17 Oktober 2023

24 Makanan Antioksidan Tinggi untuk Menangkal Radikal Bebas

Coba konsumsi secara rutin, Moms!
24 Makanan Antioksidan Tinggi untuk Menangkal Radikal Bebas

Untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh, Moms bisa konsumsi beragam makanan antioksidan yang dapat membantu menangkal radikal bebas.

Antioksidan adalah zat yang bisa melambatkan atau juga menangkal terjadinya proses oksidasi. Secara sederhana, oksidasi berarti perubahan reaksi kimia yang dapat menghasilkan radikal bebas.

Fungsi antioksidan dalam tubuh yaitu menangkal radikal bebas agar tidak memicu reaksi yang berkepanjangan yang bisa merusak berbagai sel penting dalam tubuh.

Penelitian dalam jurnal Fertility and Sterility juga menemukan bahwa makanan antioksidan tinggi memiliki dampak positif terhadap kesuburan dan peluang kehamilan wanita.

Meskipun menurut peneliti manfaatnya dapat berbeda tergantung pada sumber antioksidan yang diberikan yang disesuaikan dengan BMI (Body Mass Index atau Indeks Massa Tubuh) dan usia wanita yang mengonsumsinya.

Oleh karena itu, tubuh membutuhkan makanan antioksidan untuk mendapatkan berbagai manfaat positif bagi tubuh.

Beragam Makanan Antioksidan Tinggi

Berikut ini jenis makanan antioksidan yang bisa Moms konsumsi sehari-hari.

1. Kacang Merah

Kacang Merah
Foto: Kacang Merah (Orami Photo Stock)

Selain enak, kacang merah termasuk makanan antioksidan tinggi.

Menurut studi di jurnal Oxidative Medicine and Cellular Longevity, dikatakan bahwa kacang merah mengandung phenolic acid dan flavonoid dalam jumlah yang besar.

Selain itu, kacang merah juga mengandung anthocyanin, yang berkaitan erat dengan aktivitas antioksidan yang sangat kuat.

Kacang merah bisa disajikan dalam olahan es kacang merah, sup, atau bubur.

Tahukah Moms, dalam setengah cup kacang merah terdapat kandungan antioksidan sebanyak 13,727 TE (Trolox Equivalents atau satuan ukuran kekuatan antioksidan).

2. Almond

Almond adalah makanan antioksidan yang bisa melawan sel kanker.

The American Cancer Society telah menemukan bahwa ada kandungan asam ellagic dalam almond .

Kacang ini juga dikenal membantu pengobatan diabetes tipe 2 dan baik untuk kesehatan jantung.

Baca Juga: 8 Manfaat Kacang Almond untuk Ibu Hamil, Penuh Gizi!

3. Cengkih

Jangan sepelekan rempah-rempah satu ini, Moms. Tahukah Moms, cengkeh dikenal mengandung zat antijamur dan bakteri.

Selain itu, cengkih juga efektif mengurangi sakit gigi, peradangan, dan meningkatkan vitalitas seksual.

Sebuah studi tahun 2009 menemukan bahwa cengkih termasuk jenis rempah alami dan sebagai makanan antioksidan tinggi terbaik karena kadarnya yang cukup tinggi.

4. Beras Merah

Beras merah adalah makanan antioksidan selanjutnya. Di mana warna merah pada beras merah menunjukkan adanya senyawa flavonoid di dalamnya, yang disebut antosianin.

Studi perbandingan telah dilakukan dan dipublikasikan dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition, mengungkapkan bahwa beras merah kaya akan polifenol esensial, asam fitat, dan serat.

Kandungan antosianin pada beras merah 10% lebih banyak daripada senyawa yang sama ditemukan dalam buah-buahan berwarna gelap seperti berries.

5. Minyak Zaitun

Minyak Zaitun
Foto: Minyak Zaitun (Freepik.com/freepik)

Sudah lama dikenal bahwa minyak zaitun memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

Antioksidan yang terdapat di dalam minyak zaitun dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel yang bisa menyebabkan berbagai kondisi kesehatan dan penyakit.

Makanan antioksidan ini bisa dikonsumsi untuk mencapurkan bahan ke dalam menu sayuran Moms.

6. Selai Kacang

Siapa sangka kalau selai kacang termasuk makanan antioksidan tinggi. Ya betul Moms, satu porsi selai kacang mengandung 3 miligram vitamin E, yang termasuk antioksidan kuat.

Asam p-coumaric adalah antioksidan di dalam selai kacang. Hal ini juga sudha mencakup beberapa resveratrol, yaitu senyawa tanaman yang berperan sebagai antioksidan.

Baca Juga: Mengenalkan Selai Kacang pada Usia Dini, Menurut Ahli Bisa Menurunkan Alergi

7. Cokelat Hitam

Ternyata camilan satu ini menjadi salah satu makanan antioksidan tinggi, lho!

Selain itu, antioksidan dalam cokelat hitam dapat mengurangi peradangan dan mengurangi faktor risiko penyakit jantung.

Mengutip studi di Nutrition Journal, cokelat hitam juga berperan mencegah kenaikan kolestrol dalam tubuh.

Kadar gula dalam cokelat hitam paling rendah dibandingkan cokelat lainnya.

8. Ubi Jalar

Ubi jalar masuk ke dalam daftar makanan antioksidan tinggi.

Makanan antioksidan ini memberikan nutrisi penting seperti vitamin C, B6, kalium, dan serat.

Ia juga membawa nutrisi penting lainnya seperti kalsium dan vitamin A.

Salah satu manfaat nutrisi utama dari ubi jalar adalah kandungan antioksidannya yang tinggi yang dikenal sebagai beta-karoten, yang diubah menjadi vitamin A setelah dikonsumsi.

Tambahkan sedikit minyak zaitun sebelum disajikan untuk meningkatkan penyerapan beta-karoten yang bermanfaat.

9. Teh Hijau

Teh Hijau
Foto: Teh Hijau (Orami Photo Stock)

Dengan satu teguk teh hijau, Moms mendapatkan senyawa fitokimia, antosianin dan pro antosianin.

Studi di jurnal BioMed Research International memaparkan, senyawa ini kaya akan antioksidan yang membantu melawan peradangan.

Makanan antioksidan dianggap dapat memblokir kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker.

10. Gandum

Mengubah pola makan dengan konsumsi makanan antioksidan dapat meningkatkan kesehatan secara signifikan.

Makan roti gandum daripada roti putih, ini lebih baik karena mengandung antioksidan yang tinggi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan setidaknya satu porsi gandum dalam sehari memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke.

Gandum utuh mengandung seng dan selenium, yang dianggap membantu melindungi terhadap penyakit jantung dan kanker.

Kentang mungkin salah satu makanan tinggi karbohidrat, namun ia masuk ke dalam makanan antioksidan...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.