11 Maret 2018

Jenis Kelamin Bayi Ternyata Berpengaruh pada Gestasional Diabetes Ibu

Benarkah bayi laki-laki lebih berisiko?

Pada masa kehamilan, tubuh calon ibu rentan terkena diabetes atau yang lebih dikenal dengan istilah diabetes gestasional. Wanita yang mengalami diabetes gestasional, akan cenderung terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Itulah sebabnya mengapa selama masa kehamilan, sebaiknya Moms perlu memperhatikan porsi dan kandungan nutrisi di dalam makanan. Diabetes tipe ini biasanya hadir setelah usia 28 minggu atau pada trimester ketiga.

Ketika Moms sudah sampai pada diabetes gestasional, mungkin Moms kerap bertanya apakah Si Kecil akan mengalami diabetes di kemudian hari? Lalu apakah jenis kelamin Si Kecil berpengaruh akan tingkat risiko terkena diabetesnya? Mari simak ulasan berikut:

Berisiko Menurunkan Diabetes

Tahukah Moms, hasil penelitian yang dilakukan di AS menunjukkan bahwa wanita hamil yang mengidap diabetes, diduga dapat meningkatkan risiko penyakit yang sama pada bayinya, bahkan angkanya mencapai enam kali lipat.

Penelitian yang melibatkan 255 anak obesitas tersebut, mengamati apakah ibu- mereka mengidap diabetes selama mereka masih dalam kandungan dan meminta mereka menjalani tes toleransi glukosa, untuk memastikan apakah anak-anak ini juga terkena diabetes atau tidak.

Hasilnya 31 persen anak dengan ibu yang mengidap diabetes gestasional pada akhirnya mengalami kondisi serupa, atau setidaknya memiliki risiko pradiabetes, misalnya gangguan toleransi glukosa.

Baca Juga : Ibu Hamil Diabetes, Bisakah Menurun Pada Bayi? Benarkah Diabetes Diwariskan Silang

Bayi Laki-laki Lebih Rentan Terkena Diabetes?

Setelah mengetahui apakah bayi Moms akan terkena risiko diabetes, Moms mungkin juga ingin tahu apakah jenis kelamin mempengaruhi tingkat risiko tersebut atau tidak.

Ternyata, dalam sebuah penelitian yang dilakukan di di Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism menunjukan bahwa bayi laki-laki lebih mungkin terkena diabetes pada kehamilan daripada mereka yang melahirkan bayi perempuan.

Mengapa demikian? Hal ini terjadi karena saat mengalami diabetes gestasional, terdapat kombinasi kelainan metabolik yang mendasar pada ibu dan perubahan metabolik sementara yang terjadi selama kehamilan.

Penemuan tersebut pula menunjukkan bahwa janin laki-laki menyebabkan perubahan metabolik terkait kehamilan lebih besar daripada janin wanita.

Selain itu, dalam penemuan lainnya, ternyata wanita yang mendapat diabetes gestasional selama kehamilan dengan bayi perempuan juga memiliki risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi.

Baca Juga : 4 Dampak Obesitas Pada Ibu Hamil Bagi Perkembangan Janin

Mengatasi Diabetes Gestasional

Bagi Moms yang mengalami komplikasi ini saat hamil, ada beberapa hal yang dapat Moms lakukan agar tidak menyebabkan dampak yang terlalu buruk pada Moms maupun janin:

1. Pola Makan Sehat

Dengan pola makan yang sehat, Moms dapat menjaga kadar gula darah agar tetap normal.

Pola makan sehat berarti membatasi asupan makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat atau gula tinggi, seperti kue yang manis maupun minuman bersoda. Batasi pula konsumsi makanan berlemak, seperti makanan yang digoreng.

2. Olahraga

Selain mengatur pola makan, olahraga juga dapat membantu Moms mengontrol kadar gula darah dan menjaga berat badan.

Cukup dengan olahraga ringan selama 30 menit setiap hari, seperti: berjalan kaki, bersepeda santai, berenang, dan olahraga lain yang tentunya tidak membahayakan janin Moms.

3. Pemeriksaan Kehamilan Rutin

Hal yang tak kalah penting tentunya adalah mengontrol kondisi janin Moms scara rutin. Hal ini guna memantau perkembangan bayi dalam kandungan dan kondisi kesehatan Moms.

Jangan lupa pula untuk mengonsumsi obat sesuai resep dokter untuk membantu menjaga kadar gula darah.

(MDP)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.