
Scroll untuk melanjutkan membaca
Cara menghilangkan bulu ketiak mungkin menjadi hal yang Moms cari-cari.
Tak bisa dipungkiri bahwa bulu ketiak terkadang bikin tak percaya diri dan menambah bau yang tak sedap pada tubuh.
Dalam sebuah studi Journal of Cosmetic Dermatology, menunjukkan bahwa laki-laki yang mencukur bulu ketiaknya mengalami penurunan bau badan yang sangat signifikan pada 24 jam kemudian.
Bulu-bulu halus yang tumbuh di sekitar tubuh kita, memiliki fungsi dan kegunaannya maisng-masing.
Baik itu untuk memfilter debu yang menempel di tubuh, menjaga kulit kita agar tetap sehat, atau menjaga tubuh dari benda-benda asing lainnya. Tidak terkecuali dengan bulu ketiak ya, Moms.
Namun, bagi para wanita yang senang mengenakan pakaian tanpa lengan, bulu ketiak tentu akan sangat mengganggu penampilan.
Makanya berbagai cara untuk menghilangkan bulu ketiak dicoba dan dilakukan.
Yuk, simak cara menghilangkan bulu ketiak di bawah ini!
Baca Juga: Lirik dan Makna Lagu Wake Me Up When September Ends, Menyayat Hati!
Foto: cara menghilangkan bulu ketiak
Foto Ketiak Bersih (Orami Photo Stock)
Apa saja cara alami yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bulu-bulu di ketiak? Simak caranya di bawah ini, yuk.
Tips menghilangkan bulu ketiak secara alami yang pertama adalah menggunakan jeruk nipis.
Jeruk nipis adalah jenis buah yang kaya akan vitamin C.
Konon, vitamin C yang ada pada jeruk nipis mampu merontokkan rambut-rambut halus, seperti bulu ketiak.
Cara pakainya juga mudah. Pertama, belah satu buah jeruk nipis menjadi dua bagian.
Lalu langsung gosokkan ke area ketiak secara perlahan. Lakukan cara ini setiap hari, agar bulu ketiak rontok total.
Selain itu, pengaplikasian jeruk nipis ke area ketiak bisa membantu menghilangkan bau ketiak yang mungkin muncul selama di rumah saja, lho.
Karenanya menjadikan jeruk nipis sebagai pengganti deodoran alami.
Tips menghilangkan bulu ketiak secara alami yang kedua adalah dengan menggunakan kapur sirih.
Moms tentu sering mendengar kalau kapur sirih, memiliki banyak manfaat untuk kesehatan serta kecantikan tubuh.
Ternyata, kapur sirih juga bisa digunakan untuk merontokkan bulu halus seperti bulu ketiak.
Kapur sirih sendiri disebut mengandung zat kavinol, karkavol, kadinen, dan samak.
Keempat kandungan ini, konon tidak hanya mampu merontokkan bulu ketiak tetapi juga memutihkan ketiak yang mungkin hitam karena cukur atau deodorant.
Cara pakai kapur sirih untuk menghilangkan bulu ketiak juga mudah, yaitu:
Tips tambahan, pastikan sebelum mengoleskan pasta kapur sirih, ketiak Moms dalam keadaan bersih ya.
Hal ini penting untuk diperhatikan supaya khasiat dari kapur sirih itu sendiri bisa bekerja dengan lebih maksimal.
Cara menghilangkan bulu ketiak secara alami selanjutnya adalah dengan mencampurkan madu, gula pasir, dan lemon.
Campuran ketiga bahan ini, akan berbentuk caramel seperti cairan waxing yang mungkin Moms dapatkan di salon.
Simak cara membuatnya di bawah ini ya.
Cara membuat:
Tahukah Moms bisa memanfaatkan pepaya sebagai salah satu acara menghilangkan bulu ketiak secara alami?
Pepaya cocok digunakan bagi Moms yang memiliki kulit sensitif, lho!
Nah, Moms juga mencampurkannya dengan kunyit yang memiliki sifat antibakteri sebagai salah satu cara menghilangkan bulu ketiak.
Hal tersebut bisa membantu menyehatkan kulit ketiak Moms secara alami.
Moms juga bisa memadukannya dengan lidah buaya agar kulit ketiak tidak berubah menjadi gelap.
Berikut cara menghilangkan bulu ketiak dengan menggunakan pepaya:
Baca Juga: Kalender Jawa September 2022, Lengkap dengan Pasaran dan Wuku!
Cara menghilangkan bulu ketiak secara alami berikutnya adalah dengan menggunakan mentimun nih, Moms.
Ternyata dengan campuran mentimun dan lemon bisa digunakan sebagai salah satu cara menghilangkan bulu ketiak.
Mentimun memiliki sifat mendinginkan dan cocok untuk digunakan pada ketiak.
Mentimun juga tak akan membuat kulit ketiak menjadi iritasi. Kandungan mineralnya bahkan bisa mengatasi iritasi pada kulit ketiak.
Berikut cara menghilangkan bulu ketiak dari mentimun;
Kunyit mengandung minyak volatile yang berfungsi sebagai anti-inflamasi.
Melansir Journal of Functional Foods, kunyit juga memiliki kurkumin yang berguna sebagai anti-oksidan yang bisa menetralkan radikal bebas.
Selain itu, kunyit bisa berfungsi untuk mencerahkan kulit ketiak.
Cara menghilangkan bulu ketiak dengan kunyit, yaitu:
Tak hanya bisa dijadikan sebagai bumbu dapur, jintan putih bisa untuk kecantikan.
Satu di antaranya bisa diandalkan untuk menghilangkan bulu ketiak secara alami.
Jintan putih berkhasiat untuk menghambat pertumbuhan rambut.
Cara menghilangkan bulu ketiak dengan jintan, yaitu:
Baca Juga: 8 Rekomendasi Eyeliner Waterproof yang Tahan Lama dan Mudah Diaplikasikan, Bikin Mata Makin Cantik!
Foto: IPL.jpg
Foto IPL (Orami Photo Stock)
Ada beberapa cara menghilangkan bulu ketiak selain menggunakan bahan alami, antara lain:
Mencukur merupakan salah satu cara menghilangkan bulu ketiak paling ampuh.
Namun, cara ini biasanya hanya bertahan 1–3 hari sebelum bulu ketiak mulai tumbuh kembali.
Untuk melakukannya, Moms disarankan untuk membasahi dan mengoleskan krim cukur terlebih dahulu pada kulit ketiak.
Setelah itu, mulailah mencukur bulu ketiak sesuai dengan arah rambut tumbuh.
Meski mudah dilakukan, mencukur bulu ketiak dapat menyebabkan iritasi atau kulit terluka bila dilakukan dengan pisau cukur yang sudah tumpul.
Selain itu, mencukur bulu ketiak juga dapat menyebabkan rambut tumbuh ke dalam.
Cara menghilangkan bulu ketiak selanjutnya adalah dengan mencabutnya dengan alat pencabut bulu ketiak atau pinset.
Cara yang satu ini dapat bertahan 3–8 minggu hingga bulu ketiak muncul kembali.
Namun, sebaiknya bersihkan pinset dengan alkohol sebelum dan sesudah mencabut bulu ketiak guna mengurangi risiko iritasi dan infeksi pada kulit ketiak.
Baca Juga: Mengenal Peranan Filum Bryophyta, Mampu Mencegah Erosi dan Banjir
Waxing dilakukan dengan cara mengoleskan cairan lilin pada ketiak dan menempelkan kain di atas lilin tersebut.
Setelah itu, kain akan ditarik dengan cepat hingga bulu ketiak tercabut sampai ke akarnya.
Metode ini dapat dilakukan setiap 3–6 minggu atau saat panjang bulu ketiak mencapai sekitar 0,5 cm.
Jika terlalu pendek, cairan lilin yang digunakan tidak dapat menempel pada bulu ketiak, sedangkan bulu ketiak yang terlalu panjang juga akan sulit ditarik.
Meski dapat menghilangkan bulu ketiak, waxing berisiko menyebabkan ruam kemerahan, iritasi, dan peradangan pada akar rambut.
Oleh karena itu, Moms perlu mengetahui cara melakukan waxing yang tepat, seperti tidak menggunakan krim retinoid sebelumnya atau menarik kain ke arah yang berlawanan dengan arah pertumbuhan rambut.
Krim penghilang bulu ketiak kini semakin mudah ditemukan di pasaran.
Krim ini bekerja dengan cara memecah keratin rambut, sehingga bulu ketiak akan rontok atau lepas dengan mudah.
Dalam menggunakan krim penghilang bulu ketiak, Moms tidak disarankan mendiamkannya terlalu lama, karena bisa menyebabkan kulit ketiak mengalami ruam dan meradang.
Selain itu, Moms juga dianjurkan untuk melakukan tes terlebih dahulu dengan cara mengoleskan krim penghilang bulu ketiak pada sebagian kecil area kulit.
Hal ini untuk mengetahui apakah memiliki alergi terhadap bahan-bahan yang terkandung di dalam krim tersebut.
Metode laser atau IPL merupakan cara menghilangkan bulu ketiak yang dinilai lebih efektif.
Hal ini karena hasilnya jauh lebih tahan lama daripada cara lainnya.
Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perawatan ini perlu dilakukan setidaknya 6 kali dengan jarak beberapa bulan.
Prosedur menghilangkan bulu ketiak dengan laser atau IPL berisiko menimbulkan efek samping, seperti kulit kemerahan, iritasi, perubahan warna kulit, dan munculnya jaringan parut.
Oleh karena itu, prosedur ini disarankan dilakukan di bawah pengawasan dokter, biasanya oleh dokter kecantikan.
Baca Juga: 7 Manfaat Madu Hijau untuk Kesehatan, Salah Satunya Menurunkan Risiko Kanker
Itu dia Moms beragam cara menghilangkan bulu ketiak. Bila muncul tanda-tanda iritasi atau infeksi setelah menghilangkan bulu ketiak, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Copyright © 2023 Orami. All rights reserved.