29 September 2018

Sayangi Jantung dengan Hindari 5 Makanan dan Minuman Ini

Pasti tanpa sadar Moms sering mengonsumsi makanan-makanan ini

Hari jantung sedunia tanggal 29 September, mengingatkan kita kembali untuk mulai menjaga kesehatan jantung. Ingatlah bahwa selain berbahaya dan mengancam keselamatan, banyak sekali komplikasi yang dapat disebabkan oleh penyakit jantung.

Cara mudah menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dari asupan makanan. Inilah beberapa jenis makanan dan minuman yang harus dihindari jika ingin jantung tetap sehat!

Makanan Cepat Saji

burger
Foto: burger

Foto: seriouseats.com

Siapa yang tak suka makanan siap saji? Tak bisa dipungkiri bahwa rasanya yang lezat memang akan selalu mampu menggugah selera. Lemak jenuh dari hewan, terutama ketika dikombinasikan dengan karbohidrat, memiliki efek merusak pada kesehatan jantung.

Hindarilah makanan dari resto cepat saji dan makanan kemasan, yang cenderung menggunakan bahan berkualitas rendah dan metode memasak yang tidak sehat.

Permen

candytopia ft blog1117
Foto: candytopia ft blog1117

Foto: foodandwine.com

Selama bertahun-tahun, lemak disebut sebagai penyebab terbesar penyakit jantung. Namun sebagian besar penelitian juga menunjukan bahwa gula adalah salah satu penyebab.

Sering mengonsumsi makanan yang tinggi akan gula sama dengan meningkatkan risiko terhadap obesitas, peradangan, kolesterol tinggi dan diabetes, yang semuanya merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.

Baca Juga: Fakta Dibalik 3 Mitos Penyakit Jantung yang Sering Dipercaya

Minuman Ringan

maladie du soda
Foto: maladie du soda

Foto: tvlibertes.com

Bagi sebagian besar orang, sumber terbesar gula tambahan dalam makanan bukan dari makanan, tetapi dari minuman. penelitian terbaru menemukan bahwa lebih dari 60 persen anak-anak, 54 persen pria, dan 45 persen perempuan meminum setidaknya satu minuman soda atau minuman manis sehari.

Jangan lupakan bahwa meski terasa begitu nikmat, minuman ini mengandung gula tinggi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Margarin

margarine pictured here is soft even when refrigerated and contains more trans fats than butter
Foto: margarine pictured here is soft even when refrigerated and contains more trans fats than butter

Foto: medicalnewstoday.com

Sering terjadi perdebatan tentang risiko kardiovaskular yang terkait dengan lemak jenuh, seperti mentega. Makanan yang tinggi lemak trans meningkatkan resiko penyakit jantung seseorang.

Lemak trans secara umum banyak terdapat dalam margarin. Agar aman, pilihlah margarin yang tidak mengandung minyak terhidrogenasi parsial, atau lebih baik gunakan minyak zaitun sebagai gantinya.

Baca Juga: 5 Cara Menjaga Kesehatan Jantung Agar Tetap Sehat

Soda Diet

pbox
Foto: pbox

foto: washingtonpost.com

Moms mungkin berpikir dengan meminum soda diet sudah sangat aman untuk kesehatan. Karena mungkin soda diet ini bebas lemak dan nol kalori.

Namun, penelitian terus meningkat menghubungkan cola pada pengembangan faktor risiko penyakit jantung seperti obesitas dan diabetes.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum soda diet cenderung mengkonsumsi lebih banyak kalori.

Tak hanya itu, bahan kimia dalam soda diet sebenarnya dapat mengubah bakteri gastrointestinal dan membuat orang lebih rentan untuk mendapatkan berat badan. Meskipun mungkin tidak mengandung gula, namun tetap soda diet bukan pilihan yang sehat untuk jantung.

Jangan bandel lagi ya Moms! Lebih baik konsumsi makanan sehat seperti sayuran buah, serta lebih rajin olahraga supaya tidak terkena risiko penyakit jantung.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.