2-3 tahun

31 Juli 2021

Jenis Imunisasi Anak yang Diprioritaskan di Masa Pandemi COVID-19, Catat!

Jaga Si Kecil tetap sehat di tengah pandemi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Amelia Puteri

Di tengah masa pandemi yang tak menentu, pasti timbul kekhawatiran Moms akan kesehatan Si Kecil. Nah, karena itu Moms perlu tahu apa saja imunisasi anak yang diprioritaskan di masa pandemi.

Pada sebuah webinar bertajuk, "Serba-Serbi Vaksinasi Anak, Kunci Jitu Menjaga Imun Tubuh Si Kecil" yang diadakan oleh RSPI, dr. Ellen Wjiaya, Sp.A, seorang Dokter Spesialis Anak membagikan informasi seputar imunisasi atau vaksinasi anak.

Menurutnya, imunisasi anak sangat penting, karena memiliki fungsi kesehatan untuk anak sebagai berikut:

  • Upaya pencegahan primer.
  • Meningkatkan kekebalan anak terhadap penyakit tanpa harus mengalami sakit.
  • Menurunkan infant mortality rate (IMR) dan memperpanjang life expectancy.
  • Mencegah resisten antibiotika.
  • Mewujudkan kekebalan imunitas (herd immunity).

Lalu, bagaimana dengan imunisasi anak yang diprioritaskan di masa pandemi? Mengingat, Indonesia belum sepenuhnya memiliki herd immunity, dan anak juga tidak bisa terlepas dari paparan virus COVID-19.

Untuk penjelasannya lebih lanjut, simak informasi di bawah ini ya, Moms!

Baca Juga: Mengapa Anak Perlu Mendapatkan Imunisasi Ulang?

Jenis Imunisasi Anak yang Diprioritaskan di Masa Pandemi

jadwal imunisasi IDAI

Foto: Orami Photo Stock

Dengan adanya peraturan pemerintah di tengah pandemi COVID-19 serta aturan untuk menerapkan protokol kesehatan, dr. Ellen menjelaskan mengenai imunisasi prioritas masa pandemi. Ini dia penjelasannya.

1. Lengkapi Imunisasi dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Menurut dr. Ellen, semua imunisasi anak harus dilengkapi di masa pandemi, terutama imunisasi dasar seperti Hepatitis B, Polio, BCG, DTP, dan Influenza.

Hal ini untuk mencegah terjadinya wabah ganda terhadap penyakit yang sudah ada vaksinnya.

Namun, jika sebelumnya imunisasi bisa dilakukan beramai-ramai, misalnya di posyandu atau rumah sakit, kini pastikan lokasi imunisasi menaati protokol kesehatan dengan jumlah minimum pengunjung, berjaga jarak, dan memakai masker.

Jika Moms dan Si Kecil berada di daerah PPKM, maka harus menungg terlebih dahulu sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada.

Untuk daerah yang tidak masuk dalam PPKM, maka harus segera melengkapi imunisasi anak. Tetap diingat ya Moms, untuk tetap prioritaskan imunisasi dasar.

Baca Juga: Bolehkah Anak Diimunisasi saat Sakit? Cari Tahu Dulu Faktanya

2. Pemberian Vaksin PCV

Di tengah masa pandemi COVID-19 seperti ini, vaksin yang paling penting bisa cegah pneumonia yaitu PCV.

Vaksin tersebut diberikan saat anak usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Saat usia 6 bulan juga bisa diberikan vaksin influensa dan diulangi saat usia 7 bulan.

Jika Si Kecil berkesempatan memperolehnya, maka jangan ditunda-tunda ya, Moms.

Baca Juga: 5 Fakta Vaksin COVID-19 untuk Anak Usia 12-17 Tahun, Moms Wajib Tahu!

3. Jangan Berikan Vaksin atau Imunisasi Pada Anak dengan Kondisi Khusus

Karena pada dasarnya vaksinasi adalah menyuntikkan virus ke dalam tubuh agar tercipta herd immunity, namun Moms tetap harus memperhatikan kondisi Si Kecil.

Jika Si Kecil sedang mendapatkan perawatan akibat kondisi khusus seperti menderita leukimia, maka ada baiknya untuk menunda pemberian vaksin atau imunisasi, bahkan yang dasar sekalipun.

Ini dikarenakan kondisi Si Kecil yang lemah, sehingga ditakutkan virus dari vaksin justru memperburuk kondisinya.

Itu dia Moms seputar pemberian prioritas imunisasi anak di masa pandemi dari paparan dr. Ellen. Semoga dapat membantu, ya!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait