29 September 2023

Mengenal Bekatul dan 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh

Bekatul memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik

Selama ini Moms mungkin mengenal bekatul sebagai makanan untuk ternak, namun ternyata ia juga bisa dikonsumsi manusia.

Manfaat bekatul juga kini mulai banyak diperbincangkan orang karena ia mengandung nutrisi yang beragam.

Bekatul juga bisa diolah menjadi produk lain semisal minyak dan manfaat minyak bekatul ini juga cukup baik untuk kecantikan dan populer sebagai "minyak sehat" di Jepang, Asia, dan khususnya India.

Jika Moms belum mengenal betul apa itu bekatul, ini adalah produk samping dari proses penggilingan padi.

Ia merupakan lapisan luar beras yang terletak antara butir beras dan kulit padi yang berwarna cokelat (dedak), jadi bekatul dan dedak adalah dua hal yang berbeda.

Mengutip Web MD, bekatul sangat baik untuk mengatasi diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan banyak kondisi lainnya.

Namun, belum banyak bukti ilmiah yang mendukungnya sehingga masih diperlukan lebih banyak penelitian.

Baca Juga: Bukan Nasi Putih, Ini 5 Jenis Beras Terbaik untuk Kesehatan

Kandungan Bekatul

Bekatul (shutterstock.com)
Foto: Bekatul (shutterstock.com)

Mengutip U.S. Department of Agriculture, dalam 100 gram bekatul terdapat cukup banyak nutrisi di dalamnya, seperti:

  • Kalori: 245 kcal
  • Lemak jenuh: 1,3 gram
  • Lemak tak jenuh ganda: 2,8 gram
  • Lemak tak jenuh tunggal: 2,4 gram
  • Kolesterol: 0 mg
  • Natrium: 4 mg
  • Kalium: 566 mg
  • Jumlah karbohidrat: 66 gram
  • Serat pangan: 15 gram
  • Gula: 1,5 gram
  • Protein: 17 gram
  • Kalsium: 58 mg
  • Zat besi: 5,4 mg
  • Vitamin B6: 0,2 mg
  • Magnesium: 235 mg

Bekatul menawarkan berbagai manfaat kesehatan karena kandungan antioksidan, vitamin E, vitamin B, dan asam lemak esensial yang dimilikinya.

Makanan ini juga berfungsi sebagai sumber alami fitosterol, yang mengontrol gula darah, kesehatan prostat, dan metabolisme kolesterol.

Ia juga secara alami bebas laktosa, bebas gluten dan hipoalergenik, sehingga menjadikannya produk kesehatan yang dapat ditoleransi siapa saja.

Namun, meski banyak manfaat kesehatannya, ada beberapa efek samping yang terkait dengan konsumsi rutin, tergantung pada metabolisme individu, jenis konsumsi dan frekuensi asupan.

Baca Juga: Mengenal Beras Ungu yang Diklaim Bisa Mencegah Penyakit Kronis

Manfaat Bekatul untuk Kesehatan

Manfaat Bekatul (putrafarmayogyakarta.co.id)
Foto: Manfaat Bekatul (putrafarmayogyakarta.co.id)

Berikut ini adalah manfaat bekatul untuk kesehatan yang Moms wajib tahu:

1. Tinggi Antioksidan

Penyakit jantung koroner, kanker, dan stroke adalah beberapa jenis penyakit yang salah satunya disebabkan oleh penumpukan radikal bebas di dalam tubuh.

Untuk melawan efek buruknya, dibutuhkan antioksidan yang tidak hanya didapat dari dalam tubuh saja tapi juga dari makanan harian.

Untungnya, ia dikenal memiliki kandungan senyawa antioksidan yang tinggi, sehingga ia dapat menangkal radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh.

Mengutip artikel dari Leaf TV, ada 8 senyawa antioksidan yang terkandung di dalam lapisan pembungkus beras ini, yakni flavonoid, asam fenolik, antosianin, proantosianidin, tokoferol, tokotrienol, y-oryzanol, dan asam fitat.

Uniknya, komponen pigmen warna pada beras turut memengaruhi jumlah antioksidan di dalamnya.

Seperti jenis beras dengan pigmen warna merah dan hitam dipercaya mengandung kadar antioksidan yang lebih tinggi ketimbang beras putih.

2. Mencegah Penyakit Kronis

Karena bekatul memiliki antioksidan yang tinggi, mulai dari asam fenolik, flavonoid, hingga antosianin, maka ia bisa diandalkan untuk mencegah penyakit kronis.

Antioksidan ini tentu sangat diperlukan tubuh untuk melawan efek dari paparan radikal bebas berlebih yang bisa memicu penyakit kronis, mulai dari diabetes, penyakit jantung koroner, dan stroke.

3. Menurunkan Kolesterol

Tak hanya kaya akan antioksidan, bekatul juga bisa menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dalam darah.

Ini semua berkat senyawa antioksidan yang disebut gamma oryzanol atau y-oryzanol yang terkandung dalam bekatul.

Dalam uji laboratorium yang dilakukan pada hewan yang mengalami obesitas dan dislipidemia, kadar lemak tubuh yang terlalu tinggi dapat diturunkan dengan cara mengembalikan jumlah trigliserida, kolesterol “jahat” atau LDL (low density lipoprotein), dan total kolesterol ke dalam kadar normal.

Sementara itu, kandungan gamma oryzanol juga akan membantu meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL (high density lipoprotein).

Tak hanya itu, pemberian suplementasi bekatul dalam makanan harian diyakini mampu menurunkan berat badan sekaligus menjaga kadar kolesterol total, trigliserida, dan kolesterol jahat LDL.

Namun, bekatul dalam beras yang tidak mengandung pigmen, alias beras putih dinilai lebih efektif untuk menyeimbangkan kadar kolesterol ketimbang beras berpigmen.

Nyatanya ada berbagai jenis kanker yang bisa menyerang manusia.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb