22 Maret 2019

Ini Perbedaan Kehamilan Pertama dan Kedua yang Akan Moms Rasakan

Yang jelas perbedaan ini sama-sama menakjubkan bagi seorang ibu

Saat merencanakan kehamilan anak kedua dan Moms mengalaminya, tentu ada banyak pertanyaan yang datang. Bahkan, bisa jadi sama banyaknya seperti saat hamil Si Sulung pertama kali dulu.

Salah satu yang paling ingin diktahui adalah apa saja perbedaan kehamilan pertama dan kedua? Nyatanya, ada beberapa hal yang mungkin tidak Moms rasakan pada kehamilan pertama. Heidi Murkoff dalam bukunya  What to Expect When You're Expecting mengungkap hal tersebut.

Pada kehamilan kedua, Moms biasanya lebih mudah mengenali tanda kehamilan. Tanda-tanda awal kehamilan seperti sakit perut dan perubahan fisik seperti membesarnya payudara sudah bisa diantisipasi.

Bahkan, hal-hal yang dahulu ditakuti seperti tidak nafsu makan dan mual muntah saat hamil muda itu sudah bukan masalah lagi. Moms jauh lebih rileks dan mengerti cara menghadapinya.

Baca Juga: Catat, Ini Hal Penting yang Wajib Dibawa ke Rumah Sakit saat Melahirkan!

Perasaan lebih lelah kadang muncul karena Moms sudah tahu apa yang akan dihadapi ke depan. Moms jadi memikirkan hal-hal yang sempat terjadi pada kehamilan sebelumnya.

Mungkin Moms khawatir dan bertanya apakah saya bisa istirahat dengan baik? Kadang pikiran tersebut akhirnya banyak memakan energi kita sehingga banyak hal penting yang tidak kita pikirkan.

Moms juga sebaiknya tidak perlu khawatir, kaerna perut Moms jadi jauh elastis.

Saat menjalani kehamilan pertama, otot rahim dan perut belum adanya perenggangan sehingga kerap kali ada nyeri timbul karena ada pertumbuhan janin di dalam rahim.

Di kehamilan kedua ini, otot rahim dan perut sudah elastis sehingga rasa sakit tidak begitu terasa. Perut buncit atau baby bump akan cepat muncul ketimbang kehamilan pertama.

Baca Juga: Ini 5 Jenis Olahraga yang Direkomendasikan Selama Kehamilan

Menyiapkan Kehamilan Kedua

Melihat adanya perbedaan kehamilan pertama dan kedua, Moms juga jangan lupa untuk mempersiapkan kehamilan ini. Tak hanya pada diri Moms saja tetapi juga pada pasangan dan anak pertama yang akan menjadi kakak.

Setiap kehamilan memiliki pengalaman yang berbeda. Banyak faktor yang mempengaruhinya yaitu usia ibu, jenis kelamin bayi dan keadaan di sekitar Moms.

Perbedaan paling besar adalah pikiran bahwa ada satu anak lagi yang harus dirawat dengan cinta kasih. Ketika merasa kewalahan mengurus Si Kakak, jangan ragu untuk meminta bantuan kepada suami, keluarga, bahkan saudara.

Istirahat cukup dan mengurangi intensitas pekerjaan seperti pekerjaan di rumah bisa menjaga Moms dan janin dalam keadaan sehat. Jangan ragu untuk bercerita pada suami hal-hal yang Moms rasakan.  

Dengan begitu suami bisa lebih mengerti dan peduli dengan kehamilan kedua sebab semakin banyak hal yang perlu diurus.

Baca Juga: Apakah Penderita HIV/AIDS Boleh Hamil dan Punya Anak?

Hal yang tak kalah penting untuk dipersiapkan adalah anak pertama yang akan menjadi kakak. Anak pertama bisa menjadi lebih sensitif.

Untuk itu, yuk langsung beri tahu serta pengertian ke anak pertama  bahwa dia akan segera punya adik kecil yang harus disayang. Jangan sampai Si Kakak tahu dari orang lain ya. Moms bisa melibatkannya dalam memilih perlengkapan bayi seperti pakaian bayi.

Tidak usah takut untuk mempercayakan sesuatu kepada anak pertama untuk mengurus anak kedua Moms. Dengan begitu anak pertama bisa punya perasaan memiliki dan menggerti bahwa dia harus merawat dan menjaga adiknya.

Nah, itu dia deretan perbedaan kehamilan pertama dan kedua serta persiapan menghadapi kehamilan kedua. Kalau Moms merasakan perbedaan yang mana?

(GSA)

Sumber : whattoexpect.com, everydayfamily.com

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.