Kesehatan Umum

15 Oktober 2021

Anak Jatuh dari Tempat Tidur? Lakukan 9 Pertolongan Pertama Ini

Pastikan bayi tidak terbentur benda keras
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Anak jatuh dari tempat tidur adalah salah satu pengalaman yang mungkin hampir pernah dialami setiap orang tua.

Biasanya, akan lebih sering terjadi jika Moms memiliki anak yang sudah aktif bergerak.

Menginjak usia anak lebih dari 7 bulan, kita sebagai orang tua perlu semakin hati-hati dan memperhatikan tingkah laku Si Kecil.

Lantas, apa yang perlu dilakukan ketika anak jatuh dari tempat tidur? Berikut pertolongan pertama yang bisa dicoba. Simak, Moms!

Pertolongan Pertama Anak Jatuh dari Tempat Tidur

Merasa gelisah adalah salah satu penyebab umum anak sering jatuh dari tempat tidur.

Penting untuk orang tua mengetahui langkah yang dilakukan apabila Si Kecil terjatuh. Berikut hal-hal yang harus dilakukan ketika anak terjatuh:

1. Menggendongnya dengan Lembut

Anak Jatuh dari Tempat Tidur - Lakukan Apa? -5.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, ketika mendapati bahwa Si Kecil telah terbaring di lantai, jangan panik dulu, ya.

Cobalah untuk menggendong anak dengan lembut dan coba tenangkan.

Memindahkan anak jatuh dari tempat tidur dengan cepat akan berisiko memicu komplikasi serius, seperti cedera pada kepala atau tulang belakang.

Beda halnya apabila anak terjatuh dan berada di tempat yang berbahaya, segera pindahkan ke tempat lebih aman.

Pada tahapan ini, tenangkan anak dan bangunkan tubuhnya perlahan-perlahan. Untuk anak bayi, boleh langsung digendong dengan berhati-hati ya, Moms.

2. Periksa Luka atau Cedera

Setelah anak merasa lebih tenang, coba cek pada sekujur tubuhnya. Apakah ada luka atau cedera?

Periksa setiap anggota tubuh dengan berhati-hati, seperti memar atau benjolan pada kepala, lengan, kaki, dan punggung.

Jika bayi muntah atau kejang-kejang, miringkan dengan lembut. Pastikan leher anak tetap lurus dalam posisi ini.

Apabila tidak didapati ada luka atau memar, tetap pantau selama beberapa menit ke depan perilaku Si Kecil, ya.

3. Ketahui Gejala Gegar Otak

Anak Jatuh dari Tempat Tidur, Waspada Gegar Otak Moms 2.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Meskipun tidak terlihat dari fisik, gegar otak bisa saja terjadi tanpa disadari, lho.

Sejumlah anak mengalami gegar otak ringan pasca jatuh dari tempat tidur. Hal ini dapat memengaruhi cara kerja fungsi otak dan pola berpikir anak.

Karena kebanyakan anak tidak bisa mengkomunikasikan apa yang dirasakan, sebagai orang tua perlu tahu gejala dari gegar otak satu ini.

Mengutip Mayo Clinic, gejala dari gegar otak pada anak meliputi:

  • Rewel saat makan
  • Perubahan pola tidur
  • Menangis saat berbaring di satu sisi
  • Mudah tantrum

Tak hanya itu, gejala ini bisa terlihat dari perdarahan yang terjadi di dalam, seperti:

  • Pembuluh darah robek
  • Tulang tengkorak patah
  • Kerusakan otak

Jika Si Kecil mengalami salah satu gejala di atas, jangan ragu untuk segera bawa ke klinik terdekat ya, Moms.

Baca Juga: Demam Scarlet pada Balita: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

4. Ajak Anak Beraktivitas

Moms, jika Si Kecil telah merasa tenang dan tidak tantrum, ajaklah untuk beraktivitas ringan.

Hal ini untuk memeriksa bahwa fungsi sel otaknya berjalan dengan baik.

Kurangi aktivitas yang berbahaya atau ekstrem pada anak seperti memanjat atau bermain bola.

Cobalah untuk melakukan aktivitas santai, meliputi:

Cobalah untuk memberikan sejumlah pertanyaan mudah agar anak dapat menjawabnya.

Ini juga salah satu cara untuk mengetahui apakah ada perubahan perilaku pasca anak jatuh dari tempat tidur.

5. Memberikan Obat Pereda Nyeri

Anak Jatuh dari Tempat Tidur - Berikan Obat pada Anak -3.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Anak jatuh dari tempat tidur terkadang menyebabkan sakit kepala, leher, atau luka pada tubuhnya.

Jika hal ini terjadi, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter.

Biasanya, dokter akan memberikan obat pereda nyeri seperti ibuprofen agar Si Kecil merasa lebih nyaman.

Hindari memberikan obat tanpa resep atau anjuran dari dokter ya, Moms.

Karena tak semua anak yang jatuh dari tempat tidur membutuhkan obat ini.

6. Mengompres Luka

Apabila anak mengalami bengkak, memar, atau benjolan di kepala, lakukan satu langkah ini.

Coba berikan kompres dingin pada area yang memar. Amati gejalanya selama 24-28 jam kemudian.

Jika gejala tidak memburuk, berikan kompres hangat ke area yang sama, Moms.

Namun, jika didapati memar atau area tersebut semakin bengkak, segera bawa anak ke dokter terdekat.

Lebih rewel, muntah, dan mudah mengantuk salah satu tanda bahwa ada sesuatu luka di dalam tubuh anak.

7. Pantau Perilaku Anak

Ini Aturan Tidur Terpisah dengan Anak Menurut Islam

Foto: Orami Photo Stocks

Gejala cedera pasca jatuh mungkin tidak langsung terlihat. Untuk itu, yang harus dilakukan adalah memantau perilaku pada bayi selama beberapa jam ke depan.

“Biasanya, setelah melewati batas 24 jam, segala sesuatu yang menakutkan tidak mungkin terjadi,” kata Ei Ye Mon, MD, dokter anak, dikutip dari Cleveland Clinic.

Tak jarang, anak jatuh dari tempat tidur selalu merasa ingin tidur dan beristirahat.

Karenanya, cobalah untuk membangunkan anak setiap beberapa jam sekali untuk memastikan bahwa mereka sadar.

Jika cedera pada otak terjadi, anak akan sulit untuk bangun ketika tidur, Moms.

Baca Juga: 6 Menu MPASI untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Bayi 6-12 Bulan

8. Menempatkan Anak Tidur dengan Aman

Moms, jangan sampai anak terjatuh saat tidur untuk kedua kalinya, ya.

Sebagai orang tua yang harus dilakukan adalah menempatkan ia ke tempat yang lebih aman.

Untuk seorang bayi, tidak boleh ditempatkan di tempat tidur orang dewasa tanpa pengawasan.

Selain risiko jatuh, bayi bisa 'terjebak' di antara kasur, dinding atau benda lain di sekitarnya.

Dalam mencegah anak jatuh dari tempat tidur, letakkan satu tangannya pada permukaan apapun, misalkan bantal.

Letakkan juga beberapa benda penghalang di sekitar ia tidur. Hal ini juga dibarengi dengan pengawasan dari orang tua tentunya.

9. Meningkatkan Asupan Sehat

-Anak-Jatuh-dari-Tempat-Tidur-Lakukan-Ini.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, ketika anak jatuh dari tempat tidur biasanya akan lebih rewel dan sulit untuk menerima asupan.

Meskipun begitu, ia tetap harus menerima makanan atau minuman, ya.

Berikan makan dalam porsi kecil yang diperkaya nutrisi seimbang agar tubuhnya tetap bisa berenergi.

Jangan lupa untuk memastikan tubuhnya tetap terhidrasi dengan meningkatkan cairan tubuh.

Kurangi makanan tinggi gula atau terlalu asin. Perbanyak protein dan karbohidrat untuk 'mengisi ulang' stamina pada dirinya, ya.

Berikut sejumlah camilan sehat untuk anak yang bisa jadi alternatif:

Itulah sejumlah hal yang perlu dilakukan ketika anak jatuh dari tempat tidur.

Moms tidak perlu khawatir jika posisi jatuh anak tidak membentur permukaan keras, atau tidak menunjukkan gejala-gejala yang mencurigakan.

Namun, jika merasa khawatir, segera periksakan Si Kecil ke dokter terdekat, ya.

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/concussion/expert-answers/concussion-in-children/faq-20058282
  • https://health.clevelandclinic.org/what-to-do-if-your-infant-falls-off-the-bed-or-changing-table/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait