04 September 2019

Waspada Flu Singapura Pada Bayi, Begini Cara Mencegah Penularannya

Biasanya terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun

Penyakit flu Singapura pada bayi merupakan infeksi yang sangat menular. Penyakit ini disebabkan oleh virus dari genus Enterovirus, yang paling umum adalah coxsackievirus.

Virus ini bisa menyebar dari manusia satu ke manusia lainnya melalui kontak secara langsung dengan tangan yang tidak dicuci atau permukaan yang terkontaminasi tinja. Bisa juga ditularkan melalui kontak dengan air liur penderita yang sudah terinfeksi, tinja, atau sekresi pernapasan.

Flu Singapura ditandai dengan lecet atau luka pada mulut dan ruam yang muncul di tangan dan kaki.

Infeksi bisa menyerang orang-orang dari berbagai usia, tapi biasanya terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun. Biasanya, kondisi ringan akan hilang sendiri dalam beberapa hari.

Baca Juga : Selain Influenza, Ada Juga 4 Jenis Flu yang Berbahaya dan Wajib Diketahui

Apa yang Menyebabkan Bayi Terkena Flu Singapura?

flu singapura
Foto: flu singapura

Bayi bisa terinfeksi flu Singapura melalui kontak dengan orang yang sudah terinfeksi, atau dari sesuatu yang berhubungan langsung dengan virus penyebabnya, seperti mainan atau kenop pintu.

Di negara empat musim, virus ini cenderung menyebar dengan sangat mudah di musim panas dan musim gugur.

Gejala Flu Singapura Pada Bayi

Gejalanya mulai berkembang tiga sampai tujuh hari setelah infeksi awal. Periode ini dikenal sebagai masa inkubasi. Saat gejala muncul, Moms atau si kecil mungkin mengalami:

  • Demam
  • Nafsu makan memburuk
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Mudah tersinggung
  • Sariawan pada mulut
  • Ruam merah di tangan dan telapak kaki

Demam dan sakit tenggorokan biasanya merupakan gejala awan flu Singapura.

Sementara sariawan pada bayi dan ruam kemudian akan muncul, biasanya satu atau dua hari setelah demam dimulai.

Baca Juga : Hati-hati, Flu Bisa Menyebabkan Skizofrenia Pada Janin!

Tindakan Pencegahan Penularan Flu Singapura

Flu SIngapura.jpg
Foto: Flu SIngapura.jpg (https://www.today.com/parents/hand-foot-mouth-disease-symptoms-causes-treatments-t136978)

Saat ini belum ada vaksin untuk melindungi bayi terhadap virus yang menyebabkan flu Singapura.

Namun, para peneliti terus berusaha untuk mengembangkan vaksin yang bisa membantu mencegah penyakit yang juga disebut HFMD (hand-foot-mouth disease) ini di masa depan.

Meskipun begitu, Moms bisa menurunkan risiko terinfeksi dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Cuci tangan menggunakan sabun dan air, terutama setelah mengganti popok dan menggunakan toilet.
  • Bersihkan permukaan yang sering disentuh dan barang kotor, termasuk mainan si kecil.
  • Hindari kontak langsung seperti memeluk, mencium, atau berbagi peralatan makan atau cangkir dengan orang-orang dengan flu Singapura.

Baca Juga : 4 Makanan Ini Bantu Mengatasi Flu di Musim Hujan

Pengobatan Flu Singapura

Demam-Flu Singapura.png
Foto: Demam-Flu Singapura.png (https://www.unilab.com.ph/articles/what-are-the-different-types-of-fever-in-children/)

Tidak ada perawatan khusus untuk penyakit flu Singapura. Namun, Moms bisa melakukan beberapa hal untuk menghilangkan gejala:

  • Minum obat untuk mengurangi rasa sakit dan demam (aspirin tidak boleh diberikan pada anak-anak).
  • Gunakan obat kumur atau semprotan yang mengurangi rasa sakit di mulut.

Jika Si Kecil mengalami sariawan atau sakit pada mulutnya, mungkin akan menyakitkan baginya untuk menelannya. Itu sebabnya penting bagi penderita penyakit flu Singapura untuk minum cukup cairan untuk mencegah dehidrasi.

Bila ia tidak bisa menelan cukup cairan untuk menghindari dehidrasi, bayi mungkin perlu menerimanya melalui infus di pembuluh darahnya. Dan kalau Moms tak yakin lebih baik segera menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Cegah sebelum terlambat, yuk, biasakan jaga kebersihan untuk mencegah penularan flu Singapura.

(RGW)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.