07 Juni 2024

17+ Rekomendasi Hantaran Pengantin dan Seserahan Penuh Makna

Ada beragam kue tradisional yang penuh makna

Sedang mempersiapkan pernikahan dan bingung dengan hantaran pengantin? Apakah hantaran pengantin sama dengan seserahan pengantin?

Jika memang sedang menyiapkannya, perlu juga diketahui apa saja isi dalam hantaran pengantin dan seserahan pengantin.

Menyiapkan seserahan pernikahan dan hantaran pengantin saat pernikahan memang kerap dilakukan oleh banyak calon pengantin pria, ya.

Meski sebenarnya, hal tersebut bukan yang paling wajib saat pernikahan terjadi.

Baca Juga: Bolehkah Baru Menikah Langsung Talak? Ini Penjelasannya

Perbedaan Seserahan dan Hantaran Pengantin

Pesta Pernikahan
Foto: Pesta Pernikahan (Freepik.com/senivpetro)

Seserahan dan hantaran pengantin hanyalah sebuah tradisi yang menjadi simbol yang diharapkan dapat menjadi hal-hal baik bagi pasangan menikah di masa mendatang.

Tidak heran jika seserahan biasanya berupa seperangkat alat salat, perhiasan, dan lainnya. Akan tetapi bagaimana dengan hantaran pengantin?

Sampai saat ini, banyak yang menganggap seserahan dan hantaran pengantin memiliki makna yang sama.

Padahal keduanya adalah 2 hal yang berbeda.

Seperti halnya mahar pernikahan, seserahan biasanya berupa barang-barang yang memiliki makna tertentu.

Sementara hantaran pengantin biasanya buah tangan untuk dinikmati seluruh keluarga.

Meski namanya hantaran pengantin, tetapi hantaran tidak dibawa hanya oleh 1 pihak saja.

Keluarga dari kedua belah pihak pun bisa saling membawa hantaran pengantin sebagai upaya mempererat hubungan keluarga yang terjalin.

Umumnya, hantaran pengantin berupa makanan tradisional seperti aneka kue dan juga buah-buahan.

Namun, isi hantaran juga bisa berupa barang-barang sembako seperti beras, gula, minyak, dan lainnya.

Baca Juga: 15 Ide Mahar Pernikahan Kekinian untuk Kaum Milenial, Wajib Tahu!

Rekomendasi Seserahan dan Hantaran Pengantin

Hantaran pengantin dan seserahan pengantin memiliki makna yang berbeda.

Namun, biasanya keduanya diberikan oleh calon mempelai laki-laki kepada calon mempelai perempuan.

Berbeda dengan hantaran yang berupa makanan-makanan penuh makna, seserahan biasanya barang-barang simbolis.

Penasaran, barang-barang apa saja yang biasanya dijadikan seserahan dan dihantarkan kepada mempelai perempuan?

Yuk, simak rekomendasi barang-barang seserahan dan hantaran di bawah ini!

Biasanya alat salat menjadi isi seserahan yang wajib diberikan kepada pengantin perempuan yang beragama Islam.

Ini menjadi pengingat bahwa kedua mempelai perlu selalu menegakkan tiang agama dengan salat.

Selain itu, seserahan berupa perlengkapan salat juga bisa diartikan bahwa mempelai pria siap menjadi imam untuk mempelai wanita.

Biasanya isi perlengkapan salat berupa mukena dan sajadah.

Perhiasan juga biasanya ada dalam keranjang seserahan yang dihantarkan kepada pengantin perempuan.

Seserahan ini diartikan bahwa mempelai perempuan akan tetap selalu bersinar dan bercahaya seperti perhiasaan.

Umumnya, isi dari seserahan ini berupa cincin, kalung, anting, gelang yang berat dan jenisnya sesuai dengan permintaan mempelai perempuan.


Rekomendasi keranjang seserahan lainnya bisa diisi dengan skincare dan bodycare.

Seserahan ini bermakna, pengantin perempuan perlu tetap menjaga dan merawat diri, serta bisa selalu tampil cantik. Terutama di depan suami.

Cukup banyak set pakaian yang bisa diberikan mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan.

Bisa berupa satu set lingerie, pakaian tidur, hingga pakaian kerja.

Pakaian merupakan simbol dari harapan supaya kedua mempelai bisa menjaga rahasia dalam kehidupan rumah tangganya.

5. Sepatu

Sepatu atau sandal merupakan barang yang juga memiliki makna saat dijadikan seserahan.

Keduanya diartikan sebagai kedua mempelai siap menapaki jalan kehidupan berumah tangga dan mempelai akan selalu berjalan bersamaan untuk saling melengkapi satu sama lain.

Baca Juga: Ketahui Pernikahan Adat Jawa yang Penuh Doa dan Makna

Memberikan Al-Quran sebagai hantaran pernikahan adalah pilihan yang sangat bermakna dan bernilai tinggi dalam budaya Islam.

Dengan menjadikannya sebagai hantaran dapat melambangkan nilai-nilai keagamaan, kebijaksanaan, dan ketenangan dalam pernikahan.

Memberikan produk kosmetik berkualitas sebagai hadiah untuk calon pengantin wanita dapat memberikan sentuhan istimewa pada acara pernikahan.

Dibungkus menggunakan kemasan akan menambah nilai sentimental pada hadiah ini.

Keseluruhan, paket makeup sebagai hantaran pernikahan menggabungkan kecantikan dan makna, menjadi hadiah yang bermanfaat dan berkesan bagi pasangan pengantin.

Satu set brush makeup adalah pilihan yang sempurna untuk menjadi bagian dari hantaran pengantin.

Set ini merupakan koleksi dari berbagai jenis kuas yang membantu menciptakan tampilan makeup yang sempurna pada hari istimewa Moms.

Tidak hanya memiliki fungsi praktis, tetapi juga dirancang dengan sentuhan klasik yang elegan, menjadikannya pilihan yang sempurna.

9. Wajik Ketan

Hantaran pengantin umumnya berupa makanan yang bisa dinikmati oleh seluruh keluarga mempelai, baik wanita maupun pria.

Salah satu makanan tradisional yang kerap dijadikan hantaran saat pernikahan adalah aneka kue tradisional, terutama yang terbuat dari beras ketan.

Konon, beras ketan yang lengket merupakan makna dan harapan bahwa hubungan suami istri dan keluarga besar dari kedua mempelai.

Tujuannya, agar bisa terus lengket, bersatu, dan rukun selalu, seperti ketan.

Wajik ketan menjadi salah satu dari kue tradisional yang selalu ada dalam hantaran pengantin.

Jajanan tradisional dari tepung ketan ini memiliki cita rasa yang manis gurih, karena mengandung gula merah, gula pasir, santan, dan lainnya.

10. Lemper

Lemper Ayam
Foto: Lemper Ayam (Pinterest.com)

Siapa yang tak kenal lemper? Salah satu makanan tradisional ini memiliki cita rasa gurih dengan isian berupa suwiran daging ayam, ditamah aroma yang menggoda.

Lemper juga menjadi kudapan yang umum dijumpai di toko-toko kue yang menawarkan jajanan pasar.

Siapa yang menduga, dibalik penampilannya yang sederhana dan rasanya yang gurih bikin nagih, ternyata lemper juga memiliki makna mendalam.

Tak heran jika menjadikan lemper kerap masuk dalam daftar wajib hantaran pengantin.

11. Jenang dan Dodol

Jenang dan dodol menjadi makanan tradisional yang biasanya wajib ada dalam hantaran pengantin. Terutama di adat Jawa, karena dipercaya memiliki banyak makna.

Dimulai dari proses pembuatannya. Sudah jadi rahasia umum membuat dodol bukanlah hal yang mudah, perlu waktu berjam-jam hingga makanan tersebut bisa disajikan.

Proses inilah yang kemudian dimaknai sebagai pantang menyerah karena menjalani kehidupan rumah tangga bukanlah hal mudah.

Kemudian, jenang yang umumnya dibuat secara bersama-sama menandakan bahwa dalam rumah tangga harus ada kerjasama.

Sementara tekstur lengket dari kedua makanan tradisional itu, mengandung filosofi agar pernikahan awet hingga kakek dan nenek.

Baca Juga: Hitungan Mahar Pernikahan dalam Islam dan Contohnya!

12. Kue Lapis

Rekomendasi Seserahan Pengantin dan Maknanya
Foto: Rekomendasi Seserahan Pengantin dan Maknanya (piknikdong.com)

Kue lapis kerap dimaknai dengan keeratan cinta calon mempelai pengantin.

Itulah mengapa kue bertekstur kenyal dengan cita rasa manis dari tepung beras yang satu ini juga kerap muncul dalam hantaran pengantin.

Makanan ini untuk dinikmati oleh seluruh keluarga dari kedua calon mempelai pengantin.

13. Bugis Mandi

Nama bugis mandi muncul karena makanan tradisional yang satu ini biasanya disiram atau dibalut dengan santan kental yang gurih.

Teksturnya yang kenyal dan lengket, diisi dengan parutan kelapa campur gula merah, dan balutan santan kental yang gurih.

Olahan tersebut, membuat makanan makanan tradisional yang satu memiliki cita rasa unik yang menggoda dalam tiap gigitannya.

Di balik cita rasanya, bugis mandi juga memiliki makna mendalam lantaran terbuat dari tepung ketan yang biasanya wajib ada dalam hantaran pengantin.


14. Kue Ku

Rekomendasi Seserahan Pengantin dan Maknanya
Foto: Rekomendasi Seserahan Pengantin dan Maknanya (sajiansedap.grid.id)

Kue hantaran pengantin yang satu ini juga terbuat dari tepung ketan dengan cita rasa manis.

Ciri khas kue ini adalah warnanya yang merah manyala berisi dengan kacang hijau melimpah di dalamnya. 

Bentuknya pun cukup mudah diingat, lantaran menyerupai tempurung kura-kura yang menjadi simbol kebahagiaan, kemakmuran dan keabadian di dalam rumah tangga.

Meski berasal dari Cina, kue ku juga kerap masuk dalam daftar hantaran pengantin di Indonesia, lho.

15. Jadah Ketan

Hantaran pengantin lainnya adalah jadah ketan.

Makanan tradisional yang satu ini, umumnya ada dalam hantaran pengantin adat Jawa.

Jadah ketan juga terbuat dari tepung ketan dan biasanya memiliki 2 rasa, manis dan asin.

Selain tepung ketan, bahan lainnya untuk membuat makanan tradisional yang satu ini adalah garam, santan dan gula.

Baca Juga: 10+ Model Henna Pengantin Muslim, Cantik dan Indah!

16. Roti Buaya

Rekomendasi Seserahan Pengantin dan Maknanya
Foto: Rekomendasi Seserahan Pengantin dan Maknanya (Dianabakery.id)

Hantaran pengantin paling khas adalah roti buaya, terutama jika mempelai pengantin berasal dari suku Betawi.

Dalam perjalanan menuju rumah mempelai wanita, biasanya salah satu anggota keluarga mempelai pria akan membawa roti buaya.

Buaya memiliki makna kesetiaan, karena buaya hanya akan menikah dengan satu pasangan dalam hidupnya.

Kue ini juga nantinya akan dibagikan pada kerabat atau orang yang masih lajang dengan harapan mereka akan segera menemukan pasangan.

17. Bolu Kukus

Meski biasanya hantaran pengantin kaya makna dan filosofi.

Namun, ada juga hantaran yang berasal dari makanan kesukaan dari mempelai wanita. Misalnya, bolu kukus.

Bolu kukus menjadi salah satu kue tradisional yang kerap dipilih dalam hantaran pengantin karena rasanya yang manis dan teksturnya yang ringan dan lembut.

Selain itu, calon mempelai juga bisa memilih warna kuenya sendiri.

18. Nagasari

Rekomendasi Seserahan Pengantin dan Maknanya
Foto: Rekomendasi Seserahan Pengantin dan Maknanya (Cookpad.com/cita rasa atjeh)

Kue tradisional lain yang biasanya ada dalam hantaran adalah nagasari.

Kue yang terbuat dari tepung beras berisi potongan pisang dan berbungkus daun pisang ini memiliki citara rasa manis yang khas. 

Selain dari gula, biasanya rasa manis muncul dari pisang sebagai isian nagasari.

Pisang yang digunakan untuk nagasari umumnya adalah pisang raja, yang merupakan jenis pisang termanis.

Selain itu, pisang raja juga kerap dikaitkan dengan simbol kebesaran serta doa yang baik. 

Hal itu pula yang menjadi salah satu alasan, kenapa nagasari kerap masuk dalam daftar hantaran pengantin.

Baca Juga: 11+ Keuntungan Nikah Muda, Salah Satunya Lebih Bahagia!

Inspirasi Dekorasi Hantaran yang Cantik dan Estetik

Selain mengisi seserahan dengan barang-barang dan makanan di atas, selanjutnya adalah menentukan tema seserahan dekorasi.

Ini yang pastinya dapat mempercantik seserahan yang akan dibawa.

Yuk, simak beberapa ide dan inspirasi seserahan pernikahan berikut ini!

1. Seserahan Pernikahan Serba Putih

Inspirasi Hantaran yang Estetis
Foto: Inspirasi Hantaran yang Estetis (Orami Photo Stock)

Ide seserahan pernikahan pertama adalah dengan menerapkan warna yang dominan berwarna putih, dengan kotak akrilik, yang dihiasi dengan ukiran emas di bagian bawahnya.

Desain ini membuat hantaran terlihat elegan serta mewah dan simpel.


2. Seserahan Pernikahan Simpel dan Lucu

Inspirasi Hantaran yang Estetis
Foto: Inspirasi Hantaran yang Estetis (Orami Photo Stock)

Berikutnya ada ide seserahan dengan menggunakan kain tembus pandang dan dihias dengan bunga cantik yang menampilkan kesan feminin dan lucu.

Selain warna pink, juga bisa mencoba warna lainnya, seperti kuning, baby blue, dan lilac.

3. Seserahan Pernikahan dengan Nuansa yang Kalem

Inspirasi Hantaran yang Estetis
Foto: Inspirasi Hantaran yang Estetis (Orami Photo Stock)

Berikutnya ide seserahan dengan nuansa kalem yang menenangkan yang didominasi dengan warna cokelat muda dan krem.

Dekorasinya menggunakan elemen kayu pada box, alas goni, serta tambahan bunga anggrek sebagai pemanis.

Baca Juga: Cara Menghitung Hari Baik Pernikahan Menurut Primbon Jawa, Catat!

Jenis Hantaran Pengantin yang Sebaiknya Dihindari

Memberikan hantaran pengantin adalah tradisi yang sarat dengan makna simbolis.

Namun, ada beberapa jenis hantaran yang sebaiknya dihindari untuk menghindari kesalahpahaman atau ketidaknyamanan.

Berikut beberapa hantaran yang perlu dihindari beserta penjelasannya:

1. Barang yang Menyinggung atau Tidak Sesuai dengan Nilai Budaya

Hindari memberikan barang yang dapat dianggap menyinggung atau tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya atau agama kedua belah pihak.

Misalnya, dalam beberapa budaya, memberikan benda tajam seperti pisau atau gunting dianggap membawa pertanda buruk karena melambangkan perpisahan atau konflik.

2. Barang yang Memiliki Konotasi Negatif

Beberapa barang memiliki konotasi atau arti yang kurang baik dalam budaya tertentu.

Misalnya, memberikan sapu tangan bisa diartikan sebagai lambang kesedihan atau air mata.

Penting untuk memahami makna simbolis dari setiap barang yang diberikan.

3. Barang yang Tidak Praktis atau Tidak Dibutuhkan

Hantaran yang tidak praktis atau tidak dibutuhkan oleh pengantin bisa menjadi beban.

Misalnya, barang-barang yang sulit disimpan atau jarang digunakan.

Lebih baik memberikan hantaran yang bisa bermanfaat dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Barang yang Menyinggung Privasi

Menghindari barang yang terlalu pribadi atau sensitif, seperti produk kesehatan tertentu atau barang yang bersifat intim.

Hal ini untuk menjaga privasi dan kenyamanan kedua belah pihak.

5. Barang yang Mudah Rusak atau Cepat Kadaluarsa

Hindari memberikan makanan atau minuman yang cepat rusak atau kadaluarsa jika tidak segera dikonsumsi.

Lebih baik memilih hantaran yang lebih tahan lama dan tidak memerlukan penanganan khusus.

Baca Juga: Intip 10 Arti Simbol Kembar Mayang dalam Pernikahan Jawa

Itulah beberapa hantaran pengantin dan seserahan yang biasa diberikan kepada mempelai perempuan.

Namun, yang perlu Moms ingat, hal paling wajib dalam pernikahan adalah mahar atau maskawin, bukan seserahan maupun hantaran pengantin.

Keduanya hanya tradisi yang biasanya melengkapi jalannya sebuah pernikahan, hingga tak masalah jika ditinggalkan.

Namun, jika calon mempelai tetap ingin membuat seserahan dan hantaran pernikahan, sesuaikan dengan kemampuan, ya.

Jangan jadikan hantaran pengantin maupun seserahan sebagai beban dalam pernikahan.  

  • https://idewedding.com/makna-dan-hukum-seserahan-pernikahan-dalam-islam/
  • https://thebridedept.com/lamaran-diy-dengan-tema-lavender-ala-gerald-dan-titis/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb