Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
13 Januari 2022

Fibroadenoma (FAM), Benjolan Payudara yang Tidak Nyeri

Sering dialami wanita berusia di bawah 30 tahun
Fibroadenoma (FAM), Benjolan Payudara yang Tidak Nyeri

Benjolan di payudara atau dikenal dengan fibroadenoma, cukup sering dijumpai pada wanita sejak usia 20 tahun.

Terasa tidak nyaman, namun bukan berarti semua benjolan mengarah pada keganasan atau kanker, lho.

Mari kenali apa saja gejala, penyebab, dan cara mengatasi benjolan ini pada wanita, Moms.

Apa Itu Fibroadenoma?

Apa Itu Fibroadenoma?

Foto: Apa Itu Fibroadenoma? (Orami Photo Stocks)

Foto: Orami Photo Stock

FAM atau fibroadenoma adalah salah satu jenis tumor jinak paling umum yang terdapat pada payudara.

Seringnya, ditemukan pada wanita yang berusia di bawah 30 tahun.

Menurut American Society of Breast Surgeons Foundation, sekitar 10% wanita di Amerika Serikat memiliki diagnosis fibroadenoma.

Diketahui, sejumlah ras tertentu dapat meningkatkan risiko terkena benjolan pada payudara ini.

Karena terbilang tak terlalu mengkhawatirkan, gejala yang dirasakan hilang timbul dalam beberapa waktu.

Bahkan, untuk sebagian orang bisa hilang sendiri apabila benjolannya masih berukuran kecil.

Meskipun begitu, biasanya dokter merekomendasikan untuk mengangkat tumor jinak bagi mereka dengan gejala yang mengganggu.

Gejala Fibroadenoma (FAM)

Gejala fibroadenoma.jpg

Foto: Gejala fibroadenoma.jpg (indianexpress.com)

Foto: indianexpress.com

Sebenarnya gejala dari fibroadenoma bisa bervariasi pada setiap orang.

Umumnya, mereka merasakan sejumlah tanda atau gejala, 22seperti:

  • Benjolan tidak terasa sakit.
  • Berbentuk bundar dan bisa diraba.
  • Mudah digerakkan ketika disentuh.
  • Benjolan yang bisa terasa kenyal atau agak keras.

Gejala dari FAM ini bisa timbul sewaktu-waktu atau saat menstruasi terjadi.

Sejumlah perempuan ada juga yang tidak merasakan gejala sama sekali.

Biasanya, mereka baru menyadari ketika melakukan pemeriksaan payudara mandiri atau SEDARI.

Hal ini bisa berkembang di salah satu payudara atau bahkan keduanya ya, Moms.

Baca Juga: Self Healing, Pemulihan Pasca Trauma Luka Batin

Penyebab Fibroadenoma

Penyebab Fibroadenoma.jpg

Foto: Penyebab Fibroadenoma.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Hingga saat ini, tak diketahui secara pasti penyebab fibroadenoma.

Sejumlah ahli mengira ini dipicu dari hormon estrogen yang memicu pertumbuhan dan perkembangan tumor.

Mengonsumsi pil kontrasepsi sebelum usia 20 tahun pun, telah dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena fibroadenoma (FAM).

Di luar itu, ada beberapa faktor pemicu timbulnya fibroadenoma, yakni meliputi:

Benjolan jinak ini dapat tumbuh dengan ukuran membesar, terutama selama kehamilan.

Ketika menopause, ini seringnya akan menyusut.

Untuk beberapa kasus, bahkan bisa sembuh dengan sendirinya.

Menyusui dan perubahan hormon saat kehamilan pun bisa membuat benjolan ini akan hilang dengan tiba-tiba.

Baca Juga: 10 Fakta Bokong Besar pada Wanita, Benarkah Berarti Subur?

Jenis Benjolan Fibroadenoma

payudara-benjolan-fibroadenoma.jpg

Foto: payudara-benjolan-fibroadenoma.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Breast Cancer Now menjelaskan, ada beberapa jenis dari fibroadenoma yang kerap ditemui.

Benjolan pada payudara ini meliputi:

  • FAM simpel atau remaja

Kebanyakan fibroadenoma simpel berukuran sekitar 1-3 cm dan sering terjadi pada wanita usia 10-20 tahunan.

Ini adalah jenis benjolan payudara yang paling umum dan sebagian besar menyusut seiring waktu.

  • FAM kompleks

Ini adalah pertumbuhan sel yang berlebihan (hiperplasia) yang dapat tumbuh dengan cepat.

Biasanya, dibutuhkan pengambilan jaringan atau biopsi untuk menentukan benjolan ini bersifat kanker atau non kanker.

  • FAM besar

Ini bisa tumbuh lebih besar dari 2 inci (5 cm).

Ini mungkin perlu diangkat karena dapat menekan atau mengganggu jaringan payudara lainnya.

  • Tumor filodes

Umumnya, ini bersifat jinak.

Namun, beberapa tumor filodes bisa menjadi kanker (ganas).

Dokter biasanya menyarankan agar ini diangkat melalui tindakan operasi.

Baca Juga: Manfaat Masker Green Tea, Efektif Melindungi dari Kanker Kulit

Cara Pemeriksaan Fibroadenoma

Cara Pemeriksaan Fibroadenoma

Foto: Cara Pemeriksaan Fibroadenoma

Foto: Orami Photo Stock

Jika menemukan benjolan di payudara, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Mereka kemungkinan akan merujuk untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Serangkaian tes yang biasa diperlukan yakni, termasuk:

  • Mammografi (rontgen payudara)
  • Pemindaian dengan ultrasound
  • Biopsi (pengambilan sampel jaringan payudara untuk diteliti oleh ahli patologi)
  • Aspirasi jarum halus (FNA) ( pengambilan sampel sel dengan jarum suntik untuk diteliti)

Fibroadenoma sering mudah diidentifikasi pada wanita dengan usia lebih muda.

Umumnya, untuk usia 20 tahun awal, diperlukan pemeriksaan payudara dengan USG saja.

Namun, jika ada ketidakpastian tentang diagnosis, biopsi atau pengambilan sampel dengan jarum (FNA) akan dilakukan.

Beda halnya dengan mereka yang berusia 40 tahun, dibutuhkan pemeriksaan mamografi untuk gambaran lebih jelas.

Baca Juga: Tidak Hanya Anak dan Remaja, Ketahui Pentingnya Pendidikan Seks untuk Pasutri

Pengobatan Fibroadenoma (FAM)

Pengobatan Fibroadenoma (FAM).jpeg

Foto: Pengobatan Fibroadenoma (FAM).jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Penanganan yang dilakukan untuk FAM ini memang akan bervariasi.

Ini dilihat dari gejala dan usia perempuan tersebut.

Sejumlah cara untuk mengatasi fibroadenoma, yaitu:

1. Tindakan Operasi

Operasi atau disebut juga biopsi, perlu dilakukan apabila benjolan pada payudara cukup mencurigakan.

Melansir American Cancer Society, upaya ini sering diberlakukan untuk jenis FAM kompleks.

Biasanya, gejala yang dirasakan berupa nyeri dan ukuran yang membesar.

Tindakan operasi ini membutuhkan anestesi total dengan pengerjaan yang cukup singkat, yakni sekitar 1 jam.

Benjolan yang diambil nanti akan diteliti untuk menentukan apakah ada indikasi kanker ataupun non-kanker.

2. Gaya Hidup Sehat

Atasi Fibroadnema dengan Berolahraga.jpg

Foto: Atasi Fibroadnema dengan Berolahraga.jpg (freepik.com)

Foto: freepik.com

Tak cukup hanya pengangkatan benjolan, perubahan gaya hidup pun perlu diterapkan.

Gaya hidup sehat perlu dijalankan untuk mencegah fibroadenema timbul kembali.

Melakukan olahraga dengan setidaknya 30 menit sehari cukup membantu, lho.

3. Konsumsi Makanan Antioksidan

Mari mulai sekarang tingkatkan makanan kaya antioksidan untuk mencegah FAM atau benjolan payudara.

Jika dilihat dari jenis jaringan yang tumbuh, ini termasuk kedalam tumor jinak dan tidak bersifat kanker.

Namun, tak ada salahnya untuk mencegah risiko yang tak diinginkan, bukan?

Antioksidan dipercaya dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh, Moms.

Baca Juga: 7+ Manfaat Air Mani, Bukan Hanya untuk Reproduksi lho Moms!

4. Obat Antinyeri

bahaya obat anti nyeri hero banner magz (1510x849)

Foto: bahaya obat anti nyeri hero banner magz (1510x849)

Foto: Orami Photo Stock

Sejumlah orang merasakan gejala tidak nyaman karena adanya fibroadenoma.

Ini dapat menimbulkan beberapa gejala umum seperti demam, maupun tubuh terasa mudah lelah atau lemas.

Obat antinyeri bisa dikonsumsi untuk meredakan gejala tersebut.

Masa menstruasi menjadi salah satu pemicu benjolan terasa nyeri dan cukup mengganggu.

5. Cryoablation

Melansir Mayo Clinic, tindakan ini juga digunakan untuk mengatasi fibroadenoma.

Ini adalah memasukkan perangkat tipis seperti selang (cryoprobe) melalui kulit ke benjolan pada payudara.

Gas pada tindakan diperlukan untuk membekukan dan menghancurkan jaringan.

Biasanya, ini juga kerap dipakai untuk pengobatan sel kanker.

Nantinya, ini akan mencegah penyebaran sel ke organ lainnya.

Terlepas fibroadenema termasuk dalam tumor jinak dan tidak mengkhawatirkan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ya, Moms.

Semakin cepat dan diketahui lebih dini, pemulihannya juga akan semakin baik.

Terutama, bagi wanita yang berusia masih 20 tahunan awal akan lebih mudah untuk dideteksi.

  • https://breast360.org/en/topics/2015/10/23/fibroadenoma/
  • https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer/non-cancerous-breast-conditions/fibroadenomas-of-the-breast.html
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fibroadenoma/diagnosis-treatment/drc-20352756