Fashion & Beauty

17 September 2021

Beda Jenis Jerawat, Beda Pula Cara Mengatasinya! Ketahui Ragamnya Berikut Ini

Hati-hati mengatasi jerawat, kenali jenis jerawatnya ya Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Bagi Moms yang mengalami jerawat di wajah, mungkin akan merasa jengkel saat melihat benjolan-benjolan kecil bertebaran di wajah. Namun, coba lah perhatikan dengan cermat, ternyata jerawat memiliki bentuk tak serupa. Apa saja ya, jenis jerawat?

Mulai dari yang kecil tetapi banyak jumlahnya,hingga yang berukuran agak besar berwarna merah dan sakit saat disentuh.

Vickie Baker, MD, dokter kulit asal Pensylvannia pun mengatakan bahwa tiap jerawat memiliki karakter yang berbeda-beda. Yuk, cari tahu jenis jerawat selengkapnya di bawah ini, Moms!

Baca Juga: Ini Perbedaan Jerawat Tanda Hamil dan Haid, Jangan sampai Terkecoh ya Moms!

Jenis Jerawat

Menurut Journal of American Academy of Dermatology, jerawat memengaruhi sekitar 85% remaja, tetapi dapat terjadi pada sebagian besar kelompok usia dan dapat bertahan hingga dewasa.

Meski tidak ada kasus kematian yang berhubungan dengan jerawat, tetapi seringkali terdapat morbiditas fisik dan psikologis yang signifikan pada penderita jerawat, seperti jaringan parut permanen, citra diri yang buruk, depresi, hingga kecemasan.

Jerawat adalah penyakit inflamasi multifaktorial yang mempengaruhi folikel pilosebasea kulit. Berikut beberapa jenis jerawat beserta cara mengatasinya yang dikutip dari berbagai sumber.

1. Komedo

Komedo wajah.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Komedo merupakan tipe jerawat yang paling sederhana. Biasanya menyerang wajah, terutama area hidung dan dagu.

“Komedo terbentuk karena minyak dan sel-sel kulit mati terakumulasi dan menyumbat pori-pori. Jika tidak dibersihkan, komedo bisa menjelma jadi jerawat,” ungkap Baker.

Ada dua jenis komedo, blackhead dan whitehead. Komedo blackhead ujungnya berwarna hitam dan disebabkan oleh paparan debu dan kotoran dari luar.

Bagian atas pori tetap terbuka, meskipun sisanya tersumbat oleh tanah, bakteri, atau sel-sel kulit mati.

Sedangkan komedo whitehead masih terletak di permukaan kulit dalam sehingga warnanya putih. Namun berbeda dengan komedo blackhead, pada whitehead, bagian atas pori-pori menutup.

Dalam mengatasi jenis jerawat yang satu ini, mencuci muka dengan air hangat dan sabun lembut, serta menggunakan produk yang mengandung asam salisilat dapat membantu.

Jangan mencoba memencet atau menggosok noda hitam pada komedo blackhead karena hanya dapat memperburuk jenis jerawat ini.

Menggunakan retinoid topikal tanpa resep juga bisa mengatasi komedo. Namun, jika produk tersebut tidak berhasil, retinoid topikal yang lebih kuat tersedia dengan resep dari dokter kulit.

2. Papula

papula.jpg

Foto: medicalnewstoday

Papula adalah lanjutan dari jenis jerawat komedo yang meradang.

Saat komedo tidak ditangani dengan tepat dan dibiarkan terpapar kotoran, produksi minyak berlebih, bakteri jahat akan tumbuh, sel kulit mati yang terbentuk di bawah permukaan kulit akhirnya menyebabkan jerawat.

Menurut Journal of Scientific Reports, papula ditandai dengan benjolan di bawah permukaan kulit yang berdiameter kurang dari 1 sentimeter (cm). Papula memiliki warna agak kemerahan, dan tidak menimbulkan rasa sakit saat disentuh.

Papula biasanya membuat Moms sulit menahan diri untuk tidak memencetnya. Padahal, memencet jerawat hanya akan meninggalkan bekas luka dan memperluas area penyebarannya.

Jika jerawat di wajah Moms masih tergolong dalam tipe papula, gunakan saja masker wajah yang mengandung asam salisilat atau bisa juga dengan masker alami seperti tomat, mentimun, dan perasan lemon untuk menghilangkan peradangan.

Baca Juga: Jerawat di Badan Sangat Mengganggu? Cari Tahu Penyebab dan Cara Menghilangkannya!

3. Pustula

pustula.jpg

Foto: acne

Pustula adalah fase lanjutan dari jenis jerawat papula. Ukurannya lebih besar dengan ujung berwarna putih.

Jerawat ini berisi nanah dan darah kotor yang menyebabkan peradangan terjadi lebih parah. Jika disentuh, jerawat tipe ini akan menimbulkan rasa nyeri.

Saat memiliki jerawat pustula, sebaiknya Moms berhenti menggunakan make up berlebihan. Rajin lah cuci muka, memakai masker wajah, dan gunakan krim khusus jerawat di pagi dan malam hari.

Selain itu, pustula bisa diatasi dengan menggunakan produk dengan benzoil peroksida untuk memerangi bakteri, produk dengan asam salisilat untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran lainnya.

Melansir National Health Services, seorang juga dokter dapat meresepkan perawatan lain, termasuk pengobatan topikal dan memberikan antibiotik untuk mengatasi jerawat.

4. Nodula

nodula.jpg

Foto: thehealthy

“Jerawat nodula berdampak cukup serius pada kulit wajah. Benjolan yang muncul tak hanya di permukaan kulit, tapi juga di lapisan dalam. Ukurannya lebih besar dari pustula dan berwarna lebih gelap, karena berisi lebih banyak nanah dan darah kotor,” terang Dr Baker.

Tidak seperti pustula dan papula, nodula lebih dalam di bawah kulit. Karena nodula sangat dalam di dalam kulit, Anda biasanya tidak dapat merawatnya di rumah.

Obat resep diperlukan untuk membantu membersihkannya.

Dokter atau dokter kulit kemungkinan akan meresepkan obat oral isotretinoin (sotret). Ini terbuat dari bentuk vitamin A dan diminum setiap hari selama 4-6 bulan.

Obat tersebut dapat mengobati dan mencegah nodula dengan cara mengurangi ukuran kelenjar minyak di dalam pori-pori.

5. Cystic

Unknown.jpeg

Foto: vice

Moms mungkin mengenalnya sebagai jerawat batu. Ini adalah bentuk jerawat terbesar dan pembentukannya biasanya disebabkan oleh infeksi yang parah.

Jenis jerawat ini juga yang paling mungkin meninggalkan bekas.

Ada dua jenis jerawat batu, yang pertama masih agak lunak dan yang kedua terasa keras saat disentuh.

Jerawat batu lunak agak sakit saat disentuh, dan berisi nanah yang belum memadat sehingga saat dipencet atau tidak sengaja pecah, akan keluar cairan putih kekuningan yang beraroma tidak sedap.

Sedangkan pada jerawat batu keras, sebaiknya jangan coba-coba memecahkannya karena akan terasa sangat sakit dan melukai kulit wajah.

Jalan yang paling baik mengatasi jerawat batu adalah langsung datangi dokter kulit terdekat.

Perawatan untuk jenis jerawat yang parah ini dapat mencakup prosedur untuk mengeringkan nanah, suntikan steroid, dan minum antibiotik atau obat-obatan lainnya yang diresepkan dokter.

Baca Juga: Simak Arti Jerawat di Dagu, dan Cara Pengobatannya!

6. Maskne

maskne.jpg

Foto: keeponmask

Akhir-akhir ini, tepatnya saat pandemi, maskne menjadi salah satu jenis jerawat yang cukup banyak diderita.

Sesuai dengan namanya, yakni mask acne, jerawat ini disebabkan oleh penggunaan masker mulut dan mungkin diperparah oleh stres.

Maskne muncul sebagai komedo putih atau komedo hitam di bagian kulit wajah yang bersentuhan langsung dengan masker, seperti di pipi.

Dalam mengatasinya, Moms sebaiknya berhenti untuk make up sementara waktu karena riasan dapat menyumbat pori-pori yang bisa memperparah jerawat, atau pilih kosmetik berlabel "noncomedogenic" dan "bebas minyak."

Selain itu, hindari produk retinol dan retinoid yang dapat mengiritasi kulit saat ditutupi oleh masker.

Gunakan pembersih non-sabun yang lembut dan jika memungkinkan, pilih masker yang terbuat dari bahan lembut, seperti katun atau bambu, lalu cuci dan ganti secara teratur.

Nah, itulah jenis jerawat dengan cara mengatasinya yang juga berbeda-beda. Jadi, jangan asal-asalan lagi, ya, Moms, dalam mengatasi jerawat.

  • https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/types-of-acne
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/322322#inflammatory-acne-types
  • https://www.nhs.uk/conditions/acne/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7113252/
  • https://www.jaad.org/article/S0190-9622(15)02614-6/fulltext
  • https://www.healthgrades.com/right-care/acne/types-of-acne-pimples
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait