Tren

15 April 2019

Hati-Hati Soda Diet Berpotensi Membahayakan Kesehatan Juga

Walau ada embel-embel “diet”, diet soda justru menambah berat badan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Panas terik dapat membuat kita terasa haus luar biasa. Terkadang godaan untuk menikmati minuman kaleng yang dingin, manis, dan bersoda sulit tak terhindar. Dan begitu dituruti, menyesal kemudian.

Mengkonsumsi terlalu banyak minuman bersoda yang manis akan membahayakan kesehatan. Ternyata ini juga berlaku pada soda diet lho, Moms.

Meningkatkan Risiko Berbagai Macam Penyakit

dietsoda111016

Menurut Susan E. Swithers, ahli ilmu saraf perilaku dan profesor ilmu psikologi di Purdue University, minuman diet dapat meningkatkan masalah metabolisme. Mengkonsumsinya per hari bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan diabetes.

Tak hanya itu, penelitian terbaru mengemukakan, mengkonsumsi dua atau lebih minuman berpemanis artifisial per harinya dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke, penyakit jantung, dan kematian dini. Bahkan soda diet telah dikaitkan dengan peningkatan risiko demensia dan kenaikan berat badan. Ironis, kan?

Baca Juga: Apakah Diet Coke Bisa Menurunkan Berat Badan?

Membuat Ketagihan Si Peminum

diet soda good or bad 1296x728 feature

Selain itu, manisnya soda diet ternyata bikin kecanduan juga lho, Moms. Pemanis buatan dalam soda diet rasanya lebih manis daripada gula biasa dan ini justru membuat kita ngidam semakin banyak makanan atau minuman manis.

Pemanis buatan ini juga dapat membahayakan usus karena bisa mengubah atau bahkan membunuh bakteri baik dalam usus. Jadi, walaupun mengandung lebih sedikit kalori dari soda biasa, itu bukan berarti soda diet lebih sehat.

Baca Juga: Sayangi Jantung dengan Hindari 5 Makanan dan Minuman Ini

Tetap Menjaga Asupan Air Minum, Bukan Diet Soda

nonfeatured soda water between seltzer

Untuk menghindari bahaya-bahaya kesehatan ini, Dr. Elizabeth Klodas, seorang kardiolog Minneapolis mengucapkan, “hindari segala bentuk minuman yang mengandung pemanis artifisial atau pemanis buatan dan minuman rendah kalori,” dan tetap menjaga asupan air minum karena bisa membantu mengurangi jumlah asupan minuman manis.

Susan Swithers, PhD, seorang peneliti berat badan dari Purdue University mengatakan, “masyarakat tidak boleh berasumsi beralih dari minuman soda biasa ke soda diet akan secara otomatis meningkatkan kesehatan, atau bahwa soda diet itu sehat.”

Untuk menghindari stroke pun, langkah yang tepat adalah memeriksa tekanan darah, tingkat kolesterol, kurangi (hingga berhenti) merokok, dan perbanyak aktivitas fisik.

Baca Juga: Ketahui Batasan Mengonsumsi Minuman Bersoda

Jika ingin pilihan yang lebih cerdas dan menghidrasi selain air minum, minumlah soda yang tidak mengandung pemanis buatan, natrium, pewarna, dan perasa.

Jangan lupa pastikan untuk selalu mencukupi asupan air minum ya Moms!

(MDA/IRN)

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait