30 Juli 2021

8 Manfaat Daun Kenikir yang Kerap Dijadikan Lalapan Lezat

Moms suka makan daun kenikir sebagai lalapan? Ternyata manfaatnya banyak loh Moms!

Apakah Moms gemar menyantap lalapan? Mungkin Moms sudah tidak asing dengan daun kenikir. Tak hanya nikmat dijadikan lalapan, manfaat daun kenikir ternyata juga cukup banyak untuk kesehatan tubuh, sehingga banyak orang yang sengaja menanamnya untuk dijadikan tanaman obat.

Mengutip Global Journal of Pharmacology, tanaman dengan nama latin Cosmos caudatus Kunth. Tanaman ini awalnya berasal dari Amerika Latin, tapi juga bisa ditemukan di Asia Tenggara.

Ini adalah tanaman yang dikenal bermanfaat bagi kesehatan dan saat ini popularitasnya semakin meningkat di banyak negara, terutama Indonesia dan Malaysia.

Penggunaan ramuan daun kenikir untuk mengobati penyakit semakin meningkat sejak ditemukan puluhan tahun lalu.

Tanaman kenikir juga telah menyebar ke banyak negara di dunia yang menunjukkan bahwa ia memiliki sifat yang menguntungkan.

Meskipun demikian, C. caudatus hanya digunakan dalam pengobatan tradisional dan alternatif hingga saat ini. Secara tradisional manfaat daun kenikir adalah untuk obat penambah nafsu makan, lemah perut, tulang, pengusir serangga, bahkan mengatasi hipertensi dan diabetes.

Mengutip jurnal yang diterbitkan Cancer Chemoprevention Research Center (CCRC) - Fakultas Farmasi UGM, manfaat daun kenikir datang dari kandungan saponin, flavonoid polifenol dan minyak atsiri. Akarnya juga mengandung alkohol hidroksieugenol dan koniferil.

Namun, apakah manfaat daun kenikir tersebut terbukti efektif? Yuk Moms simak ulasannya berikut ini!

Baca Juga: Identik dengan Sayur Mentah, Begini Cara Konsumsi Lalapan yang Sehat

Manfaat Daun Kenikir untuk Kesehatan

Manfaat Daun Kenikir untuk Kesehatan
Foto: Manfaat Daun Kenikir untuk Kesehatan

Foto: pinterest.com

Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Research in Medical Science, diketahui bahwa daun kenikir ternyata mengandung banyak nutrisi.

Mulai dari karbohidrat, protein, serat, air, serta beberapa jenis vitamin, seperti vitamin B, vitamin C, dan beta karoten. Tak hanya itu saja, daun kenikir juga banyak mengandung mineral, seperti kalium, fosfor, kalsium, magnesium, zat besi, seng, tembaga, dan natrium.

Selain itu, daun kenikir juga mengandung senyawa aktif quercetin, asam fenolat (phenolic acid), dan asam klorogenat dalam jumlah yang besar. Ketiga senyawa ini adalah zat yang memiliki sifat antioksidan dan diduga memiliki efek anti radang, antihipertensi, antidiabetes, antibakteri, dan baik untuk menjaga kesehatan tulang.

Berikut ini beberapa manfaat daun kenikir yang perlu Moms ketahui:

1. Mencegah dan Mengobati Diabetes

Manfaat daun kenikir yang pertama adalah mencegah dan mengatasi gejala diabetes tipe 2. Penyakit ini adalah penyakit yang bisa terjadi ketika kadar gula darah terlalu tinggi di dalam tubuh karena insulin tidak dapat bekerja dengan efektif.

Berdasarkan penelitian, ditemukan fakta bahwa salah satu manfaat daun kenikir adalah memperbaiki kinerja insulin dalam tubuh dan kemudian menghambat penyerapan glukosa dalam sistem pencernaan.

Alhasil, kadar gula darah akan terkendali. Inilah alasan daun kenikir dianggap baik untuk mengobati dan mencegah penyakit diabetes tipe 2.

2. Menurunkan Tekanan Darah

Hipertensi adalah penyakit yang cukup umum dan terjadi saat tekanan darah dalam tubuh menjadi tinggi hingga melebihi tingkat normalnya.

Daun kenikir ternyata juga memiliki efek diuretik yang banyak digunakan untuk menurunkan tekanan darah. Senyawa dalam daun kenikir akan memiliki efek kerja mirip dengan obat antihipertensi golongan ACE-inhibitor.

Namun, sayangnya efektivitas dan dosis aman penggunaan daun kenikir untuk mengobati hipertensi hingga kini masih belum diketahui dengan jelas.

Ini karena belum ada penelitian lebih dalam mengenai daun kenikir sehingga manfaat daun kenikir untuk mengatasi hipertensi belum dapat dipastikan.

Baca Juga: Minuman Herbal Pencegah Kanker Terpopuler

3. Mencegah Osteoporosis

Masih mengutip Journal of Research in Medical Science, manfaat daun kenikir yang lain adalah untuk mencegah osteoporosis. Manfaat satu ini diduga berkat kandungan antioksidan yang tinggi dan kalsium yang terdapat didalamnya.

Dalam jurnal tersebut ditemukan bahwa daun kenikir memiliki efek yang baik dalam merangsang pembentukan tulang, meningkatkan kekuatan tulang, dan diduga mampu mencegah tulang keropos atau osteoporosis.

Namun, studi tersebut baru terbatas pada studi penelitian pada hewan percobaan yang dilakukan di laboratorium.

Hingga kini, belum ada riset klinis yang mendukung klaim bahwa daun kenikir bisa bermanfaat sebagai obat atau suplemen mencegah osteoporosis pada manusia.

4. Manfaat Daun Kenikir untuk Mencegah Kanker

Kandungan antioksidan yang tinggi pada ekstrak daun kenikir juga diyakini mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Namun, belum ada penelitian medis yang bisa membuktikan bahwa daun kenikir benar-benar efektif sebagai pengobatan kanker.

Namun, daun kenikir memang dikenal memiliki tinggi kandungan antioksidan dan anti radang yang bisa mencegah kerusakan sel.

Manfaat daun kenikir yang satu ini diduga dapat mencegah penyakit tertentu, seperti penyakit jantung. Selain itu, ektrak daun kenikir juga terlihat memiliki efek antibakteri dan antijamur.

Dalam penelitian dengan judul Potensi Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth.) Sebagai Terapi Kanker Melalui Induksi Apoptosis Cancer Stem Cell dari Univeristas Airlangga, membahas tentang manfaat daun kenikir untuk membunuh cancer stem cell karena sel punca kanker itu berbeda dengan sel punca biasa.

Baca Juga: 5 Makanan Terbaik Pencegah Kanker Serviks

Stem cell atau sel punca merupakan sel yang memiliki kemampuan memperbarui diri dan berdiferensiasi menjadi sel lain.

Sejak ditemukannya cancer stem cell, peneliti di seluruh dunia berlomba-lomba untuk menciptakan terapi kanker berbasis Cancer Stem Cell targeted therapy.

Dengan ditemukannya terapi dengan pendekatan ini, diharapkan ada terobosan baru untuk terapi kanker yang lebih efektif dan dengan kemungkinan kambuh yang kecil.

”Sejak lama orang Indonesia telah memanfaatkan tumbuhan-tumbuhan di sekitarnya untuk digunakan sebagai obat tradisional. Sebaiknya peneliti dan mahasiswa Indonesia memandang hal ini sebagai sebuah peluang besar dalam pengembangan obat untuk berbagai penyakit, salah satunya penyakit kanker,” kata Andi selaku ketua dari penelitian ini.

Untuk pengambilan flavonoid dan zat fenolik lain dari kenikir, dilakukan prosedur ekstraksi. Ekstrak akan diujikan pada sel punca normal dan cancer stem cell. Pengujian terhadap sel punca normal bertujuan untuk menguji toksisitas ekstrak terhadap sel normal.

Baca Juga: 23 Makanan Antioksidan Tinggi, Dapat Mencegah Sel Kanker

5. Manfaat Daun Kenikir untuk Mencegah Kanker Payudara

Apakah Moms tahu bahwa meskipun jarang, namun bukan kanker payudara tidak bisa menyerang wanita yang sedang menyusui. Kanker payudara pada wanita menyusui sekitar 3 persen dari keseluruhan jumlah penderita kanker.

Ada beberapa masalah yang sering kali muncul bagi ibu menyusui yang bisa saja mengarah pada perkembangan kanker. Kondisi tersebut adalah payudara bengkak karena terjadi peradangan payudara atau karena air susu ibu (ASI) yang keluar tak henti-henti.

Jika sudah begini, pastinya akan sangat mengganggu kenyamanan ibu menyusui dan juga akan berdampak bagi bayinya.

Oleh karena itu, jika Moms alami masalah payudara bengkak, maka ia harus segera diatasi. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi daun kenikir.

Untuk mendapatkan manfaat dari daun kenikir Moms bisa membakar daun kenikir bersama api yang kecil.

Setelah daun kenikir yang dibakar layu, maka Moms bisa mengusapkan daun kenikir bakar tersebut di area sekitar payudara.

Meski belum terbukti secara ilmiah, Moms perlu menanyakannya pada dokter terlebih dahulu ya jika hendak melakukan metode pengobatan ini.

6. Anti Jamur dan Antibakteri

Ekstrak daun kenikir juga bisa melindungi tubuh dari bakteri dan jamur. Dalam penelitian, daun kenikir diuji khasiatnya untuk menangkal bakteri dan jamur seperti Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, dan jamur Candida albicans.

Baca Juga: Waspada Tinea Captitis, Infeksi Jamur di Kulit Kepala Anak

7. Mengandung Tinggi Antioksidan

Dalam 100 gram daun kenikir, Moms bisa mendapatkan 2500 mg vitamin C yang baik bagi tubuh. Alhasil, ini menunjukkan bahwa daun kenikir merupakan salah satu yang tertinggi kandungan antioksidannya.

Artinya, manfaat daun kenikir untuk kesehatan bisa datang dari perannya dalam menangkal radikal bebas.

Terlebih, unsur radikal bebas ini dapat menjadi sumber penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung hingga kanker.

8. Mencegah Gangguan Pencernaan

Manfaat daun kenikir selanjutnya datang dari kandungan flavonoid. Para peneliti meyakini bahwa flavonoid yang terkandung dalam daun kenikir ternyata juga dapat mencegah gangguan pencernaan.

Flavonoid adalah jenis antioksidan yang telah terbukti khasiatnya untuk memperkuat daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai jenis penyakit akibat radikal bebas.

Sebenarnya, tubuh manusia memiliki kemampuan alami untuk menghasilkan antioksidan sendiri.

Sayangnya, jumlah yang diproduksi tubuh kadang tidak cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan optimal, sehingga dibutuhkan asupan antioksidan dari luar. Salah satunya adalah dari daun kenikir.

Baca Juga: Tidak Sembarangan, Ini Manfaat 9 Sayuran Lalapan Sunda

Catatan Tambahan tentang Manfaat Daun Kenikir

Catatan Tambahan Tentang Manfaat Daun Kenikir
Foto: Catatan Tambahan Tentang Manfaat Daun Kenikir

Foto: news.unair.ac.id

Untuk melindungi tubuh dari radikal bebas, mengonsumsi sayuran hijau yang tinggi antioksidan adalah langkah terbaik untuk dilakukan.

Tak hanya itu, kandungan komponen phenolic dalam sayuran juga akan menekan risiko terjadinya penyakit diabetes, jantung, dan kanker. Itulah mengapa banyak orang yang menyarankan mengonsumsi daun kenikir untuk mengatasi berbagai penyakit seperti misalnya hipertensi.

Nyatanya ada begitu banyak manfaat daun kenikir yang sayang dilewatkan demi menjaga kesehatan tubuh. Daun kenikir juga sangat mudah ditemukan, dan banyak cara mengolahnya.

Moms juga bisa mengolahnya dengan cara mengukus dan mengonsumsi sebagai lalapan, atau menumisnya sesuai keinginan. Namun, jangan lupa selalu cuci bersih daun kenikir ya Moms sebelum digunakan.

Salah satu cara terbaik mengonsumsi sayur agar nutrisinya terjaga adalah dengan mengukusnya. Namun, tidak menjadi masalah jika Moms mengolahnya dengan cara lain, selama asupan daun kenikir tetap masuk ke tubuh.

Baca Juga: 10 Jenis Sambal Khas Indonesia, Suka yang Mana?

Meski Begitu, Daun Kenikir Juga Punya Efek Samping

Meski Begitu, Daun Kenikir juga Punya Risiko
Foto: Meski Begitu, Daun Kenikir juga Punya Risiko

Foto: medicalnewstoday.com

C. caudatus atau daun kenikir adalah tanaman tradisional dan dilaporkan sebagai anti oksidan yang kuat.

Dalam penelitian, tanaman ini memiliki senyawa yang berpotensi bermanfaat bagi kesehatan manusia, karena sifat anti-diabetes, anti-hipertensi, pelindung tulang, dan anti-mikroba, antara lain.

Aktivitas farmakologis dikaitkan dengan adanya flavonoid dan senyawa polifenol dalam daun kenikir. Namun, ada batasan dalam penelitian ini. Sejauh ini belum ada uji klinis yang tersedia kepada manusia.

Oleh karena itu, pengaruh C. caudatus pada manusia masih belum jelas dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas maupun efek sampingnya pada manusia.

Meski diyakini memiliki sejumlah manfaat, daun kenikir juga sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang wajar saja. Pasalnya, mengonsumsi daun kenikir atau ekstraknya secara berlebihan diduga bisa menyebabkan kerusakan organ hati.

Daun ini juga harus dicuci terlebih dahulu sebelum dimasak atau dimakan langsung sebagai lalapan, ya Moms.

Baca Juga: 6 Macam Nasi yang Cuma Ada di Indonesia, Sudah Coba Semua?

Tips Mengolah Daun Kenikir

Tips Mengolah Daun Kenikir
Foto: Tips Mengolah Daun Kenikir

Foto: unsplash.com

Ssalah satu menu dari dan kenikir yang bisa Moms coba yaitu Urap Daun Kenikir. Namun ada beberapa tips yang perlu Moms pahami saat mengolah daun kenikir:

1. Jangan Memasak Terlalu Lama

Kebanyakan orang memilih memasak sayuran dalam waktu yang cukup lama agar teksturnya menjadi lebih lembut dan lebih mudah dimakan. Padahal cara tersebut justru membuat rasa pahit pada sayuran semakin terasa.

Jadi, hindari memasak kenikir terlalu lama karena ini bisa mengubah teksturnya, dan khasiat yang terkandung didalamnya juga bisa hilang.

2. Blanching

Cara lain untuk menghilangkan rasa pahit dari daun kenikir adalah dengan merebus kenikir. Teknik ini akan menjaga kandungan gizi dan vitamin yang ada pada daun kenikir.

Coba rebus daun kenikir pada air yang telah mendidih, namun jangan terlalu lama dibiarkan di dalam air. Cukup beberapa menit saja dan segera angkat.

3. Tambahkan Garam

Garam diyakini mampu untuk menetralisir rasa pahit pada sayuran, termasuk pada daun kenikir. Potonglah daun kenikir menjadi bagian yang lebih kecil, lalu tambahkan garam di atasnya.

4. Gunakan Bawang Putih

Selain garam, bawang putih juga mampu menyeimbangkan rasa pahit pada sayuran. Saat hendak memasak daun kenikir, siapkan bawang putih dalam jumlah yang cukup banyak kemudian iris kasar atau cincang kasar.

Pada proses memasak, tumis bawang putih hingga lay dan masukkan daun kenikir dan aduk rata hingga matang. Dengan begini, rasa pahit dari daun kenikir akan hilang.

5. Buang Batang yang Tua

Saat Moms membeli daun kenikir, Moms tidak akan selalu dapat batang sayur yang muda. Jika Moms mendapati daun dengan batang yang telah tua, sisihkan atau potong terlebih dahulu. Pasalnya, batang tua ini yang akan membuat rasa daun kenikir menjadi lebih pahit.

Baca Juga: Amankah Menggunakan Rebusan Daun Sirih Untuk Membersihkan Miss V?

Nah, sekarang Moms tak akan menghindari daun kenikir karena rasanya yang pahit, dengan begini Moms bisa mendapatkan manfaat daun kenikir dengan maksimal sehingga Moms akan selalu terjaga kesehatannya. Selamat mencoba ya Moms!

  • http://news.unair.ac.id/2017/07/10/ekstrak-daun-kenikir-berkhasiat-sebagai-terapi-cancer-stem-cell/
  • https://inabj.org/index.php/ibj/article/view/441#:~:text=Cosmos%20caudatus%20ethanolic%20extract%20(CCEE,of%20CCEE%20and%20its%20compounds.
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4746859/
  • https://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/en/?page_id=101
  • https://www.researchgate.net/publication/262731234_Cosmos_Caudatus_Kunth_A_Traditional_Medicinal_Herb

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.