bingung mulai dari mana? Tenang saja! Berikut ini adalah langkah cara menanam kacang panjang yang dapat mengisi waktu Moms dan Dads yang hobi berkebun.

Ternyata mudah dan praktis!

Serba-serbi Menanam Kacang Panjang

Kacang panjang atau dalam bahasa latin bernamaVigna Sinensis ini berasal dari Afrika dan India yang kemudian menyebar ke berbagai daerah di Asia, termasuk Indonesia.

Masuk ke dalam kategori sayuran, kacang panjang bisa diolah ke berbagai menu masakan seperti ditumis atau dijadikan sebagai lalapan segar.

Bukan hanya memiliki rasa yang lezat, kacang panjang juga memiliki segudang manfaat dengan harganya yang cukup terjangkau. Hal inilah yang menyebabkan permintaan kacang panjang di pasaran cukup besar, terutama di Indonesia sendiri.

Mengonsumsi sayuran sebagai menu harian, memang bisa membawa dampak positif bagi kesehatan tubuh. Menurut Journal of Clinical Hypertension sayuran kaya akan serat sehingga bisa membantu mengurangi risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan diabetes.

Nah, buat Moms dan Dads yang suka mengonsumsi kacang panjang, bisa coba menanamnya di rumah.

Apalagi, cara menanam kacang panjang itu tergolong mudah. Moms dan Dads bisa membudidayakannya di polybag atau di pekarangan rumah.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menanam Kacang Hijau? Ikuti 10 Langkahnya!

Cara Menanam Kacang Panjang

Tanaman kacang panjang dapat tumbuh di mana saja, asalkan kebutuhan air di dalam tanah terpenuhi dengan baik dan tidak berlebihan.

Untuk mendapat hasil optimal dari penanaman kacang panjang sebenarnya tidak terlalu sulit. Yang terpenting adalah cara menanam kacang panjang harus sesuai dengan kebutuhannya agar hasilnya bisa sesuai harapan.

1. Pilih Bibit Tanaman yang Tepat

Bibit kacang panjang
Foto: Bibit kacang panjang

Foto: sowseeds.co.uk

Sebelum melakukan cara menanam kacang panjang di polybag atau pot, maka Moms dan Dads perlu memilih bibit yang unggul. Sebab, bibit yang unggul bisa mempengaruhi kualitas dari hasil panen di kemudian hari.

Berikut adalah beberapa tips dalam memilih bibit kacang panjang, yaitu:

  • Pilihlah bibit kacang panjang yang sudah berkecambah dengan persentase 85-90%.
  • Bibit harus terhindar dari penyakit, gulma, dan hama.
  • Pilih bibit dengan penampilan yang kusam atau bernas dan tidak memiliki kecacatan atau rusak.
  • Beberapa jenis bibit kacang panjang yang bisa dibeli yaitu varietas kacang panjang 1 (KP-1), varietas kacang panjang 2 (KP-2), kacang panjang usus, varietas usus hijau, dll.
  • Biji kacang harus kuat dan tidak mudah pecah saat ditekan.

Untuk memastikan bahwa bibit yang dipilih itu berkualitas baik, Moms dan Dads bisa merendamnya pada wadah berisi air. Pilihlah bibit yang tenggelam saja dan buang bibit yang masih mengambang.

Untuk menanam bibit kacang hijau ini tidak dibutuhkan penyemaian terlebih dahulu. Moms dan Dads bisa langsung menanamnya di media tanam.

2. Cara Menanam Kacang Panjang di Polybag

Pilih polybag yang berukuran minimal 30 cm. Beri lubang-lubang kecil agar air siraman nantinya tidak menggenang di dalam. Setelah itu, masukkan campuran tanah subur, arang sekam, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.

Moms dan Dads bisa mengisi 2 biji kacang panjang agar pertumbuhan bisa maksimal. Lakukan penyiraman setiap hari saat awal fase perkecambahan. Hal ini disebabkan polybag memiliki kemampuan terbatas dalam menyimpan air.

Baca Juga: Dapat Memperbesar Payudara, Ini 9 Manfaat Kacang Panjang untuk Kesehatan

3. Cara Menanam Kacang Panjang di Pekarangan Rumah

Menanam kacang panjang di rumah
Foto: Menanam kacang panjang di rumah

Foto: blogs.ifas.ufl.edu

Apabila ingin melakukan cara menanam kacang panjang di pekarangan rumah, hal yang pertama harus dilakukan adalah menyiapkan kedalaman tanah kurang lebih 30 cm.

Moms dan Dads bisa menggunakan cangkul untuk menggemburkan tanah. Setelah itu buatlah bedengan dengan ukuran kurang lebih 7x1x20 cm.

Kalau sebelumnya tanah sudah digunakan sebagai lahan tanaman lain, maka tidak perlu menggunakan pupuk dasar kembali. Sebab, tanaman kacang panjang nantinya akan menyerap sisa-sisa dari pupuk.

Jika mulai menanam dari awal, maka gunakan campuran pupuk kandang, pupuk Phonska, kalsium bubuk, dan insektisida. Pupuk dasar ini bertujuan untuk mencegah serangan larva uret yang biasanya menyerang tanah bedengan.

Setelah itu, tutup bedengan dengan mulsa seperti serpihan kayu untuk menghindari tumbuhnya gulma.

Buatlah lubang berukuran 5 cm untuk menanam bibit. Lalu, tutup kembali lubang dengan tanah. Biasanya, benih sudah mulai tumbuh sejak 2-4 hari setelah ditanam.

4. Kacang Panjang Membutuhkan Ajir Untuk Merambat

Tanaman kacang panjang butuh turus atau ajir sebagai sarana untuk merambat. Ajir bisa berupa belahan bambu, kayu, plastik, atau kombinasi ketiganya dengan tinggi 1,5-2 meter.

Sebagai cara menanam kacang panjang yang baik, Moms dan Dads bisa memasangnya setelah benih berkecambah atau 10-15 hari setelah ditanam.

Ajir harus dipasang berdekatan dengan lubang tanam sehingga bagian dari tanaman kacang panjang nantinya bisa diikatkan padanya. Hal ini untuk menghindari tanaman tumbuh menjalar kemana-mana. Tanam ajir di antara dua lubang dengan jarak antar ajir 50 cm.

5. Jangan Lupa Beri Pupuk Susulan

Pupuk untuk kacang panjang
Foto: Pupuk untuk kacang panjang

Foto: soonhuatseeds.com

Pada cara menanam kacang panjang ini, pemupukan susulan ini bisa dilakukan saat tanaman sudah mulai merambat pada ajir dengan jarak 10 hari sekali.

Jika Moms dan Dads menanamnya tepat saat musim hujan, maka ada baiknya kurangi penggunaan pupuk urea dan ZA. Selain itu, jika daun sudah cukup subur, maka penyemprotan pupuk daun tidak diperlukan lagi.

Pupuk yang bisa digunakan saat musim hujan biasanya adalah pupuk MKP yang tidak memiliki kandungan nitrogen. Mengapa menggunakan pupuk yang tidak memiliki kandungan nitrogen saat musim hujan?

Menurut Journal of Ecology and the Natural Environment, saat musim hujan kadar nitrogen bebas di udara dan tanah cukup tinggi. Jika kadarnya terlalu tinggi, maka bisa menyebabkan serangan jamur. Cukup gunakan pupuk daun saja jika memang benar-benar dibutuhkan.

Saat musim kemarau, Moms dan Dads bisa menggunakan NPK 16-16-16 agar pertumbuhan kacang panjang lebih optimal.

Pupuk ini mengandung unsur Nitrogen, Phosphat, dan Kalium yang lengkap dan seimbang sehingga menjamin keseragaman penyebaran semua hara.

Baca Juga: Cara Menanam Sawi di Pot dan Hidroponik, Yuk Terapkan!

6. Lakukan Penyiangan

Saat musim hujan, rumput liar akan mudah tumbuh subur dan bisa menjadi tempat bersembunyi bagi banyak hama tanaman.

Untuk mengantisipasinya, Moms dan Dads perlu melakukan penyiangan dan menggunakan herbisida. Tahapan cara menanam kacang panjang ini bisa dilakukan saat tanaman sudah mencapai umur 3-4 minggu.

7. Mengendalikan Hama dan Penyakit

Kendalikan hama dan gulma
Foto: Kendalikan hama dan gulma

Foto: harvesttotable.com

Salah satu faktor yang dapat menghalangi terjadinya pertumbuhan dan perkembangan kacang panjang adalah adanya serangan hama dan penyakit.

Cara menanam kacang panjang juga perlu mengendalikan hama dan penyakit yang mungkin menyerang kacang panjang. Adapun penyakit dan hama yang sering menyerang yaitu:

  • Ulat grayak;
  • Kutu hitam;
  • Kepik daun;
  • Penyakit karat; dan
  • Bercak daun cercospora.

Untuk mengatasinya, Moms dan Dads bisa menggunakan bahan organik seperti pestisida hayati. Pestisida jenis ini sangatlah aman untuk tanaman karena tidak mengandung bahan kimia sintetis.

Moms dan Dads juga dapat menggunakan larutan gandum dan kipahit untuk menangkal hama dengan cara alami.

Namun, perlu diingat bahwa untuk menangani berbagai penyakit dan hama tadi membutuhkan waktu yang tidak singkat, rutin, dan juga kesabaran yang cukup tinggi.

Baca Juga: Yuk Berkebun! Begini Cara Menanam Cabai Sendiri di Rumah

8. Pemanenan Kacang Panjang

Salah satu ciri kacang panjang yang sudah siap dipanen adalah ukuran polongnya yang sudah optimal. Hal ini bisa dilihat dari biji polong yang sudah terlihat menonjol. Kalau dihitung, masa tanam kacang panjang kurang lebih 3-4 bulan.

Untuk pemanenan sendiri waktu yang baik adalah pada pagi hari atau sebelum matahari terik menyengat. Di waktu ini, kacang panjang masih dalam keadaan yang sangat segar.

Saat memanen, Moms dan Dads bisa memotong bagian ujung pangkal kacang panjang. Nah, biasanya dalam satu tanaman kacang panjang bisa menghasilkan beberapa buah kacang panjang.

Itulah tadi cara menanam kacang panjang. Bagaimana, mudah bukan?

Semoga sekarang Moms dan Dads tidak perlu ragu lagi untuk menanamnya di polybag atau di pekarangan rumah. Karena selain mudah ditanam, kacang panjang juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Selamat mencoba!

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26826021/
  • https://academicjournals.org/journal/JENE/article-full-text-pdf/A57321645250
  • https://bibitbunga.com/cara-menanam-kacang-panjang-dalam-polybag-atau-pot/
  • https://kutanam.com/cara-menanam-kacang-panjang-yang-benar/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.