Kategori

Pernikahan (Marriage)

Pernikahan (Marriage)

Artikel pernikahan di Orami membahas banyak hal seputar masalah kehidupan setelah menikah.

Mulai dari perceraian, perselingkuhan, hubungan dengan mertua, menjadi orang tua baru, dan membangun komunikasi yang baik dengan pasangan agar hubungan suami istri semakin harmonis.

Berikut ini beberapa hal yang ada di kumpulan artikel pernikahan di Orami.

1. Perceraian

Artikel pernikahan di Orami cukup banyak membahas perceraian.

Perceraian dibagi menjadi dua jenis. Cerai hidup yang dikarenakan suatu putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Cerai hidup ini merupakan permintaan atau pengajuan dari seorang pasangan yang meminta untuk berpisah.

Selanjutnya adalah cerai mati, yaitu perceraian karena pasangan meninggal dunia.

Perceraian merupakan terputusnya hubungan antara suami dan istri entah itu dilatarbelakangi keputusan kedua belah pihak maupun maut yang memisahkan.

Penyebab Terjadinya Perceraian

Pemicu terjadinya perceraian antara lain:

  • Perselingkuhan
  • Pasangan mengabaikan kewajiban terhadap kebutuhan rumah tangga
  • Masalah ekonomi keluarga
  • Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)
  • Keterlibatan kerabat atau keluarga pasangan
  • Rasa tidak saling percaya
  • Kurangnya komunikasi, kebersamaan, dan perhatian yang mengakibatkan berkurangnya perasaan cinta

Dampak Perceraian terhadap Anak

Berikut ini hal yang umum dirasakan anak yang orang tuanya bercerai.

  • Anak merasa sedih
  • Anak merasa kesepian dan takut kehilangan cinta dari orang tuanya

Membantu Anak untuk Menyesuaikan Diri Pasca Orang Tua Bercerai

  • Menerapkan Co-Parenting (pengasuhan bersama).
  • Tetap menjaga dan menjalin hubungan yang sehat dengan anak.
  • Mencari bantuan ahli profesional jika dibutuhkan.

2. Perselingkuhan

Selain perceraian, masalah perselingkuhan juga cukup banyak di artikel pernikahan di Orami.

Perselingkuhan yang dilakukan pasangan bisa jadi menorehkan luka mendalam yang sangat menyakitkan.

Ketahui apa penyebab seorang berselingkuh dan apa yang bisa dilakukan agar pernikahan terjaga dari masalah perselingkuhan.

Penyebab Terjadinya Perselingkuhan

Perselingkuhan dapat terjadi karena beberapa sebab, di antaranya seperti

  • Lemahnya dasar cinta yang dimiliki pasangan.
  • Masih mempertahankan ego masing-masing.
  • Komunikasi yang kurang baik.
  • Kurang bisa menyesuaikan diri dengan pasangan.
  • Emosi yang belum stabil.
  • Memiliki konflik dengan pasangan dan tidak kunjung diselesaikan.
  • Memiliki iman yang hampa.
  • Kebutuhan seksual yang tidak terpuaskan.
  • Karena adanya peluang dan kesempatan.

Cara yang Bisa Dilakukan agar Pernikahan Terhindar dari Perselingkuhan

Agar hubungan rumah tangga tetap awet dan terhindar dari perselingkuhan, coba lakukan hal ini

  • Memiliki dan menjaga komitmen yang kuat dengan pasangan.
  • Mengelola harapan pribadi agar tidak berekspektasi terlalu tinggi yang mengakibatkan kecewa mendalam.
  • Mengedepankan saling menghormati dan menghargai untuk hubungan yang hangat.
  • Mengedepankan dan memelihara komunikasi yang baik dan terbuka.
  • Saling memperhatikan terpenuhinya kebutuhan fisik dan emosional pasangan

Dampak Perselingkuhan Orang Tua bagi Anak

Perselingkuhan ternyata membawa dampak yang buruk bagi sang buah hati, di antaranya:

  • Anak merasa tidak nyaman kepada orang tua hingga membenci orang tuanya.
  • Kebencian anak kepada orang tua dapat menyebabkan potensi penyimpangan orientasi seksual ketika ia sudah dewasa.
  • Hal yang anak lihat dari orang tuanya, kemungkinan besar akan dijadikan contoh saat anak sudah berkeluarga nanti.
  • Anak bisa mengalami perasaan tertekan, stres dan depresi.
  • Anak bisa mengalami gangguan emosi, menjadi pemberontak dan terjerumus kedalam pergaulan yang salah.
  • Dapat meninggalkan rasa traumatik yang terbawa hingga dewasa, misalnya menjadi takut untuk menikah.

3. Mempersiapkan Diri Menjadi Orang Tua

Artikel pernikahan di Orami juga membahas kehidupan suami istri setelah menikah yang akan memiliki anak.

Ketika memutuskan untuk memiliki anak, ada hal-hal yang perlu disiapkan oleh suami dan istri.

Pahami bahwa akan ada perubahan yang dihadapi ketika memiliki anak sebagai tahap awal menyiapkan diri jadi orang tua.

Perubahan yang akan Dihadapi Setelah Memiliki Anak

Berikut ini adalah perubahan-perubahan yang akan dihadapi bersama:

  • Perubahan dinamika relasi dengan pasangan
  • Perubahan gaya hidup
  • Perubahan fokus kehidupan

Persiapan Menjadi Orang Tua

Berikut hal yang perlu dipersiapkan menjelang kehadiran si kecil:

  • Kesiapan fisik & mental menjelang waktu persalinan
  • Kesiapan finansial
  • Kesiapan psikologis sebagai orang tua
  • Kesiapan penerapan pola asuh

4. Membangun Komunikasi dengan Pasangan

Tahukah bahwa 65% penyebab perceraian adalah kegagalan dalam komunikasi?

Kebanyakan orang tidak menyadari ini, karena mereka cenderung menuding kejadian tertentu sebagai penyebab perpisahan, misalkan kesulitan finansial, masalah perbedaan dalam pengasuhan anak, sampai dengan isu ketidak-setiaan.

Padahal, jika dapat berkomunikasi dengan baik dan tepat, persoalan-persoalan tersebut tidak perlu sampai menyeret hubungan pernikahan ke kondisi konflik yang berujung pada perpisahan.

Komunikasi yang Sehat dengan Pasangan

Komunikasi yang baik adalah komunikasi yang menyeluruh, meliputi berbicara (talking), mendengarkan (listening), memahami (understanding), dan mengambil tindakan (taking action).

Ada dua hal yang menyebabkan komunikasi yang baik dan sehat belum terbangun, yaitu kesombongan diri (merasa paling benar) dan keegoisan (mementingkan diri sendiri).

Penyebab Sering Salah Paham dengan Pasangan

Berikut ini beberapa hal yang sering bikin komunikasi menjadi terhambat.

  • Kenali kondisi emosi diri dan pasangan sebelum memulai pembicaraan agar tidak memicu kesalahpahaman.
  • Hindari berasumsi, tanyakan langsung daripada terjebak dalam pemikiran yang belum tentu benar.
  • Perbedaan budaya.

Cara Mencegah Salah Paham dengan Pasangan

Agar komunikasi lancar, coba lakukan ini.

  • Jangan ungkit-ungkit masa lalu.
  • Komunikasikan kondisi emosi pada pasangan.

Jadi, Moms dan Dads, kelanggengan pernikahan tentu bukan berarti sebuah pernikahan tanpa masalah.

Pernikahan yang perlu diupayakan dan saling hadapi bersama masalah yang datang agar rumah tangga dapat harmonis sampai maut memisahkan.

Seperti yang telah dijelaskan di atas kalau perceraian bisa disebabkan karena kurang sehatnya komunikasi yang terjalin antar pasangan.

Sementara itu juga hal penting lainnya agar pernikahan terhindar dari masalah perselingkuhan adalah suami dan istri saling memenuhi kebutuhan pasangan.

Dengan begitu kebahagiaan dalam tercipta dalam rumah tangga.

Moms dan Dads juga dapat temukan beragam hal menarik mengenai hubungan suami istri di artikel pernikahan yang ada di Orami!