26 Juni 2019

Wajib Tahu, Ini Usia Ideal untuk Membekukan Sel Telur

Lebih cepat lebih baik, benarkah?

Tahukah Moms? Usia kesuburan setiap perempuan ada batasnya. Ini karena seiring pertambahan usia, kualitas sel telur perempuan akan menurun.

Dikutip dari situs web The Guardian, Dr Helen O’Neill dari University College London mengatakan, saat perempuan mencapai usia 30 tahun, kualitas maupun jumlah sel telur di tubuhnya mulai menurun. Ini yang menyebabkan peluang perempuan yang berusia di atas 35 tahun untuk hamil menjadi lebih rendah daripada sebelumnya.

Berkat kemajuan teknologi, kini perempuan dapat melakukan langkah khusus untuk mengantisipasi hal tersebut. Perempuan berusia subur yang belum berniat hamil dapat membekukan sel telur mereka untuk kelak digunakan saat mereka sudah siap untuk punya anak.

Pertanyaannya, kapan seorang perempuan dapat mulai membekukan sel telurnya?

Adakah Usia Ideal untuk Membekukan Sel Telur?

Wajib Tahu, Ini Usia Ideal untuk Membekukan Sel Telur 01.jpg
Foto: Wajib Tahu, Ini Usia Ideal untuk Membekukan Sel Telur 01.jpg (thewirenewsnow.com)

Foto: thewirenewsnow.com

O’Neill mengatakan, umumnya perempuan mulai membekukan sel telur mereka pada usia 35 tahun. Langkah ini, menurut O’Neill, sebenarnya kurang efektif dan bisa dibilang sedikit terlambat. Alasannya karena kualitas sel telur perempuan yang berusia di atas 30 tahun sudah menurun.

Usia subur perempuan mencapai puncaknya pada saat ia berusia 20–30 tahun. Beth W. Rackow, M.D., dosen bidang obstetri dan ginekologi dan pediatri di Columbia University Medical Center mengatakan, pada rentang usia tersebut, kualitas sel telur perempuan memang paling bagus.

Oleh karena itu, usia ideal untuk membekukan sel telur adalah saat seorang perempuan sedang dalam periode usia subur.

Langkah tersebut telah dilakukan oleh penyanyi asal Inggris, Rita Ora, yang membekukan sel telurnya pada awal usia 20-an.

Baca Juga: 10 Jenis Makanan Sehari-hari yang Mempengaruhi Kesuburan Wanita

Kunci Sukses Kehamilan dengan Sel Telur yang Dibekukan

Wajib Tahu, Ini Usia Ideal untuk Membekukan Sel Telur 02.jpg
Foto: Wajib Tahu, Ini Usia Ideal untuk Membekukan Sel Telur 02.jpg (pixabay.com)

Foto: pixabay.com

Dalam laporan lembaga Human Fertilisation and Embryology Authority (HFEA) disebutkan bahwa kunci sukses kehamilan dengan sel telur yang dibekukan adalah usia saat pembekuan sel telur dilakukan.

Perempuan yang membekukan sel telurnya pada usia di bawah 35 tahun mempunyai peluang lebih besar untuk nantinya hamil melalui prosedur IVF dibandingkan hamil secara alami.

HFEA juga mengingatkan para perempuan yang berusia di atas 40 tahun untuk mempertimbangkan kembali keinginan membekukan sel telur mereka. Menurut para ahli, peluang untuk hamil dengan sel telur yang dibekukan di usia tersebut sangat kecil.

Baca Juga: Makan Tomat Bisa Meningkatkan Kesuburan Pria? Ini Kata Ahli!

Mengapa Peluang Hamil dengan Membekukan Sel Telur Bisa Berubah?

Wajib Tahu, Ini Usia Ideal untuk Membekukan Sel Telur 03.jpg
Foto: Wajib Tahu, Ini Usia Ideal untuk Membekukan Sel Telur 03.jpg (parents.com)

Foto: parents.com

Perempuan dilahirkan dengan sekitar 2 juta sel telur yang belum matang. Sejak perempuan mencapai pubertas dan mulai berovulasi, sel-sel telur tersebut mengalami pematangan setiap bulan. Bila tidak terjadi pembuahan, sel telur yang matang akan dikeluarkan oleh tubuh bersama dengan darah menstruasi. Pada perempuan yang berusia di atas 35 tahun, jumlah sel telur yang tersisa di tubuhnya diperkirakan sekitar 25.000.

Dengan memahami usia ideal untuk membekukan sel telur, perempuan dapat memperkirakan seberapa besar peluangnya untuk hamil dengan sel telur yang dibekukan tersebut.

Baca Juga: 3 Pertimbangan Utama Sebelum Membekukan Sel Telur

(AN)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.