Newborn

NEWBORN
4 Desember 2020

Memberikan Minyak Ikan untuk Bayi: Simak Saran dari Ahlinya!

Ternyata ini kata para ahli!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Suplemen minyak ikan telah banyak dipercaya sebagai suplemen kesehatan yang sangat baik untuk orang dewasa.

Beberapa manfaat tersebut termasuk menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar kolesterol baik, dan menurunkan risiko inflamasi.

Minyak ikan banyak didapat dari jenis ikan yang kaya akan asam lemak omega-3, seperti salmon, trout, dan herring.

Jika anak tidak mengonsumsi ikan jenis ini, mereka mungkin membutuhkan sumber asam lemak omega-3 lain, termasuk makanan lain yang ditambah dengan minyak ikan, multivitamin dengan DHA dan EPA, atau suplemen minyak ikan lainnya.

Tapi, mengapa minyak ikan populer? Banyak orang tua yang meyakini bahwa minyak ikan dapat membantu meningkatkan perkembangan otak.

Selain itu, minyak ikan juga diketahui dapat membantu bayi dengan ADHD, asma, radang sendi, irama jantung abnormal, dan bahkan membantu mencegah beberapa jenis kanker.

Tetapi, apakah aman untuk memberikan minyak ikan untuk bayi? Apakah minyak ikan dapat bermanfaat bagi bayi?

Apa Itu Suplemen Minyak Ikan?

Perlukah Memberikan Minyak Ikan Pada Bayi? 1

Foto: npr.org

Dalam laman Healthline dijelaskan bahwa minyak ikan adalah lemak atau minyak yang diekstrasi dari jaringan ikan.

Suplemen ini biasanya berasal dari ikan berminyak seperti tuna, herring, mackerel, dan ikan bilis. Namun, terkadang diproduksi dari minyak hati ikan lainnya seperti halnya ikan cod.

Baca Juga: 6 Manfaat Minyak Ikan Sarden untuk Kesehatan Tubuh

Perlukah Memberikan Minyak Ikan untuk Bayi?

Perlukah Memberikan Minyak Ikan Pada Bayi? 2

Foto: omegavia.com

“Setelah berusia 1 tahun, bayi bisa mulai makan berbagai jenis ikan. Sebelum itu, tidak perlu memberikan suplemen minyak ikan untuk bayi. Mereka sudah mendapatkan semua lemak baik yang dibutuhkan dari ASI,” kata Dr. Jim Sears, M.D., seperti dikutip dari Ask Dr Sears.

Dr. Jim juga mengungkapkan bahwa suplemen omega-3 seperti minyak biji rami atau DHA dapat dikonsumsi jika selama menyusui Moms tidak mengonsumsi ikan.

Baca Juga: Cari Tahu Yuk, Kegunaan Minyak Ikan selama Kehamilan

Dosis Minyak Ikan untuk Bayi

Fakta Seputar Minyak Ikan untuk Anak yang Harus Moms Tahu 2.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Dosis minyak ikan untuk bayi yang umumnya diberikan adalah 1 gram, yang terdiri dari 150-600 miligram EPA dan 100-350 miligram DHA.

Saat menyajikan ikan untuk bayi, orangtua harus mengingat semua peringatan tentang kandungan merkuri pada ikan. Yang aman adalah tuna kaleng, salmon, pollock, dan ikan lele.

Lebih Disarankan Untuk Mengonsumsi Ikan Segar

Perlukah Memberikan Minyak Ikan Pada Bayi? 3

Foto: feedstrategy.com

Moms sebenarnya bisa mendapatkan minyak ikan murni sekaligus asam lemak omega-3 dari beberapa makanan, termasuk:

  • Ikan berlemak, termasuk ikan herring, trout, mackerel, salmon, dan sarden yang memiliki kadar DHA dan EPA tertinggi. Ikan lain termasuk pollock, scallop, kerang, udang, ikan lele, dan tuna semuanya memiliki kadar DHA dan EPA yang lebih rendah daripada ikan berlemak.
  • Biji rami, kacang kenari, kacang kedelai, tahu, minyak kanola - dalam bentuk asam alfa-linolenat (ALA).

Sebagian besar merek susu formula, yang sekarang diperkaya dengan DHA dan ARA untuk membuatnya mirip seperti ASI, yang memiliki kandungan asam lemak omega-3

“Mengonsumsi ikan berminyak jauh lebih baik daripada minum suplemen, jika memungkinkan. Ini karena ikan berminyak mengandung vitamin dan mineral penting lainnya yang baik untuk bayi,” kata Judy More, ahli diet terdaftar dan anggota dari British Dietetic Association and Nutrition Society, seperti dikutip dari Baby Centre UK.

“Minyak lain, seperti minyak bunga matahari, tidak mengandung banyak omega-3,” tambahnya.

Baca Juga: 5 Manfaat Minyak Ikan untuk Kesehatan Bayi

Benarkan Minyak Ikan Menurunkan Risiko Alergi Bayi?

Perlukah Memberikan Minyak Ikan Pada Bayi? 3

Foto: mnn.com

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa memberikan minyak ikan untuk bayi dapat membantu menurunkan reaksi alergi masa kanak-kanak. Benarkah demikian?

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Jurnal Pediatrics menemukan bahwa suplementasi minyak ikan sejak lahir hingga berusia 6 bulan secara signifikan dapat meningkatkan level omega-3 PUFA dan menurunkan level arachidomic acid, namun tidak dapat mencegah ataupun menurunkan risiko alergi pada bayi.

Para peneliti yang terlibat dalam studi tersebut mengatakan bahwa suplementasi minyak ikan dalam mencegah alergi kemungkinan hanya terjadi pada awal perkembangan janin, sebagaimana yang ditunjukkan oleh berbagai studi tentang suplementasi minyak ikan pada masa kehamilan.

Manfaat Minyak Ikan untuk Bayi yang Akan Didapat

Fakta Seputar Minyak Ikan untuk Anak yang Harus Moms Tahu 4.jpg

Foto: todaysparent.com

Dilansir dari nhs.uk, berbagai penelitian menunjukkan kemungkinan manfaat omega-3 pada minyak ikan untuk bayi.

Selain mendukung kemampuan kognitif, termasuk koordinasi mata dan tangan, kemampuan fokus dan sosial, omega-3 juga dapat menekan risiko asma, serta membantu bayi dengan ADHD.

Nah, Moms, setelah mendapat gambaran utuh mengenai minyak ikan dan manfaatnya untuk bayi, pastikan Moms memilih makanan sumber minyak ikan alami terbaik untuk si kecil, atau memilih suplemen minyak ikan yang paling sesuai dengan kebutuhan Si Kecil.

Jadi, Moms tidak perlu memberikan minyak ikan untuk bayi untuk memenuhi kebutuhan omega-3 atau DHA hariannya. Apalagi jika Si Kecil masih menyusu secara eksklusif atau diberi susu formula yang diperkaya dengan omega-3 dan DHA. Setelah Si Kecil mulai makan MPASI, Moms dapat menawarkan makanan-makanan yang telah disebutkan di atas.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait