16 Januari 2018

Sekolah Bayi, Apakah Perlu? Ini 5 Fakta yang Harus Kita Tahu

Apakah sekolah bayi memiliki manfaat untuk Si Kecil?

Melihat orang tua mulai menyekolahkan buah hatinya sejak bayi, saat ini memang bukan lagi hal yang aneh. Sebenarnya apakah perlu bergabung di sekolah bayi sejak usia dini?

Apakah sekolah bayi memberikan dampak yang positif kepada bayi atau sebaliknya? Beberapa fakta berikut ini mungkin bisa membantu Moms dan Dads untuk menemukan jawabannya.

1. Sekolah bayi, tempat merangsang saraf motorik bayi

kidsplace pl
Foto: kidsplace pl

Foto: kidsplace.pl

Sekolah bayi merupakan sebuah tempat di mana bayi melakukan bermacam-macam kegiatan dengan tujuan merangsang kemampuan motoriknya, baik motorik kasar maupun halus. Untuk kegiatan yang dilakukan di sana akan disesuaikan berdasarkan usia bayi.

Di tempat inilah bayi akan dilatih dengan waktu kurang lebih 50 sampai dengan 60 menit, dengan umumnya satu kali pertemuan dalam seminggu. Meskipun ada juga sekolah yang menerapkan penambahan kegiatan yang bertujuan menstimulasi kecerdasan otak bayi, misalnya menyanyi atau membaca buku cerita.

2. Isu keamanan bayi menjadi pertimbangan keputusan

parent24
Foto: parent24

Foto: parent24.com

Menurut Anna Surti Ariani, psikolog anak dan keluarga dari Mediacare Clinic Jakarta, bergabung di sekolah bayi dapat bisa membantu Moms memastikan keamanan Si Kecil. Di sekolah tentunya ada guru-guru yang mengamati, mengasuh, dan menjaga Si Kecil supaya tetap aman melakukan berbagai kegiatan.

Jika memang aspek keamanan bayi selama di rumah bersama baby sitter yang menjadi isu, sekolah bayi bisa menjadi solusi. Namun, jika Moms mampu mengasuh dan mendidik Si Kecil sendiri secara full time, tidak memasukannya ke sekolah pun bukan masalah.

Baca juga: Mengenal Sekolah Parenting untuk Orang Tua

3. Membantu orangtua menstimulasi bayi

cocomokids
Foto: cocomokids

Foto: cocomokids.com

Dalam seribu hari pertamanya, Si Kecil harus distimulasi. Salah satu alternatif yang bisa Moms pilih untuk membantu menstimulasinya adalah sekolah. Karena sebenarnya sekolah-sekolah bayi mengetahui benar apa yang perlu dilakukan untuk menstimulasi bayi di bawah 1 tahun.

Salah satu contohnya adalah dengan mengajari bayi berguling, merangkak, merosot, maupun berdiri. Di mana kegiatan-kegiatan tersebut merupakan stimulasi untuk motorik sebagai dasar dari kecerdasan bayi yang lainnya.

4. Melatih kemampuan sosial bayi

toddlers playing
Foto: toddlers playing

Foto: parent24.com

Pada 2 tahun pertama kehidupannya, Si Kecil masih belum bisa menaruh rasa perhatian atau care terhadap orang lain. Dalam arti, mereka cenderung melakukan sesuatu berdasarkan ego sediri, yakni perhatiannya masih terpusat hanya pada hal-hal yang berhubungan dengan dirinya sendiri.

Selama berada di sekolah, Si Kecil bisa bertemu dan berinteraksi dengan bayi lain seusianya. Hal tersebut menstimulasi kemampuan sosialnya, serta merangsang ide-ide untuk bersosialisasi.

Baca juga: Trik Mengatasi Anak yang Tidak Mau Sekolah

5. Tempat orang tua menggali pengetahuan lebih mengenai pola asuh anak

melatih kemampuan sosial bayi
Foto: melatih kemampuan sosial bayi

Foto: pixabay.com

Saat berusia 6 bulan, perkembangan Si Kecil berbeda dengan saat dia berusia 7-12 bulan. Namun, di usia 13 bulan, perkembangannya tidak akan jauh berbeda dibandingkan saat usianya 14 bulan.

Dengan kata lain kemajuan perkembangan seorang anak di awal kehidupan sangat pesat. Saat usianya semakin tua, perkembangan menjadi semakin lambat. Bahkan perkembangan seorang anak akan berbeda secara signifikan setiap bulannya saat masih bayi.

Melalui pergaulan di sekolah, baik dengan ibu lain maupun guru, itu akan membantu Moms memahami perkembangan Si Kecil. Moms juga bisa mendapatkan masukan dari guru mengenai tumbuh kembangnya dan stimulasi apa yang tepat diberikan. Sehingga Moms jadi bisa terlibat lebih dalam dan memahami setiap kegiatan serta kemajuan Si Kecil.

Itulah beberapa fakta sekolah bayi yang mungkin Moms butuhkan dalam mempertimbangkan keputusan apakah sekolah bayi bermanfaat untuk Si Kecil atau tidak. Pastikan juga Moms mencari sekolah dengan guru yang benar-benar sayang dan perhatian kepada anak.

Cari letak sekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah, karena bayi di bawah 1 tahun memiliki daya tahan tubuh yang masih tergolong lemah.

Jarak yang dekat juga memudahkan Moms untuk langsung datang jika terjadi sesuatu pada Si Kecil. Gimana Moms, mau mengajak anak bergabung dengan sekolah bayi?

(RGW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.