19 April 2019

Bisa Tak Disadari, Ini 7 Kegiatan Sehari-hari yang Membuat Anak Pintar!

Beberapanya mungkin Moms tak sadari!

Setiap orang tua ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang pintar, hal ini untuk mencapai kesuksesan saat ia dewasa nanti.

Karenanya, biasanya orang tua membekali anak dengan ragam bimbingan belajar dan hobi di usia sekolah.

Sebenarnya, sedari ia bayi, anak sudah mendapatkan pelajaran dari lingkungan keluarganya. Bayi belajar setiap hari tanpa perlu usaha keras dari orangtuanya.

Menurut situs Healthy Children, cara utama bayi belajar adalah ketika orangtua atau pengasuh berinteraksi dengan Si Kecil.

Tentu, bayi hanya bisa melihat-lihat dan menyerap informasi, tetapi saat bermain adalah ketika bayi belajar bahasa, objek, dan pemecahan masalah.

Berikut ini tujuh hal yang mungkin Moms lakukan setiap hari dan bisa membuat anak menjadi sangat pintar di kemudian hari. Mari simak ulasannya! 

Baca Juga: Apa Dampaknya Bila Orang Tua dan Anak Jarang Mengobrol?

1. Membacakan untuk Bayi

baby beautiful child 1257105
Foto: baby beautiful child 1257105

Membaca adalah kegiatan yang banyak dilakukan orang tua kepada bayinya sejak dini. Ini merupakan hal bagus karena membaca mendorong pertumbuhan otak dan kecintaan pada sastra.

"Ketika kita membaca untuk bayi, ini dapat membantu perkembangan bicara ketika mereka menerima informasi dan mulai belajar tentang pola bicara," jelas Rachel Robertson, wakil presiden untuk pendidikan dan pengembangan Bright Horizons.

Dia menambahkan bahwa membaca bersama anak juga dapat membantu memberi Si Kecil kosakata yang luas, yang pada gilirannya, membuat bayi lebih pintar.

2. Sering Ajak Si Kecil Bicara

adult baby babysitter 755028
Foto: adult baby babysitter 755028

"Banyak perbedaan yang kita lihat dalam pencapaian antara siswa berpenghasilan rendah dan lebih tinggi di sekolah dasar berkaitan dengan paparan bahasa mereka di awal kehidupan," jelas Amy Webb, doktor pengembangan manusia dan penulis blog, The Thoughtful Parent.

Webb mengatakan penelitian menunjukkan bahwa anak-anak di rumah tangga berpenghasilan rendah rata-rata mendengar 600 kata per jam. Sementara anak-anak dari keluarga berpenghasilan tinggi mendengar 2.100 kata per jam.

Itu perbedaan yang cukup besar, sehingga penting untuk mendorong semua orang tua berbicara lebih banyak kepada bayi mereka.

"Berbicara dengan bayi adalah kegiatan termudah yang dapat dilakukan orangtua untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak mereka," kata Webb.

Baca Juga: Ajarkan 4 Prinsip Dasar Ini Agar Si Kecil Dapat Tumbuh Sopan

3. Bernyanyi untuk Si Kecil

adolescent blur child 236149
Foto: adolescent blur child 236149

Tidak perlu minder jika Moms tidak memiliki suara merdu layaknya penyanyi terkenal. Hal ini bukan masalah ketika bernyanyi untuk bayi.

Menurut Psychology Today, bernyanyi untuk bayi dianggap sebagai pelajaran bahasa pertama mereka, dan bahkan dapat mencegah masalah bahasa saat ia besar nanti.

4. Dorong Si Kecil Menggambar dan Mewarnai

activity art artistic 707193
Foto: activity art artistic 707193

"Bayi dan balita perlu kembali ke kegiatan seperti menggambar dan mewarnai. Banyak anak yang diberikan alat elektronik pada usia dini dan kehilangan keterampilan pengembangan fisik dan mental yang diperlukan untuk menulis," jelas Dr. Stacy Haynes, psikolog dan konseling. 

Keterampilan dalam menggambar dan mewarnai juga digunakan dalam menulis dan dapat benar-benar membantu ketika ia sudah memasuki usia sekolah.

Seorang anak yang tahu cara menulis sebelum mereka sekolah akan siap untuk pelajaran dan merasa lebih percaya diri dengan kemampuan mereka. Haynes menyarankan anak-anak harus dapat menggunakan pensil, bukan diberikan perangkat elektronik. 

5. Biarkan Mereka Membuat Kekacauan

adorable boy child 1104014
Foto: adorable boy child 1104014

Menjadi berantakan dan mendorong bermain lebih kotor rupanya membuat anak benar-benar pintar karena hal ini meningkatkan kreativitas.

"Saya tahu betapa sakitnya membersihkan plastisin, tanah liat, hingga cat, tetapi itu sangat berharga ketika anak Anda tidak memiliki batasan untuk apa yang ia pelajari dari proses penciptaan," jelas Leslie Elia, pemilik Growing Vital Health.

Ketika ia sudah cukup besar, Moms bisa mengajari anak-anak cara membersihkan setelah kekacauan yang mereka buat.

Baca Juga: Ternyata 3 Hal Ini Tanpa Disadari Bikin Anak Telat Bicara

6. Izinkan Si Kecil Bergerak Sebebas Mungkin

adorable baby boy 315265
Foto: adorable baby boy 315265

"Bayi belajar dengan seluruh tubuh mereka, telinga, tangan, lidah, bahkan kaki. Penelitian semakin menunjukkan bagaimana gerakan dan pembelajaran terkait erat," jelas Webb.

Dia mengatakan hal termudah yang dapat dilakukan orangtua adalah membiarkan bayi mereka bergerak sebebas dan seaman mungkin.  Webb juga menyarankan orangtua membatasi waktu di kereta bayi dan kursi mobil.

Sebagai gantinya, Webb menyarankan untuk membiarkan menjelajah di lantai, menyentuh tekstur baru dan berguling-guling.

Namun, pastikan Moms selalu ada di sisinya dan menjaga Si Kecil tetap aman ya.

7. Batasi Waktu Menatap Layar

arched window asian boy 250701
Foto: arched window asian boy 250701

American Academy of Pediatrics (AAP) mencegah penggunaan gadget untuk anak di bawah 18 bulan, kecuali untuk video chat dengan keluarga atau kerabat.

AAP mencatat bahwa para peneliti telah menemukan bahwa waktu menatap layar yang berlebihan telah dikaitkan dengan obesitas, masalah tidur tidak teratur, masalah perilaku, dan hilangnya keterampilan sosial.

Melihat daftar di atas, Moms telah mengetahui jika sudah melakukan begitu banyak hal untuk Si Kecil. Ini bukan tentang melakukan kegiatan belajar tambahan dan mendaftarkan ia ke kursus lima bahasa asing saat berusia satu tahun.

(AP/INT)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.