Kategori

Popok Bayi

Popok Bayi

Terdapat berbagai merk popok bayi yang tersedia di pasaran. Hal ini tentu bisa menyebabkan kebingungan, apalagi bagi orang tua baru.

Apakah Moms dan Dads termasuk orang tua yang juga kesulitan memilih jenis popok bayi yang tepat untuk Si Kecil?

Tenang, hal tersebut wajar dirasakan. Sebab, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan untuk mendapatkan jenis popok bayi yang paling sempurna dan sesuai dengan keamanan maupun kenyamanan Si Kecil.

Nah, agar Moms dan Dads tidak salah memilih popok untuk bayi, cari tahu selengkapnya di bawah ini, ya!

Tips Memilih Popok Bayi yang Paling Tepat

Faktanya, bayi terlahir dengan kulit yang sangat sensitif. Apabila memilih jenis popok yang salah, bukan tak mungkin jika Si Kecil malah mengalami masalah pada kulitnya, seperti rumah kemerahan, alergi, dan lain sebagainya.

Untuk itu, penting untuk memilih jenis popok bayi yang tepat. Ingin tahu bagaimana cara memilih popok bayi yang aman? Berikut ini beberapa hal yang perlu Moms dan Dads perhatikan:

1. Pilih Popok Bayi dengan Bahan Lembut

Perhatikan bahan popok bayi yang Moms pilihkan untuk Si Kecil. Hal ini penting, agar Si Kecil tidak mengalami alergi atau ruam popok akibat menggunakan produk tersebut.

Apa itu alergi? Kondisi ini terjadi ketika kulit terpapar oleh alergen. Nah, alergen itu sendiri terbagi menjadi berbagai jenis. Ada serbuk sari bunga, makanan, lateks, dan sebagainya.

Bagaimana dengan ruam popok? Kondisi ini adalah gangguan kulit yang terjadi akibat gesekan popok pada kulit bokong bayi. Selain itu, ruam kulit juga bisa terjadi akibat hidrasi berlebih, dan kontak terus-menerus dengan urine dan feses yang tertampung di dalam popok.

Agar tidak mengalami kondisi tersebut, pastikan untuk memilih jenis popok dengan bahan yang aman dan nyaman, ya, Moms!

2. Perhatikan Bentuk dan Ukuran Popok

Tips memilih popok bayi yang selanjutnya adalah memperhatikan bentuk dan ukurannya.

Moms mesti memastikan bahwa popok tersebut berbahan lembut dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hal ini bertujuan agar bagian tubuh bayi yang tertutup popok tidak mudah lembap.

Penting juga untuk memilih jenis popok bayi yang fleksibel. Artinya, popok harus bisa menyesuaikan tubuh bayi agar pas dan nyaman ketika dipakai, tanpa meninggalkan bekas kerutan atau meningkatkan risiko ruam kulit.

Ingat, Moms, kulit bayi masih sangat sensitif, apalagi di bagian kemaluan dan sekitarnya. Apabila salah memilih produk, bukan tak mungkin Si Kecil akan mengalami gangguan kulit pada bagian tubuh tersebut.

3. Daya Serap Tinggi dan Tidak Mudah Bocor

Tips memilih popok bayi yang selanjutnya adalah dengan memastikan daya serap dan kemampuannya menahan kebocoran.

Faktanya, kelembapan popok yang tidak terjaga dengan baik bisa membuat bayi kesulitan tidur di malam hari.

Si Kecil juga cenderung rewel apabila kondisi popoknya lembap, akibat daya serap yang terlalu minim dari produk yang digunakan.

Karenanya, penting untuk memilih popok bayi yang memiliki daya serap tinggi. Tidak hanya untuk menjaga kenyamanan Si Kecil, hal tersebut juga bertujuan untuk menurunkan risiko ruam popok pada bayi.

Agar tidak salah pilih, lebih baik beli popok dalam jumlah sedikit terlebih dahulu untuk diuji coba. Caranya mudah, Moms hanya perlu menuangkan sedikit air hangat ke dalam popok tersebut.

Setelahnya, gunakan tisu toilet untuk menyeka permukaan popok yang telah dituangkan air. Perhatikan kondisi tisu tersebut. Apakah tisunya basah, atau tetap kering seperti sedia kala?

Percobaan tersebut bisa memberikan Moms gambaran terkait daya serap popok bayi yang baru dibeli.

Perlu Moms tahu, popok yang bagus adalah ketika produk tersebut bisa menyerap cairan dengan cepat dan mampu menampung banyak cairan.

Popok yang bagus bisa memastikan Si Kecil tetap kering, setidaknya selama 12 jam. Ini adalah durasi yang cukup bagi bayi untuk tidur nyenyak tanpa gangguan.

4. Sesuaikan dengan Usia Si Kecil

Fakta menyebutkan, usia Si Kecil adalah faktor penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih jenis popok bayi yang paling tepat.

Moms pasti tahu bahwa bayi akan tumbuh seiring dengan waktu. Ini berarti, tidak ada bayi yang bisa menggunakan popok atau pakaian yang sama apabila ukuran tubuhnya terus bertambah.

Dengan kata lain, popok untuk bayi baru lahir tidak akan bisa digunakan untuk Si Kecil yang usianya lebih besar.

Selain tidak nyaman, popok tersebut pun mungkin sudah tidak mampu menampung volume urine Si Kecil yang bertambah seiring meningkatnya asupan makanan dan cairan.

Moms perlu ingat, penggunaan popok harus mampu mendukung kemudahan bayi dalam beraktivitas, termasuk untuk duduk, merangkak, atau bahkan berjalan.

Karenanya, jangan sungkan untuk membaca label pada kemasan guna memastikan rekomendasi usia penggunaan popok bayi yang hendak dibeli.

5. Kualitas daripada Kuantitas

Popok dengan harga tinggi belum tentu punya kualitas yang terbaik, lho, Moms. Karenanya, jangan hanya memandang merek atau harga jual saat memilih popok bayi, ya, Moms!

Untuk mengetahui produk dengan kualitas yang lebih baik, Moms bisa terlebih dahulu membeli beberapa merk dengan kemasan berukuran kecil terlebih dahulu.

Apabila popok tersebut benar-benar tepat dan sesuai dengan harapan Moms, jangan ragu untuk membeli kemasan dengan ukuran yang lebih besar.

Ingat, Moms, selalu kedepankan kualitas daripada kuantitas, ya. Sesuaikan juga jenis popok bayi yang dipilih dengan biaya yang Moms miliki. Jangan sampai memaksakan diri memilih produk berharga mahal, namun kualitasnya biasa saja.

Itu dia beberapa tips memilih popok bayi yang tepat. Apabila Moms ingin membaca review atau mengetahui rekomendasi produk popok bayi yang tepat, jangan ragu untuk mengunjungi laman Orami, ya!