30 Desember 2022

6+ Hewan yang Sudah Punah dari Seluruh Penjuru Dunia, Wajib Tahu!

Tanpa disadari, hewan yang sudah punah ternyata cukup banyak lho, Moms!

Laju kepunahan berbagai spesies semakin menakutkan. Tidak heran, jumlah hewan yang sudah punah kian meningkat.

Hilangnya satu per satu spesies dari muka bumi mengartikan berkurangnya satu per satu kekayaan ragam hayati yang ada di alam.

Pada akhirnya, kerusakan alam dan hilangnya spesies tidak bisa kembali seperti semula.

Para ahli bahkan memperkirakan bahwa setiap tahunnya, puluhan bahkan ratusan spesies punah di alam liar.

Kepunahan beberapa hewan juga disebabkan oleh berbagai faktor, terutama intervensi manusia lewat perburuan maupun perusakan habitat aslinya.

Baca Juga: Mengenal Ciri dan Karakteristik Hewan Mamalia, dan 15 Contoh Hewannya

Hewan yang Sudah Punah

Sebenarnya, di alam bebas masih banyak lagi hewan yang sudah punah sebelum sempat dicatat, dipelajari, dan diketahui secara ilmiah, Moms.

Banyak spesies hewan yang sudah punah jauh dari masa sekarang, sehingga banyak juga di antara kita yang tak sempat melihat wujud mereka.

Alhasil, anak-cucu kita tidak bisa melihat keberadaan mereka juga.

Lalu, apa saja hewan yang sudah punah? Simak penjelasan berikut ini untuk mengedukasi anak ya, Moms!

1. Harimau Jawa

Harimau Jawa (dw.com)
Foto: Harimau Jawa (dw.com)

Seperti namanya, harimau Jawa atau harimau loreng merupakan karnivora terbesar yang pernah hidup di Pulau Jawa.

Keberadaan hewan ini terakhir terlihat di Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur pada tahun 1976.

Harimau jawa secara ilmiah sudah dinyatakan punah sejak 1980-an oleh International Union for Conservation Nature (IUCN).

Dikutip dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY, ada beberapa hal terkait perbuatan manusia yang membuat hewan ini punah.

Seperti kurang baiknya dalam menangani konservasi membuat hewan eksotis ini punah.

Selain itu, desakan manusia yang membuat pemukiman baru juga menyebabkan habitat hewan ini terus menghilang.

Ditambah lagi, perburuan terhadap hewan ini secara masif membuat keberadaan harimau Jawa sudah semakin langka bahkan punah.

Baca juga: Simak 14 Kumpulan Hewan Lucu yang Tersebar di Dunia, Ada yang Hampir Punah!

2. Quagga

Quangga Hewan yang Sudah Punah (thehorse.com)
Foto: Quangga Hewan yang Sudah Punah (thehorse.com)

Quagga (Equus Quagga Quagga) merupakan kerabat dekat dari kuda dan zebra.

Hewan ini memliki tubuh berwarna coklat kekuningan dengan garis-garis hanya pada kepala, leher dan bahu. Sementara warna kaki pucat.

Quagga adalah satwa endemik daerah gurun dari benua Afrika yang akhirnya punah di alam liar pada 1870-an.

Quagga terakhir berada di kandang di sebuah kebun binatang di Inggris pada tahun 1880-an hingga akhirnya mati.

Satwa cantik ini telah diburu secara brutal oleh petani lokal maupun pemukiman pendatang di Afrika Selatan untuk diambil daging dan kulitnya.

Awalnya, Quagga ini hanya dianggap sebagai Zebra Burchell betina, atau zebra hasil kawin silang.

Oleh karenanya, para pemburu tidak berhenti memburunya sampai akhirnya menyadari bahwa zebra ini adalah spesies tersendiri.

Namun, semuanya sudah terlambat hingga akhirnya Quagga punah.

Baca juga: Mengenal Berbagai Jenis Hewan Endemik Khas Indonesia;

3. Sapi Laut Steller

Stellers Sea Cow (animaldiversity.org)
Foto: Stellers Sea Cow (animaldiversity.org)

Sapi laut atau Steller's Sea Cow merupakan mamalia herbivora yang berukuran besar.

Nama mamalia ini berasal dari Jerman Georg Steller yang pertama kali melaporkan keberadaan hewan eksotis ini pada tahun 1741.

Dipercaya, hewan ini bisa tumbuh hingga 8-9 meter dan beratnya bisa mencapai 8-10 ton, Moms!

Habitat hewan ini berada di Kepulauan Commander, yang terletak di antara pulau Copper dan Bering, di antara Alaska dan Rusia.

Hewan mamalia ini termasuk jinak dan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk makan rumput laut.

Namun, hewan ini tidak bisa bertahan karena keganasan manusia.

Mamalia air raksasa berwajah seperti anjing laut dan berekor seperti lumba-lumba ini diburu hingga punah.

4. Monyet Merah

Monyet Merah (rewild.org)
Foto: Monyet Merah (rewild.org)

Red Colobus Miss Waldron atau monyet merah berukuran hewan berukuran sedang yang dianggap punah sejak awal tahun 2000-an.

Hewan ini hidup di perbatasan antara Ghana dengan Pantai Gading dan merupakan hewan yang unik karena tidak memiliki jempol.

Hewan ini biasanya hidup secara bergerombol di atas kanopi pepohonan yang tinggi.

Namun, mereka harus mengubah cara bertahan hidup karena penebangan hutan besar-besaran oleh manusia.

Oleh karenanya, gerombolan mereka semakin mengecil. Hingga akhirnya mereka lebih lemah dalam menghadapi pemangsa di hutan.

Mereka juga akhirnya punah disebabkan oleh kelemahan genetik akibat perkawinan sedarah.

5. Mamut

Mamut Hewan yang Sudah Punah (euronews.com)
Foto: Mamut Hewan yang Sudah Punah (euronews.com)

Mamut merupakan genus gajah purba dan merupakan hewan yang sudah punah.

Ukuran tubuhnya lebih besar dibandingkan gajah normal yang saat ini ada di dunia.

Makhluk ini memiliki tinggi lebih dari 4 meter dan beratnya bisa lebih dari 6 ton.

Mereka berbulu dan taring melengkung bisa tumbuh mencapai panjang 5 meter.

Hewan yang sudah punah ini sudah tidak ada di Bumi akibat perburuan oleh manusia dan hilangnya habitat mereka melalui perubahan iklim.

Populasi mamut berbulu terakhir yang terisolasi diyakini telah menghilang dari Pulau Wrangel di Samudra Arktik sekitar tahun 1700 SM.

Mereka hidup dalam masa Pleistosen sejak 1,6 juta tahun lalu sampai sekitar 10.000 tahun lalu.

Baca juga: Mengenal Karakteristik Hewan Berdarah Dingin dan Hewan Berdarah Panas

6. Bison Kaukasia

Bison Kaukasus (flickr.com)
Foto: Bison Kaukasus (flickr.com) (Orami Photo Stocks)

Bison Bonasus Caucasicus merupakan subspesies bison Eropa yang habitatnya berada di pegunungan Kaukasus yang memanjang di Eropa Timur pada abad ke-17.

Habitat satwa besar in berada di kawasan luas area Kaukasus Barat.

Saat manusia mulai banyak bermukim di sekitar habitatnya di abad ke-19, populasinya berkurang hingga tersisa sepersepuluh dari jumlahnya pada 2 abad sebelumnya.

Pada tahun 1860, diketahui bahwa populasinya masih ada sekitar 2000-an.

Namun, pada tahun 1917 jumlahnya drastis dan hanya tersisa 500-an, lalu berkurang lagi di tahun 1921 menjadi 50-an saja.

Meski begitu, perburuan terhadap hewan ini tak berhenti yang akhirnya 3 bison terakhir ditembak mati pada tahun 1927.

7. Serigala Falkland

Serigala Falkland (sci-news.com)
Foto: Serigala Falkland (sci-news.com)

Serigala Kepulauan Falkland (Dusicyon Australis) merupakan satu-satunya hewan mamalia darat asli Kepulauan Falkland, atau Kepulauan Malvinas.

Malvins merupakan kawasan terpencil 500 km di sebelah timur daratan Argentina.

Serigala Falkland memiliki bulu berwarna kuning kecokelatan dan ujung ekornya berwarna putih.

Pada tahun 1876 satwa terakhirnya ditemukan mati di kawasan barat Kepulauan Falkland.

Spesies ini merupakan satu-satunya spesies modern yang masuk dalam genus Dusicyon.

Genus ini adalah genus yang paling dekat dengan hewan seperti Lycalopex, termasuk Culpeo, yang dibawa ke Kepulauan Falkland pada zaman modern.

Baca Juga: Laju kepunahan berbagai spesies semakin menakutkan. Tidak heran, jumlah hewan yang sudah punah kian meningkat.

Hilangnya satu per satu spesies dari muka bumi mengartikan berkurangnya satu per satu kekayaan ragam hayati yang ada di alam.

Pada akhirnya, kerusakan alam dan hilangnya spesies tidak bisa kembali seperti semula.

Para ahli bahkan memperkirakan bahwa setiap tahunnya, puluhan bahkan ratusan spesies punah di alam liar.

Kepunahan beberapa hewan juga disebabkan oleh berbagai faktor, terutama intervensi manusia lewat perburuan maupun perusakan habitat aslinya.

Baca Juga: Mengenal Ciri dan Karakteristik Hewan Mamalia, dan 15 Contoh Hewannya

Moms, itulah tadi beberapa hewan yang sudah punah dan tidak bisa kita lihat lagi.

Semoga informasi tadi bisa membantu Moms meningkatkan pengetahuan Si Kecil, ya. Semoga bermanfaat!

  • http://dlhk.jogjaprov.go.id/cerita-kepunahan-harimau
  • https://onekindplanet.org/top-10/top-10-worlds-extinct-animals/#:~:text=Dutch%20sailors%20first%20recorded%20a,a%20Dodo%20was%20in%201662.
  • https://www.worldwildlife.org/species/directory?direction=desc&sort=extinction_status

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb