19 November 2019

Ibu Hamil Sering Kehilangan Keseimbangan? Ini Penjelasannya

Bukan lampu hijau untuk menghabiskan kehamilan dengan bermalas-malasan juga, Moms.

Yuk, simak penjelasan kenapa ibu hamil sering kehilangan keseimbangan. Ternyata, hampir sepertiga ibu hamil jatuh selama kehamilan, menurut sebuah penelitian di American Journal of Industrial Medicine.

"Sebagian besar pasien saya telah mengalami semacam salah melangkah dan kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh," kata Sheryl Ross, MD, seorang ob-gyn di Santa Monica, California.

Meski begitu, menurut Dr Ross, untungnya sebagian besar hanya berakhir di UGD dan tidak sampai menyakiti bayi mereka.

Jadi, kenapa ibu hamil seringkali kehilangan keseimbangan?

Baca Juga: Apa yang Harus Dilakukan Jika Bayi Jatuh dari Tempat Tidur?

Pengaruh Hormon Membuat Ibu Hamil Sering Kehilangan Keseimbangan

Ibu Hamil Sering Kehilangan Keseimbangan 01.jpg
Foto: Ibu Hamil Sering Kehilangan Keseimbangan 01.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Bahkan sebelum tubuh perempuan mulai berubah karena hamil, tubuh perempuan melepaskan relaxin, hormon yang melunakkan ligamen di panggul untuk menciptakan ruang bagi janin yang sedang tumbuh.

“Masalahnya adalah, relaxin bersirkulasi ke seluruh tubuh, bukan hanya di panggul. Jadi, ligamen di pinggul, lutut, dan pergelangan kaki juga bisa sedikit longgar,” kata Jean L. McCrory, Ph.D., asisten profesor fisiologi olahraga di West Virginia University, yang meneliti kehamilan dan keseimbangan.

Tapi semua ini bukan lampu hijau untuk menghabiskan kehamilan dengan bermalas-malasan.

Faktanya, duduk sepanjang hari sebenarnya dapat meningkatkan kemungkinan jatuh, menurut sebuah penelitian terhadap wanita hamil yang diterbitkan oleh McCrory dalam Journal of Biomechanics.

"Jadi ketika dihadapkan dengan masalah keseimbangan, seorang wanita hamil yang aktif mungkin lebih siap secara mental dan fisik untuk mengendalikan tubuhnya daripada orang yang tidak berolahraga," kata McCrory.

Baca Juga: Mau Traveling Saat Hamil? Ikuti 5 Persiapan Berikut Agar Tetap Sehat

Menjaga Keseimbangan Tiap Trimester

Ibu Hamil Sering Kehilangan Keseimbangan 03.jpg
Foto: Ibu Hamil Sering Kehilangan Keseimbangan 03.jpg

Foto: mirror.co.uk

Kestabilan bervariasi dari satu wanita ke wanita lainnya, banyak perempuan memilih berlari untuk tetap stabil, sementara teman yang hamil lebih jauh menyeimbangkan diri dengan yoga.

Sementara itu, bagi perempuan hamil pada usia satu hingga 11 minggu, jika jatuh tidak perlu khawatir. Pasalnya, sebelum 12 minggu, rahim terlindungi dengan baik di belakang tulang panggul.

Namun, tidak begitu jika ibu hamil jatuh pada usia kehamilan 12 hingga 16 minggu. Meski keguguran jarang terjadi pada usia ini karena jatuh, namun mungkin saja terjadi hal yang tidak diinginkan.

Pada usia kandungan 17 hingga 28 minggu, menurut Penelitian di University of Cincinnati, dua pertiga perempuan pernah jatuh sekali pada usia kandungan tersebut. Ya, ibu hamil paling sering kehilangan keseimbangan di usia kandungan ini.

Oleh karena itu, ada baiknya segera lakukan USG saat jatuh pada usia kandungan tersebut.

Sementara usia 29 minggu ke atas sangat sedikit ibu hamil yang jatuh. Keseimbangan sudah semakin membaik.

Pada akhir trimester ketiga, rahim mengandung 1 hingga 2 liter bantalan cair, sehingga ibu hamil yang jatuh lebih cenderung keseleo pada anggota tubuhnya alias membahayakan dirinya sendiri daripada membahayakan si kecil.

Baca Juga: Bagaimana Cara Melatih Anak Agar Jalan Seimbang?

Jatuh Pasca-Persalinan

Ibu Hamil Sering Kehilangan Keseimbangan 02.jpg
Foto: Ibu Hamil Sering Kehilangan Keseimbangan 02.jpg

Foto: us-us.us

Tingkat relaxin akan mulai turun usai persalinan. Lisa Druxman, seorang pelatih fisioterapi, mengatakan persendian mungkin masih terasa longgar selama beberapa bulan.

Berhentilah berolahraga segera jika merasa pusing. Selain itu, hindari gerakan melompat atau mengguncang selama empat bulan pertama.

Nah, Moms. Itulah penjelasan mengapa ibu hamil sering kehilangan keseimbangan. Apakah hal tersebut juga terjadi pada Moms?

(TPW/DIN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.