02 Juni 2022

Kalpanax Salep (Obat Penyakit Kulit): Dosis, Aturan Pakai, dan Efek Samping

Salep ini bisa membasmi kutu air, gatal karena panu, dan juga menguragi gatal perih karena eksim

Memiliki beberapa jenis obat untuk atasi masalah kulit, Kalpanax Salep adalah salah satu produk unggulan yang dimiliki oleh Kalbe Farma sebagai produsennya.

Ini adalah salep kulit yang memiliki kandungan Salicylic Acid, Benzoic Acid, Sulfur Presipitatum, Menthol dan Champor. Gabungan dari kandungan tersebut diklaim untuk mengatasi berbagai masalah kulit.

Misalnya membasmi kutu air, gatal karena panu, dan juga menguragi gatal perih karena eksim. Berkat kandungan menthol dalam kemasan 6 gramnya, akan memberi sensasi dingin di kulit.

Karena berbentuk salep, obat ini juga terasa lebih lembut dan cepat meresap. Ditambah lagi dengan aroma lemon, sehingga lebih wangi dibandingkan dengan produk sejenis lainnya.

Selain itu, Kalpanax salep juga tidak larut air, sehingga tidak perlu terlalu sering untuk menggunkannya. Harga juga lebih ekonomis, untuk kemasan 6 gram yaitu sekitar 6.600 rupiah saja.

Menurut studi Medicina Oral Patologia Oral mencatat, Nistatin, miconazole, dan fluconazole sangat efektif untuk mengobati kandidiasis oral.

Miconazole adalah kandungan lain yang digunakan dalam obat anti jamur seperti Kalpanax Salep ini.

Baca Juga: 4 Salep Mata untuk Bayi, Aman Digunakan untuk Newborn

Dosis dan Penggunaan Kalpanax Salep

Kalpanax Salep -1
Foto: Kalpanax Salep -1

Foto: Kalbe.co.id

Kalpanax salep dapat langsung dioleskan ke bagian kulit yang terinfeksi saat kering, sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan malam hari atau saat terasa gatal.

Walaupun gejala gatal sudah hilang, tetap lanjutkan pemakaian sampai 2 minggu untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Sebelum mengoleskan obat, cuci area yang terkena dengan sabun dan air, kemudian keringkan secara menyeluruh.

Kemudian oleskan obat yang cukup untuk menutupi daerah yang terkena dan gosok dengan lembut.

Dosis obat ini akan berbeda untuk pasien yang berbeda. Ikuti rekomendasi dokter atau petunjuk pada label.

Jumlah obat yang digunakan tergantung pada kekuatan obatnya. Juga, jumlah dosis yang diminum setiap hari, waktu yang diperbolehkan antara dosis, dan lama waktu meminum obat tergantung pada masalah medis yang dirasakan.

Setelah digunakan, simpan obat dalam wadah tertutup pada suhu kamar, jauh dari panas, lembap, dan cahaya langsung. Jangan disimpan di dalam kulkas atau dimasukkan ke dalam freezer.

Jauhkan juga dari jangkauan anak-anak. Karena berbentuk salep dankandungannya, akan berbahaya jika terkena mata anak ataupun tertelan.

Kalpanax salep hanya untuk digunakan pada kulit namun jangan gunakan obat ini pada luka terbuka. Ini juga tidak boleh digunakan pada vagina atau rektum.

Cuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan obat ini, juga bersihkan dan keringkan area yang terkena salep ini.

Jangan menutupi area kulit yang dirawat kecuali mendapat rekomendasidari dokter. Pembalut kasa katun ringan dapat digunakan untuk melindungi pakaian.

Hindari juga untuk menggunakan obat ini di mata, hidung, atau mulut. Kenakan pakaian yang longgar dan terbuat dari katun dan serat alami lainnya sampai infeksi sembuh.

Baca Juga: Zambuk (Salep Gatal dan Memar): Kegunaan dan Aturan Pakai

Hal yang Harus Dipertimbangkan

salep medis.jpg
Foto: salep medis.jpg (Orami Photo Stocks)

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum memutuskan untuk menggunakan obat, risiko minum obat harus dipertimbangkan dengan baik. Untuk Kalpanax Salep yang mengandung Sulfur, berikut ini hal yang harus dipertimbangkan:

  • Alergi. Beri tahu dokter jika pernah mengalami reaksi yang tidak biasa atau alergi terhadap obat ini atau obat lain. Beri tahu juga jika memiliki jenis alergi lain seperti makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk produk non-resep, baca label atau kemasan dengan cermat.
  • Anak. Meskipun tidak ada informasi khusus yang membandingkan penggunaan obat ini pada anak-anak dengan penggunaan pada kelompok usia lain, obat ini diharapkan tidak menimbulkan efek samping atau masalah yang berbeda pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa.
  • Menyusui. Tidak ada penelitian khusus terkait ibu menyusuia saat menggunakan obat ini. Timbang manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini saat menyusui.
  • Interaksi obat. Meskipun obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan bersama-sama sama sekali, ada juga obat berbeda yang dapat digunakan bersama-sama bahkan jika mungkin terjadi interaksi. Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat resep atau nonresep lainnya (over-the-counter/OTC).
  • Sesuai petunjuk. Jangan menggunakannya lebih sering dan dalam jangka waktu yang lebih lama dari yang direkomendasikan pada label, kecuali jika diarahkan oleh dokter.
  • Jauhkan obat ini dari mata. Jika Anda secara tidak sengaja terkena mata, bilas sampai bersih dengan air.
  • Tidak diketahui apakah ini akan membahayakan bayi yang belum lahir. Lebih baik untuk tidak menggunakan obat ini tanpa anjuran dokter jika sedang hamil.

Baca Juga: Inerson, Obat Salep untuk Gejala Dermatitis dan Eksim

Efek Samping Kalpanax Salep

Tubuh Alergi Parfum - alergi vs sensitivitas.jpg
Foto: Tubuh Alergi Parfum - alergi vs sensitivitas.jpg (Shutterstock.com)

Foto: Orami Photo Stock

Meski akan berbeda pada tiap orang, Moms harus segera menghubungi dokter jika memiliki tanda-tanda reaksi alergi seperti gatal-gatal, sulit bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Berhenti menggunakan Kalpanax Salep dan hubungi dokter segera saat terasa lepuh parah, kemerahan, atau iritasi pada kulit yang dirawat.

Efek samping yang umum mungkin termasuk gatal, mengelupas, atau kulit kering. Jika hanya terasa ringan dan tidak berat, Moms dapat melanjutkan penggunaan obat.

Meskipun risiko efek samping yang serius rendah ketika obat ini dioleskan ke kulit, efek samping dapat terjadi jika obat diserap ke dalam aliran darah, termasuk:

  • Mulut kering, lidah sakit, sakit gigi, gusi merah atau bengkak
  • Indera perasa yang berubah
  • Mual, diare
  • Sakit kepala

Obat lain yang sedang konsumsi secara oral atau injeksi sepertinya tidak akan berpengaruh pada Kalpanax Salep yang dioleskan. Tetapi banyak obat dapat berinteraksi satu sama lain.

  • https://www.kalbe.co.id/id/produk-detil/ArtMID/706/ArticleID/752/Kalpanax
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/30818309/
  • https://cekbpom.pom.go.id//home/produk/9k18b4isil7mhecut6ppbgplt3/all/row/10/page/0/order/4/DESC/search/1/kalpanax
  • https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/sulfur-topical-route/description/drg-20066155
  • https://www.drugs.com/mtm/miconazole-topical.html

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb