26 Juni 2024

Cerita Rakyat Lutung Kasarung, Jadi Dongeng Sebelum Tidur!

Mengandung pesan moral yang patut disimak!

Untuk Moms yang sedang mencari dongeng dari cerita rakyat, bisa dengan membacakan cerita rakyat Lutung Kasarung untuk Si Kecil.

Membacakan cerita rakyat atau dongeng pada anak tak hanya memberikan wawasan yang luas pada si buah hati, namun juga bisa dijadikan media pembentukan karakter anak.

Menurut jurnal berjudul Al-Ta'lim Journal tahun 2018, menjelaskan bahwa salah satu nilai positif yang ditemukan dalam membacakan dongeng adalah kerja sama.

Strategi pembentukan karakter anak dilakukan melalui cara orang tua membacakan dongeng, bagaimana anak mendengarkan dongeng, dan menciptakan lingkungan membaca yang mendukung.

Nah, kali ini kita akan membahas soal cerita rakyat Lutung Kasarung.

Dongeng yang berasal dari Jawa Barat ini mengandung pesan moral bahwa mereka yang berpegang teguh pada kebenaran dan kebaikan maka akan mengalahkan kejahatan.

Dari cerita rakyat Lutung Kasarung ini, Moms juga bisa mengajarkan Si Kecil bahwa kebenaran akan terungkap meskipun ditutupi oleh banyak kejahatan.

Ingin coba membacakannya pada Si Kecil? Simak potongan cerita rakyat Lutung Kasarung di bawah ini, yuk!

Baca Juga: 5 Variasi Cerita Dongeng Si Kancil yang Penuh Pesan Moral

Cerita Rakyat Lutung Kasarung

Kisah ini menceritakan perjalanan Sanghyang Guruminda yang tinggal di kahyangan lalu turun ke Bumi berwujud seekor lutung atau kera hitam ekor panjang.

Sesampainya di Bumi, Sanghyang Guruminda tersesat di tengah hutan. Oleh karena itu, ia dikenal sebagai 'Lutung Kasarung' si lutung yang tersesat.

Di dalam hutan itu, ia bertemu dengan seorang putri jelita bernama Purbasari dan keduanya akhirnya menikah.

Nah, dalam cerita rakyat Lutung Kasarung ini akan mengisahkan tentang perjuangan Lutung Kasarung menikahi Putri Purbasari. Berikut cerita lengkapnya.

Baca Juga: 10 Manfaat Membaca Dongeng untuk Anak, Apa Saja?

1. Rasa Prabu Tapa Agung dan Tujuh Putrinya

Cerita Rakyat Lutung Kasarung (Dongengceritarakyat.com)
Foto: Cerita Rakyat Lutung Kasarung (Dongengceritarakyat.com)

Cerita Rakyat Lutung Kasarung ini diawali dengan latar di sebuah daerah di Jawa Barat. Di sana, terdapat sebuah kerajaan bernama Kerajaan Pasir Batang.

Kerajaan tersebut dipimpin oleh seorang raja yang baik hati dan bijaksana bernama Prabu Tapa Agung.

Sang raja memiliki tujuh orang putri yang cantik jelita. Mereka bernama Purbararang, Purbadewata, Purbaendah, Purbakancana, Purbamanik dan Purbaleuih, Purbasari.

Dari ketujuh anaknya, lima di antaranya sudah menikah dan menyisakan Purbararang dan Purbasari.

Diketahui, Purbararang telah bertunangan dengan seorang pria yang gagah juga rupawan yakni Raden Indrajaya, salah seorang putra dari menteri kerajaan.

Baca Juga: 20 Dongeng Anak Terpopuler, Seru, dan Tersirat Pesan Moral

2. Pewaris Tahta Kerajaan

Cerita Rakyat Lutung Kasarung (Dongengceritarakyat.com)
Foto: Cerita Rakyat Lutung Kasarung (Dongengceritarakyat.com)

Pada cerita rakyat Lutung Kasarung selanjutnya, beberapa hari ini Prabu Tapa Agung terlihat pendiam dan sering termenung sendirian di atas singgasananya.

Raut wajahnya seperti sedang memikirkan sesuatu.

Melihat hal itu, permaisuri pun bertanya, "Kanda! Sudah beberapa hari ini Kanda terlihat murung. Apa yang sedang Kanda pikirkan? Barangkali Dinda dapat membantu," ujar permaisuri.

Prabu Tapa Agung pun menjelaskan bahwa ia memikirkan masa depan kerajaannya sedangkan ia saat ini sudah semakin menua.

"Begini, Dinda! Kanda sudah semakin tua. Kanda tidak dapat lagi melaksanakan tugas-tugas kerajaan dengan baik. Kanda berniat turun tahta. Tapi, Kanda bingung, Dinda!” kata Prabu Tapa Agung.

3. Kejahatan Purbararang

Cerita Rakyat Lutung Kasarung (Dongengceritarakyat.com)
Foto: Cerita Rakyat Lutung Kasarung (Dongengceritarakyat.com)

Cerita rakyat Lutung Kasarung berikutnya, ketika mengetahui bahwa ayah dan ibunya lebih memilih Purbasari sebagai ratu ketimbang Purbararang.

Ia lantas mengadukan hal itu kepada tunangannya, Raden Indrajaya.

“Kanda! Ayahandaku telah pilih kasih. Ia lebih memilih Purbasari untuk menjadi ratu, padahal Dinda adalah putri tertua,” lapor Putri Purbararang.

Mendengar hal itu, Raden Indrajaya naik pitam.

“Wah, ini tidak boleh dibiarkan, Dinda? Dindalah yang semestinya menjadi ratu!” seru Raden Indrajaya.

“Apa yang harus kita lakukan, Kanda?” tanya Putri Purbararang.

“Kita harus menyingkirkan adikmu yang tidak tahu diri itu!” seru Indrajaya.

Purbararang dan Raden Indrajaya kemudian mendatangi dukun sakti bernama Ni Ronde. Mereka meminta Ni Ronde untuk menyingkirkan Purbasari. Permintaan keduanya pun dikabulkan.

Beberapa hari berselang, kerajaan pun digemparkan dengan kabar bahwa Purbasari terserang penyakit aneh. Sekujur tubuhnya terasa gatal dan dipenuhi bintik hitam.

Prabu Tapa Agung pun memanggil seluruh tabib yang ada di wilayah kerajaannya untuk menyembuhkan Purbasari. Namun, nahas, tak seorang pun bisa menyembuhkannya.

Baca Juga: Kisah Dongeng Putri Salju dan Pesan Moral untuk Si Kecil

4. Purbasari Diasingkan dari Kerajaan

Cerita Rakyat Lutung Kasarung (Dongengceritarakyat.com)
Foto: Cerita Rakyat Lutung Kasarung (Dongengceritarakyat.com)

Pada cerita rakyat Lutung Kasarung selanjutnya, saat melihat kesempatan itu, Purbararang kemudian menghasut ayahnya untuk mengasingkan Purbasari ke tempat yang jauh dari kerajaan.

"Ayah! Barangkali inilah akibatnya jika kita tidak menuruti adat hukum yang berlaku di kerajaan ini. Para leluhur telah murka dan mengutuk Purbasari. Jangan-jangan sebentar lagi kerajaan ini juga terkena kutukan!” hasut Purbararang.

Prabu Tapa Agung pun terhasut oleh omongan Purbararang dan memerintahkan Purbasari untuk mengasingkan diri ke hutan semata agar kerajaan terbebas dari kutukan.

Dengan berat hati, Purbasari menerima keputusan ayahnya tersebut.

Keesokan harinya Prabu Tapa Agung memerintah patihnya bernama Uwak Batara Lengser untuk mengantar Purbasari ke hutan.

Di dalam hutan itu, sang patih membangunkan pondok sebagai tempat Purbasari tinggal.

Selanjutnya, sang patih berpamitan dan berpesan agar Purbasari melapangkan dan menenangkan hatinya di hutan.

“Tabahkan hatimu, Tuan Putri! Cobaan ini pasti akan berakhir. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungimu. Paman akan sering datang kemari mengantar makanan dan minuman untukmu,” ujar sang Patih.

“Terima kasih, Paman! Nasehat Paman membuat hati Putri menjadi tenang,” ucap Putri Purbasari.

5. Purbasari dan Cerita Rakyat Lutung Kasarung

Cerita Rakyat Lutung Kasarung (Dongengceritarakyat.com)
Foto: Cerita Rakyat Lutung Kasarung (Dongengceritarakyat.com)

Pada cerita rakyat Lutung Kasarung berikutnya, diketahui bahwa semenjak tinggal di hutan, Purbasari menghibur diri dengan berbagai kegiatan.

Mulai dari jalan-jalan di sekitar pondok, melihat pemandangan alam, hingga bersenda gurau dengan hewan-hewan yang ada di hutan.

Beberapa hari tinggal di hutan, Purbasari sudah berteman dengan berbagai maca hewan. Hewan-hewan itu membantu Purbasari mencari buah-buahan di hutan.

Hingga suatu sore, ketika Purbasari sedang bersama dengan para hewan, seekor lutung memperhatikannya dari kejauhan.

Kemudian lutung tersebut menghampirinya, Purbasari terkejut melihat lutung berbulu hitam dan berwajah seram itu berdiri di hadapannya.

Ampun, Lutung! Tolong jangan ganggu aku!” teriak Putri Purbasari dengan ketakutan.

“Jangan takut, Tuan Putri! Aku tidak akan mengganggumu,” jawab Lutung itu.

Putri Purbasari pun tersentak kaget, karena lutung itu dapat berbicara seperti manusia.

“Hai, kamu siapa dan dari mana asalmu?” tanya Putri Purbasari.

“Aku Guruminda, putra Sunan Ambu dari Kahyangan. Aku telah melakukan kesalahan, sehingga dibuang ke bumi dengan bentuk seperti ini, dan kesasar di tengah hutan ini,” jelas si Lutung.

Mendengar jawaban tersebut, Purbasari merasa lega. Ia tersenyum dan menceritakan alasannya tinggal di hutan.

Karena merasa memiliki alasan dan nasib yang sama, Lutung Kasarung dan Purbasari pun berteman baik.

Sejak saat itu, keduanya selalu bersama. Di mana ada Purbasari di situ ada Lutung Kasarung yang setia menemani.

Baca Juga: Kisah Danau Toba untuk Dongeng Anak, Sarat Pesan Moral!

Pada cerita rakyat Lutung Kasarung selanjutnya, saat malam bulan purnama tiba, Lutung Kasarung...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.